keadaan hati


Hati itu kadang mati kadang hidup...
Jika hati sedang mati tetap paksa diri untuk melakukan hal yang diwajibkan oleh Allah...
Jika hati sedang hidup maka ajarilah diri untuk melakukan yang Sunnah..

Allah tidak menganiaya hambaNya


إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ۖ وَإِن تَكُ حَسَنَةً يُضَٰعِفْهَا وَيُؤْتِ مِن لَّدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا ﴿٤٠﴾

"Sungguh, Allah tidak akan menzalimi seseorang walaupun sebesar żarrah, dan jika ada kebajikan (sekecil żarrah), niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan pahala yang besar dari sisi-Nya."

(Q.S.4:40)

Allah tidak menganiaya hambaNya sedikitpun... Hamba itu sendirilah yang mendzalimi dirinya dengan berbuat dosa sehingga murka Allah datang kepadanya.... Keburukan pada hakikatnya datang dari diri sendiri, sedangkan segala kebaikan datangnya dari Allah... Maka janganlah mendzalimi diri sendiri....

SIKSA TERENDAH DI NERAKA


وَعَنْ النُّعْمَانِ بنِ بَشِيرٍ، رَضِيَ اللهُ عَنْهما، قَالَ : سمِعتُ رسول الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، يقول: إِنَّ أَهْوَنَ أَهْلِ النَّارِ عَذَاباً يَوْمَ الْقِيامَة لَرَجُلٌ يُوضَعُ في أَخْمَصِ قََدَمَيْهِ جَمْرَتَانِ يغْلي مِنْهُمَا دِمَاغُهُ مَا يَرَى أَنَّ أَحَداً أَشَدُّ مِنْهُ عَذَاباً، وَإِنَّهُ لأَهْوَنُهُمْ عَذَاباً . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

 Dari al-Nu'man Ibn Basyir ra. berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya siksa paling ringan bagi penduduk neraka pada hari kiamat itu adalah seseorang yang di bagian bawah kedua telapak kakinya diletakkan dua buah bara api yang dengannya mendidihlah otaknya. Orang itu tidak melihat bahwa ada orang lain yang lebih berat siksanya dari dirinya, padahal siksanya paling ringan di antara mereka. (Muttafaq 'alaih) Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Bukhari, hadis no. 6076 dan 6077; Muslim, hadis no. 313 dan 314; al-Tirmizi, hadis no. 2529; Ahmad, hadis no. 17664 dan 17687. (Kitab Riyadh Al-Salihin, nomor 398)

PERTANYAAN DI PADANG MAHSYAR


 . . Rasulullah saw. bersabda: Tidaklah tergelincir kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang umurnya, untuk apa dihabiskannya, tentang ilmunya, untuk apa ia melakukannya, tentang hartanya, dari mana ia memperolehnya dan untuk apa dinafkahkannya, juga tentang tubuhnya, untuk kepentingan apa digunakan. (HR al-Tirmizi dan beliau berkata: Hadis hasan sahih) Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Tirmizi, hadis no. 2341; dan al-Darimi, hadis no. 536. (Kitab Riyadh Al-Salihin, nomor 407)

TIAP YANG BERNYAWA AKAN MERASAKAN MATI

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلْغُرُورِ

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan."

(Q.S.Ali Imran, 3:185)

Setiap makhluk akan merasakan kematian karena sifat makhluk itu fana, dan hanya Allah lah yang kekal.....
Kehidupan kita didunia hendaklah dijadikan ladang untuk menanam amal saleh... 

Keadaan baik buruknya hidup seseorang dilihat dari akhir hidupnya... Jika baik dan Husnul khatimah maka terbentang lah taman taman surga di alam kubur... Sungguh beruntung insan yang seperti itu....

TANDA MENDAPATKAN TAUFIK

    Tanda-tanda seseorang mendapat taufik itu ada tiga:

    1.Mudah mengerjakan amal kebaikan, padahal ia tidak berniat dan bukan tujuannya.

