Niat menuntut ilmu
وإن كانت نيتك وقصدك بينك وبين الله تعالى من تعلم العلم الهداية) بأن تنوي بتحصيله إزالةَ الجهل عن نفسك، وعن سائر الجهال، وإحياء الدين وإبقاءَ الإسلام بالعلم الدارَ الآخرة ورضا الله تعالى، وتنوي بذلك الشكر على نعمة العقل ونعمة صحة البدن (دُوْنَ مُجَرَّدِ الرِّوَايَةِ) أي الحمل والنقل عن العلماء (فَأَبْشِرُ ، فَإِنَّ الْمَلائِكَةَ تَبْسُطُ لَكَ) أي رضا بما تطلب (أَجْنِحَتَهَا) أي تضعها لتكون وطاء لك إِذا مشيت)
Apabila niat dan tujuanmu dalam mencari ilmu untuk mendapatkan hidayah Allah, atau dengan tujuan menghilangkan kebodohan diri sendiri dan orang-orang yang bodoh; atau untukmenghidupkan agama dan membela Islam dengan perantaraan ilmu yang kaudapat; atau untuk meraih kebahagiaan hidup di akhirat dan ridha Allah, seraya berniat memanjatkan syukur kepada-Nya atas karunia akal dan kesehatan badan yang telah dianugerahkan Dia kepadamu, bukan sekadar meriwayatkan atau menukil dari para ulama maka bergembiralah, sesungguhnya para malaikat telah ridha terhadap apa yang kaulakukan. mereka akan membentangkan sayap-sayap mereka untuk menjadi tempat pijakan kakimu saat engkau berjalan, sebagai pernyataan ridha atas upayamu dalam menuntut ilmu.
وقيل: إن الملائكة تظلل طالب العلم بأجنحتها (وَحِيْتَانَ البَحْرِ تَسْتَغْفِرُ لَكَ إِذَا سَعَيْتَ) أي ذهبت إلى العالم، وذلك لأن صلاح العالم منوط بالعالم بتبليغه الأحكام الشرعية التي منها أن الحيوان يحرم ،تعذيبه، كما أفاده العزيزي.
Menurut sebagian ulama, para malaikat akan menaungi orang yang mencari ilmu dengan sayap-sayap mereka. Binatang-binatang di laut pun akan memohonkan ampunan bagimu ketika engkau berangkat mendatangi ulama untuk menimba ilmu dari mereka. Sebab, kebaikan alam ini tidak lepas dari peran ulama; melalui pengajarannya tentang hukum-hukum syariat yang, di antaranya berkaitan dengan diharamkannya penyiksaan terhadap binatang.
وعلامة ذلك القصد أن يكون بحث العلم في الخلاء أحب إليك أن يكون في الملإ، وأن لا تفرق بين أن ينكشف الحق على لسانك أو على لسان غيرك.
Adapun tanda dari niat yang lurus dan tulus dalam mencari ilmu adalah bahwa engkau lebih suka menuntut ilmu tanpa dilihat orang daripada menuntut ilmu di tengah keramaian. dengan begitu engkau tidak mempersoalkan apakah kebenaran itu datang melalui lisanmu atau melalui lisan orang lain
Komentar