Translate

perjumpaan dengan Allah

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda"Barangsiapa yang mencintai perjumpaan dengan Allah, niscaya Allah pun mencintai perjumpaan dengannya. Sebaliknya, barangsiapa yang membenci perjumpaan dengan Allah, Allah pun membenci perjumpaan dengannya." 'Aisyah atau sebagian istri beliau berkomentar: "Bukankah kita juga tidak menginginkan kematian?" Nabi lantas bersabda, "Bukan begitu maksudnya, namun maksud yang benar adalah bila ajal seorang mukmin menjemputnya, ia akan diberi kabar gembira dengan keridaan Allah dan karamah-Nya, sehingga tak ada sesuatu apapun yang lebih ia cintai daripada apa yang ada di hadapannya, lantas ia mencintai untuk berjumpa dengan Allah, dan Allah pun mencintai berjumpa dengannya. Sebaliknya, bila ajal menjemut orang kafir, ia akan diberi kabar buruk dengan azab Allah dan hukuman-Nya, sehingga tidak ada yang lebih ia cemaskan daripada apa yang ada di hadapannya, lantas ia membenci berjumpa dengan Allah, dan Allah pun membenci berjumpa dengannya."
 Abu Daud dan 'Amru meringkasnya dari Syu'bah, sementara Said mengatakan dari Qatadah, dari Zurarah, dari Sa'ad, dari 'Aisyah, dari Nabi ﷺ. (HR. Bukhari: 6026) - 

kondisi saat sakaratul maut

Di antara perkara yang paling menggetarkan adalah keadaan seseorang ketika menghadapi kematian. *Saat itu ia akan merasakan penyesalan yang ...