    2.Berusaha untuk berbuat maksiat, tetapi selalu terhindar dari padanya.

    3.Selalu terbuka baginya kebutuhan dan hajat kepada Allah ta’ala.

    Sedangkan tanda-tanda seseorang yang dihinakan oleh Allah juga ada tiga:

    1.Sulit melakukan ibadah dan taat, padahal ia sudah berusaha sungguh-sungguh.

    2.Mudah terjerumus ke dalam maksiat, padahal ia berusaha menghindarkannya.

    3.Tertutupnya pintu kebutuhan atau hajat kepada Allah, sehingga merasa tidak perlu berdo’a dalam segala hal.

ISTIDRAJ

Hendaknya engkau merasa takut jika engkau selalu mendapat karunia Allah, sedangkan engkau masih tetap dalam perbuatan maksiat kepada-Nya, jangan sampai karunia itu semata-mata istidraj oleh Allah. Sebagaimana firman Allah: "Sanas-tadri-juhum min-haytsu laa ya'lamuna" [Akan Aku putar(binasakan pelan-pelan) mereka itu dengan jalan yan mereka tidak mengetahui]."

kita tahu banyak yang tidak mensyukuri nikmat,tetapi nikmatnya tidak hilang bahkan bertambah; maka Mushonnif menjawab dengan hikmah ini. Yaitu: itu semua istidroj dari Allah,

Istidraj, ialah mengulur, memberi terus menerus supaya bertambah lupa kemudian dibinasakan, juga berarti memperdaya.

Firman Allah subhanahu wata'ala:

"Maka ketika mereka telah melupakan apa yang telah diperingatkan kepada mereka. Kami bukakan bagi mereka pintu bagi tiap-tiap sesuatu, hingga apabila mereka senang dengan apa yang diberikan kepada mereka, tiba-tiba Kami datangkan siksa atas mereka, maka mereka berputus asa." [QS. Al-An'am 44].

Demikianlah sebuah ibarat istidraj, Tiap-tiap seseorang berbuat dosa ditambah dengan nikmat, dan dilupakan untuk meminta ampun [istighfar] atas kesalahannya itu.

KETENANGAN DATANGNYA DARI ALLAH SWT

اِنَّ الَّذِيۡنَ قَالُوۡا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسۡتَقَامُوۡا تَتَنَزَّلُ عَلَيۡهِمُ الۡمَلٰٓٮِٕكَةُ اَلَّا تَخَافُوۡا وَلَا تَحۡزَنُوۡا وَاَبۡشِرُوۡا بِالۡجَـنَّةِ الَّتِىۡ كُنۡتُمۡ تُوۡعَدُوۡنَ‏ ٣٠ نَحۡنُ اَوۡلِيٰٓـؤُکُمۡ فِى الۡحَيٰوةِ الدُّنۡيَا وَفِى الۡاٰخِرَةِ ۚ وَلَـكُمۡ فِيۡهَا مَا تَشۡتَهِىۡۤ اَنۡفُسُكُمۡ وَلَـكُمۡ فِيۡهَا مَا تَدَّعُوۡنَ ؕ‏ ٣١ نُزُلًا مِّنۡ غَفُوۡرٍ رَّحِيۡمٍ‏ ٣٢
Sesungguhnya orang-orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu." (30). Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya (surga) kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang kamu minta. (31). Sebagai penghormatan (bagimu) dari (Allah) Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. Fussilat:32)

ALLAH AL-KARIM

Al-karim adalah salah satu dari Asma’ul husna. Asma’ ini memberi pengertian yang istimewa tentang Allah.

Al-karim berarti:

1. Allah Maha pemurah.

2. Allah memberi tanpa diminta.

3. Allah memberi sebelum diminta.

4. Allah memberi apabila diminta.

5. Allah memberi bukan karena permintaan tetapi cukup sekedar harapan, cita-cita dan angan-angan hamba-hamba-Nya. Allah tidak mengecewakan harapan hambanya.

