DOSA PASTI ADA HUKUMANNYA



Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu berkata,

فالذنب لا يخلو من  عقوبة البتة، ولكن لجهل العبد لا يشعر بما هو فيه من العقوبة؛ لأنه بمنزلة السكران والمخدر والنائم الذي لا يشعر بالألم، فإذا استيقظ وصحا أحس بالمؤلم. فترتب العقوبات على الذنوب كترتب الإحراق على النار، والكسر على الانكسار ، والإغراق على الماء، وفساد البدن على السموم، والأمراض على الأسباب الجالبة لها. 
وقد تقارن المضرة للذنب، وقد تتأخر عنه إما يسيرا وإما مدة ، كما يتأخر المرض عن سببه أو يقارنه. وكثيرا ما يقع الغلط للعبد في هذا المقام، ويذنب الذنب فلا يرى أثره عقيبه، ولا يدري أنه يعمل عمله على التدريج شيئا فشيئا، كما تعمل السموم والأشياء الضارة حذو القذة بالقذة. فإن تدارك العبد بالأدوية والاستفراغ والحمية وإلا فهو صائر إلى الهلاك.

"Setiap dosa pasti tidak lepas dari hukuman sama sekali. Namun karena kebodohan manusia, ia sering tidak merasakan hukuman yang sedang menimpanya. Keadaannya seperti orang mabuk, orang yang dibius, atau orang yang sedang tidur, yang tidak merasakan rasa sakit. Tetapi ketika ia sadar dan terbangun, barulah ia merasakan sakit tersebut.

Hukuman-hukuman yang muncul akibat dosa itu berjalan sesuai dengan sebabnya, sebagaimana terbakar adalah akibat dari api, patah adalah akibat dari benturan, tenggelam adalah akibat air, rusaknya tubuh adalah akibat racun, dan penyakit adalah akibat dari sebab-sebab yang mendatangkannya.

Kadang bahaya dari dosa itu muncul bersamaan dengan dosanya, dan kadang datang belakangan, bisa sebentar atau dalam waktu yang lama, sebagaimana penyakit yang terkadang langsung muncul setelah sebabnya, dan terkadang muncul setelah jeda.

Sering kali seseorang keliru dalam memahami hal ini yaitu ia melakukan dosa, tetapi tidak melihat dampaknya langsung, lalu mengira tidak terjadi apa-apa. Padahal sebenarnya dosa itu sedang bekerja sedikit demi sedikit, sebagaimana racun dan hal-hal berbahaya bekerja secara bertahap dan sangat tepat mengenai sasarannya.

Jika seorang hamba segera mengobatinya dengan taubat, membersihkan diri dari dosa, dan menjaga diri maka ia akan selamat. Namun jika tidak, ia akan menuju kebinasaan."
(Ad-daa wa Ad-dawaa : 272)

Sumber Saluran Whatsapp *Pelajar Sunnah*

https://whatsapp.com/channel/0029VahHEqtFSAsyXkHzeE0D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HAFALAN QUR'AN HILANG KARENA MAKSIAT

PERTANYAAN DI PADANG MAHSYAR

EMPAT UNSUR TAWAKKAL