HATI TEMPAT JATUHNYA PANDANGAN ALLAH SWT
إصلاح القلب
Memperbaiki hati
واصرف عنايتك إلى أمر القلب والباطن، فقد قال عليه الصلاة والسلام:
Kemudian alihkan perhatiamu pada masalah hati dan batinmu. Dalam hal ini, Baginda Nabi Muhammad ﷺ bersabda:
«إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ وَإِنَّمَا يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَنِيَّاتِكُمْ»
Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak memandang pada bentuk kalian dan amal perbuatan kalian, sesungguhnya Dia memandang kepada hati dan niat kalian.”
فحقِّق قولك بعملك، وعملك بنيتك وإخلاصك، ونيتَك وإخلاصَك بتصفية ضميرك وإصلاح قلبك، فإن القلب هو الأصل وعليه المدار.
Buktikan ucapanmu melalui perbuatanmu, perbuatanmu melalui niat dan ketulusanmu, niat dan ketulusanmu melalui pembersihan dan pembenahan hatimu, karena hati adalah inti darı pusat segala sesuatu.
وفي الحديث:
Dalam hadis disebutkan:
«أَلَا إِنَّ فِي الْحَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلُحَتْ صَلُحَ سَائِرُ الْجَسَدِ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ الْجَسَدِ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ».
Artinya: "Ketahuilah sesungguhnya dalam jasad terdapat segumpal daging apabila ia baik, maka seluruh jasad menjadi baik dan apabila ia rusak, maka seluruh jasad menjadi rusak, ketahuilah ia adalah hati."
فوجب الاهتمام به، وصرف العناية إلى إصلاحه وتقويمه، وهو - أعني القلب - سريع التقلب، كثير الاضطراب حتى قال عليه الصلاة والسلام فيه:
Jadi, kewajiban kita adalah memberi perhatian khusus untuk membenahinya karena hati cepat berubah dan banyak tergoncang hingga Nabi Muhammad ﷺ bersabda mengenainya:
«إِنَّهُ أَسْرَعُ تَقَلُّبًا مِنَ الْقِدْرِ إِذَا اسْتَجْمَعَتْ غَلَيَانُهَا».
Artinya: "Sesungguhnya ia lebih cepat berubah daripada periuk yang mendidih."
وكان عليه الصلاة والسلام كثيرًا ما يدعو:
Bahkan beliau seringkali berdo'a:
«يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ».
Artinya: "Wahai Dzat Yang Membolak-balik hati teguhkanlah hatiku dalam agama-Mu."
ويقول:
Dalam hadis yang lain, Baginda Nabi Muhammad ﷺ bersabda:
«إِنَّ الْقُلُوْبَ بَيْنَ أَصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ الرَّحْمَنِ، إِنْ شَاءَ أَقَامَهَا وَإِنْ شَاءَ أَزَاغَهَا»،
Artinya: "Sesungguhnya hati berada diantara dua jari dari jari-jari Tuhan, apabila Dia berkehendak Ia akan meluruskannya dan apabila Dia berkehendak Ia akan membelokkannya."
وكان عليه الصلاة والسلام إذا حلف واجتهد في اليمين يقول:
Nabi ﷺ sendiri manakala bersumpah dengan sungguh- sungguh beliau ﷺ bersabda:
«لَا، وَمُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ».
Artinya: "Tidak demi Tuhan yang membolak balikkan hati."
وقال تعالى حاكيًا عن إبراهيم خليله عليه السلام:
Allah Subhaanahu Wa Ta’ala menceritakan tentang ucapan Nabi Allah Ibrahim 'Alaihis Salam dalam firman-Nya:
﴿يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌۭ وَلَا بَنُونَ ٨٨ إِلَّا مَنْ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلْبٍۢ سَلِيمٍۢ ٨٩﴾ [الشعراء:٨٨-٨٩/٢٦].
Artinya: "(Yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih." (Qs. asy-Syu'araa ayat: 88 - 89).
فاحرص كل الحرص - رحمك الله - على أن تأتي ربك بالقلب السليم من الشرك والنفاق، والبدعة ومنكرات الأخلاق، مثل الكبر والرياء، والحسد والغش للمسلمين، وأشباه ذلك.
Jadi, berusahalah semampumu agar engkau menghadap Tuhanmu dalam keadaan hati yang bersih dari syirik dan kemunafikan, bid'ah dan akhlak yang buruk seperti sombong dan riya,' dengki dan penuh tipuan kepada umat Islam dan lain-lain.
واستعن بالله واصبر، واجتهد وشمِّر، وقل كثيرًا:
Mohonlah pertolongan Allah Subhaanahu Wa Ta’ala sambil bersabar dan terus berusaha. Dan juga lazimilah untuk membaca ayat Allah Subhaanahu Wa Ta’ala:
﴿رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ﴾ [آل عمران: ٨/٣].
Artinya: "Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau sesatkan hati kami, sesudah Engkau tunjuki kami (jalan yang benar), dan berilah kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau amat suka memberi." (Qs. Ali Imran ayat: 8).
فبذلك وصف الله الراسخين في العلم من عباده المؤمنين.
Begitulah Allah Subhaanahu Wa Ta’ala mensifatkan para hamba-Nya beriman yang berpijak kuat dalam ilmu.
Komentar