6. Allah memberi lebih baik daripada apa yang diminta dan diharapkan oleh para hamba-Nya.

7. Allah Yang Maha Pemurah tidak dikira berapa banyak yang diberikan-Nya dan kepada siapa Dia memberi.

8. Paling penting, demi kebaikan hamba-Nya sendiri, Allah memberi dengan bijaksana, dengan cara yang paling baik, masa yang paling sesuai dan paling bermanafaat kepada si hamba yang menerimanya.

Sekiranya para hamba mengenali Al-Karim niscaya permintaan, harapan dan angan-angannya tidak tertuju kepada yang lain melainkan kepada-Nya.

BERHATI HATI DENGAN HAWA NAFSU

"Pokok /sumber dari semua maksiat, kelalaian dan syahwat itu, karena ingin memuaskan (ridho dengan)hawa nafsu. Sedangkan pokok/sumber segala ketaatan, kesadaran dan moral [budi pekerti], ialah karena adanya pengendalian terhadap hawa nafsu."

Sebagaimana firman Allah subhanahu wata'ala:

"Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha penyanyang. QS. Yusuf 53.”

Ridho dengan nafsu itu menjadi sumber semua kemaksiatan dan lupa kepada Allah dikarenakan menjadi sebabnya tertutupnya cela dan cacatnya nafsu, sehingga celanya nafsu akan dianggap baik. dan orang yang ridho dengan nafsunya akan menganggap baik kelakuannya, orang yang menganggap baik kelakuannya tentu akan lupa kepada Allah, dan sebab lupa itu manusia tidak mau meneliti kelakuannya dan meneliti aib dan cela dirinya, sehingga macam-macamnya kesenangan nafsu menguasai hatinya, dan ahirnya dia terjerumus pada kemaksiatan.

TAWAKAL

Siapa yang menyampaikan semua hajat-hajatnya kepada Allah, pasrah dan bergantung hanya pada Allah, maka Allah akan mendekatkan yang jauh, memudahkan yang sulit dan memberi keberhasilan pada hajatnya.

Dan barang siapa mengandalkan kepandaian, kekuatannya sendiri, maka Allah akan menyerahkan hajatnya itu pada mereka sendiri.dan Allah akan menghinakan mereka dan semua hajatnya tidak akan berhasil.

JANGAN MENUNDA AMAL

Sahl bin Abdullah at-Tustary berkata: "Jika tiba waktu malam maka jangan mengharap tibanya siang hari, sehingga engkau menunaikan hak Allah, waktu malam itu. Dan menjaga benar-benar hawa nafsumu, demikian pula bila engkau berada pada pagi hari." Allah berfirman: "Kami [Allah] akan menguji kamu dengan kejahatan dan kebaikan, sebagai ujian dan kepada Kami kamu akan dikembalikan." [QS. al-Anbiyaa 35]. Kadangkala ujian itu berupa, sehat, sakit, kesulitan, kelapangan, kekayaan dan kemiskinan. Ujian keyakinan terhadap Allah subhanahu wata'ala, sampai di mana ia mensyukuri nikmat dan bagaimana ia bersabar menghadapi musibah.

SETIAP HELAAN NAFAS BERLAKU TAKDIR ALLAH SWT DIDALAMNYA

Tiada suatu nafas terlepas dari padamu, melainkan di situ pula ada takdir Allah yang berlaku atas dirimu."


Sebab tiap nafas hidup manusia pasti terjadi suatu taat atau maksiat, nikmat atau musibah [ujian]. Berarti nafas yang keluar sebagai wadah bagi sesuatu kejadian, karena itu jangan sampai nafas itu terpakai untuk maksiat dan perbuatan terkutuk oleh Allah subhanahu wata'ala

HADIAH ILMU DARI ALLAH

Rosulullah shollAllahu 'alaihi wasallam bersabda : "Barangsiapa mengamalkan apa yang telah diketahui, maka Allah akan mewariskan kepadanya pengetahuan yang belum diketahui."

BERBAHAGIALAH

Berbahagialah orang yang perkataanya dzikir, diamnya tafakur dan pandangannya tertunduk. Sesungguhnya orang yang sempurna akal ialah yang selalu mengoreksi dirinya, dan selalu menyiapkan bekal untuk menghadapi hari setelah mati."

KETERLAMBATAN PENGABULAN DOA

Ketika kehendak Allah tidak sesuai dengan keinginanmu maka janganlah putus asa.... Cobalah kaji atas hikmah yang terdapat di dalamnya... Bisa jadi hal itu baik untuk mu..sebab kamu tidak mengetahui apa yang ada dibalik keinginanmu jika hal itu terpenuhi... Husnudzan lah terhadap Allah SWT.

Firman Allah subhanahu wata'ala: "Dan tidaklah kamu berkehendak, kecuali apa yang dikehendaki Allah Tuhan yang mengatur alam semesta." [At-Takwir 29]. "Dan tidaklah kamu menghendaki kecuali apa yang dikehendaki oleh Allah, sungguh Allah maha mengetahui, maha bijaksana." [QS. Al-Insaan 30].

Janganlah karena keterlambatan datangnya pemberian-Nya kepadamu, saat engkau telah bersungguh-sungguh dalam berdoa, menyebabkan engkau berputus asa; sebab Dia telah menjamin bagimu suatu ijabah (pengabulan doa) dalam apa-apa yang Dia pilihkan bagimu, bukan dalam apa-apa yang engkau pilih untuk dirimu; dan pada waktu yang Dia kehendaki, bukan pada waktu yang engkau kehendaki.

AKIBAT DARI PERBUATAN BAIK

إن احسنتم احسنتم لأ نفسكم . وإن اسأتم فلها..
Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat jahat, maka kerugian kejahatan itu untuk dirimu sendiri (QS. Al Isra:7)

Maka perbuatan baik itu akan kembali kepada diri kita sendiri, bukan karena Allah membutuhkan kebaikan kita.. tentu kita menginginkan hal yang baik datang kepada diri kita.. maka sayangi diri sendiri dengan memperbanyak perbuatan amal baik....

Ingatlah, sebagian dari balasan kebaikan adalah datangnya lagi kebaikan yang lain setelahnya...dan sebagian dari balasan keburukan adalah datangnya keburukan setelahnya....

Allah senantiasa memperhatikan kita dan malaikat pencatat selalu mengiringi kita, maka hati hatilah dalam bertindak... Ketika hawa nafsu mulai menguasai diri maka katakanlah "inni akhafullah" (sesungguhnya aku takut kepada Allah).....

MANUSIA DICIPTAKAN DALAM KEADAAN BERSUSAH PAYAH

لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْ كَبَدٍۗ ۝
"sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam keadaan susah payah." (QS. Al Balad:4)



Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah. Siapa pun, termasuk Nabi, dalam masa hidupnya pasti menemui kepayahan, sejak dalam kandungan sampai masa dewasa. Manusia mesti bersusah payah mencari nafkah, mengalami sakit, dan mati. Dalam alam kubur menuju alam mahsyar pun manusia menghadapi kepayahan. Manusia harus mengisi kehidupannya di dunia dengan amal saleh agar tidak menemukan kepayahan lagi di akhirat....
Di dunia kita menanam, InsyaAllah di akhirat kita akan memanen.... Ya Allah mudahkanlah urusan agamaku dan duniaku agar selalu dalam ridhoMu ya Rabb

Rukun Ibadah


1. Melakukan ketaatan karena CINTA kepada Allah ta'ala
2. Melakukan ketaatan dengan rasa takut kepada Allah SWT
3. Melakukan ketaatan karena berharap kepada Allah SWT sebaik baik pemberi Rahmat

CATATAN AMAL YANG TERPERINCI

وَوُضِعَ ٱلْكِتَٰبُ فَتَرَى ٱلْمُجْرِمِينَ مُشْفِقِينَ مِمَّا فِيهِ وَيَقُولُونَ يَٰوَيْلَتَنَا مَالِ هَٰذَا ٱلْكِتَٰبِ لَا يُغَادِرُ صَغِيرَةً وَلَا كَبِيرَةً إِلَّآ أَحْصَىٰهَا ۚ وَوَجَدُوا۟ مَا عَمِلُوا۟ حَاضِرًا ۗ وَلَا يَظْلِمُ رَبُّكَ أَحَدًا

Artinya: Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun". (QS. Al Kahfi:49)

Perbuatan kita semuanya dicatat oleh malaikat, dan Allah senantiasa mengetahui dan mengawasi makhlukNya.... Bahkan Setiap bisikan dalam hati kita Allah pun mengetahuinya....

Kelak di Padang Mahsyar catatan amalan kita diberikan.... Setiap perkara atau bahkan aktivitas dalam setiap detik pun tercatat lengkap di buku amalan kita... Tinggal memilih, mau menerima catatan amal dari kanan, atau malah mau menerima catatan dari kiri, itu semua kita yang menentukan...
Hati hatilah terhadap setiap hal yang dilakukan, seperti lirikan mata, kata yang terucap, suara yang terdengar, dan anggota tubuh lainnya apakah taat kepada Allah ta'ala atau tidak...

𝗘𝗙𝗘𝗞 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗔𝗟-𝗤𝗨𝗥'𝗔𝗡 𝗧𝗘𝗥𝗨𝗦 𝗠𝗘𝗡𝗘𝗥𝗨𝗦


Berkata Abdul Malik bin Umair:

"Satu-satunya Manusia yang Tidak Tua[ awet muda dan tidak pelupa adalah orang yang selalu membaca Al-Quran".

"Manusia yang Paling Jernih Akalnya adalah para pembaca Al-Quran".

Berkata Al-imam Qurtubi :

"Barang siapa yang membaca Al-Quran, maka Alloh akan menjadikan Ingatannya Segar meskipun Umurnya telah mencapai 100 tahun".

Imam Besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim Rahimahulloh.

"Perbanyaklah membaca Al-Quran jangan pernah kau Tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu Inginkan akan dlMudahkan Setara dengan yang kamu baca".

Berkata Ibnu Solah :

"Bahawasannya para Malaikat Tidak Diberi Keutama'an untuk membaca Al-Quran, maka oleh kerana itu para Malaikat Bersemangat untuk selalu Mendengar saja dari Bacaan Manusia".

Berkata Abu Zanad :

"Di tengah malam, aku keluar menuju Masjid Rasulullah SAW. sungguh tidak ada satu Rumahpun yang aku lewati melainkan padanya ada yang Membaca Al-Quran".

Berkata sebagian ahli tafsir :

"Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-Quran maka kita akan Dibanjiri oleh sejuta Keberkahan dan Kebaikan di dunia".

"Kami memohon kepada Alloh agar memberikan taufiqnya kepada Kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca Al-Quran dan mengamalkan kandungannya".

Bila anda Cinta pada Al-Quran maka sebarkanlah. Demi Alloh, sekian banyak orang yang membaca Al-Quran maka pahala akan mengalir pada anda.

𝗝𝗔𝗗𝗜𝗞𝗔𝗡 𝗔𝗟𝗤𝗨𝗥𝗔𝗡 𝗧𝗘𝗠𝗔𝗡 𝗗𝗜 𝗗𝗨𝗡𝗜𝗔 𝗗𝗔𝗡 𝗣𝗘𝗡𝗢𝗟𝗢𝗡𝗚 𝗗𝗜 𝗔𝗞𝗛𝗘𝗥𝗔𝗧

Ingat Orang yang bahagia adalah Orang yang nafasnya berhenti, tapi kebaikannya terus mengalir

Dan semoga yang membagikan ini di lancarkan rezekinya dan kebaikannya terus mengalir

وصلى الله على سيدنامحمد وعلى آله وصحبه وسلم والحمدلله رب العالمين

 آمين يارب العالمين ويامجيب السائلين

> Qoutes islami

BERBAIK SANGKA KEPADA ALLAH SWT.

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ في نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً  (رواه البخاري، رقم  7405 ومسلم ، رقم 2675 )

“Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku tergantung persangkaan hamba kepadaKu. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku. Kalau dia mengingatku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diriKu. Kalau dia mengingatKu di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka. Kalau dia mendekat sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Kalau dia mendekat kepada diri-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Kalau dia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari” [HR bukhari, no. 7405 dan Muslim, no. 2675]

Al Qur'an Sahabat Sejati


Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah, ingatlah hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram (QS. Ar Ra'd: 28)


Orang beriman, hatinya menjadi tentram dengan membaca Kalam Allah, Al Qur'an.... 
Jadikanlah Al Qur'an menjadi sahabat di dunia, kelak di akhirat ia akan memberimu syafaat...
Ketika di alam kubur ia akan menemanimu ditengah kelamnya alam barzakh...
Saat di Padang Mahsyar, Al Qur'an dapat memberikan naungan ketenangan berupa Rahmat Allah, disaat semua orang dilanda ketakutan yang amat sangat....
Di surga nanti, Al Qur'an menentukan posisi derajat pembacanya di tingkatan surga....

Jika hati itu bersih, maka ia akan selalu senang berlama-lama dengan Al Qur'an...

Bacalah Al Qur'an, renungilah isinya, amalkanlah, dan dakwahkanlah...

HIKMAH DI BALIK MUSIBAH


1. Agar yang bersangkutan mengetahui bahwa Allah SWT. Mencintainya
2. Untuk mengangkat derajat
3. Agar tidak takabur dan merasa tinggi hati
4. Agar dapat mendekatkan diri pada Allah SWT
5. Agar tahu bahwa hanya Allah saja yang Maha kuat
6. Agar tahu posisinya di sisi Allah SWT
7. Agar mulai merindukan surga
8. Untuk menumbuhkan solidaritas

tetap bersyukur saat tertimpa ujian

DOA SAAT DITIMPA MUSIBAH

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا رَأَى مَا يُحِبُّ قَالَ « الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ ». وَإِذَا رَأَى مَا يَكْرَهُ قَالَ « الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

"Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha , kebiasaan Rasulullah jika menyaksikan hal-hal yang beliau sukai adalah mengucapkan 'Alhamdulillah alladzi bi ni’matihi tatimmus shalihat'. Sedangkan jika beliau menyaksikan hal-hal yang tidak menyenangkan, beliau mengucapkan 'Alhamdulillah ‘ala kulli hal'" (HR Ibnu Majah no 3803 dinilai Hasan oleh al Albani).


Alhamdulillah 'ala kulli hal diucapkan ketika mengalami hal yang tidak disukai semisal musibah....
Bahkan dalam keadaan ditimpa musibah pun kita harus bersyukur kepada Allah...
Karena kita tidak tahu, mungkin kita menyukai sesuatu tetapi Allah tidak meridhoinya, dan mungkin kita membenci sesuatu padahal hal itu baik untuk diri kita...
Jalani hidup dengan memikirkan berbagai hikmah yang tersembunyi di balik berbagai kejadian... Sehingga kita tidak menjadi hamba Allah yang menyesal karena telah membuang buang waktu tanpa mengingat Allah SWT ....

bersusah payah sementara

Surat As-Sajdah Ayat 17

فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّآ أُخْفِىَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ


Artinya: Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.


Kelak kita akan hidup kekal abadi dalam naungan kebahagiaan di surga...

Setiap hamba Allah akan diberi pelayan-pelayan yang menunaikan apa yang kita inginkan...
Tidak ada lagi rasa sakit dan letih, semua sirna ....
Makanan dan buah buahan tersedia amat lengkap dan nikmat....
Sungai yang di aliri susu, madu, jahe, khamr dan berbagai rasa yang manis membuat kita tidak akan pernah kehausan lagi....
Pakaian yang indah tersedia disana...
Para ahli surga saling bertatapan mengobrol dengan riang....
Umur kita pun akan sebaya disana...
Anggota keluarga dan kerabat serta sahabat yang Soleh akan saling dipertemukan lagi.....
Wajah kita bercahaya karena sering memandang Allah ta'ala....
Surga itu dikelilingi hal hal yang tidak disukai nafsu, sedangkan neraka dikelilingi hal hal yang disukai nafsu...
Untuk memperoleh surga, kita harus bersusah payah sedikit dan bersabar menjalani hidup di atas syariat...
Kelak kesusahpayahan akan digantikan dengan Nikmat yang Allah sembunyikan di akhirat...

Perlunya mengenal diri sendiri

Surat Az-Zariyat Ayat 21

وَفِىٓ أَنفُسِكُمْ ۚ أَفَلَا تُبْصِرُونَ


Artinya: Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?...

Jika dibanding dengan besar dan megahnya alam semesta, diri kita yang amat kecil ini tidak ada apa-apanya.....
Perhatikanlah kesempurnaan jasad dan rohani mu....

Allah ciptakan mata yang dengannya kita bisa melihat ayat kauliyah dan ayat kauniyah semesta ini...

Allah ciptakan telinga yang mana kita dapat mendengarkan asma Allah...

Allah menciptakan akal yang mana kita dapat merenungi berbagai hal agar kita mengenal kemahabesaran Allah ta'ala...

Sungguh amat kompleks susunan tubuh kita, maka siapakah yang mengatur berfungsinya organ tubuh kita jika bukan Allah Sang Khaliq?...

KEBURUKAN DATANG DARI DIRI SENDIRI

Ketika mendapatkan cobaan, cobalah mengintrospeksi diri sejenak, sebab dosa yang dibuat akan mendatangkan keburukan buat diri, baik itu di dunia ataupun di hari pembalasan kelak...

Jika uang hilang atau harta terkuras, mungkin saja itu terjadi karena kita lupa berinfak dan berzakat...

Jika badan terkena penyakit, mungkin saja saat sehat selalu lalai dalam beribadah...

Jika diri dicemooh orang lain,bisa saja karena kita terlintas dalam hati selalu dengki dan berprasangka buruk kepada orang lain...

Saat kita dalam keadaan terhimpit,mungkin saja kita lupa mengingat Allah dikala lapang....

Intinya, jangan salahkan siapapun atas musibah yang menimpa dirimu.. karena apa yang baik datang dari Allah, dan apa yang buruk datang dari diri kita sendiri....

QALBUN SALIM

Hati yang bersih (Qalbun Salim) ialah hati yang senantiasa dijaga dari berbagai perangai yang jelek, bersih dari prasangka buruk senantiasa dekat dengan Allah... Tiap helaan nafas ia akan teringat kepada Allah Sang Khaliq.... Hatinya amat lembut sehingga ilmu dan petuah nasihat membekas dihatinya... Ketika disebut asma Allah hatinya bergetar dan mudah sekali meneteskan air mata karena rindu kepada Allah.... Jika berbagai urusan dunia melalaikannya maka tidak lama hatinya akan memanggil dirinya untuk kembali kepada Allah ta'ala.. 

Jika memiliki Hati yang bersih dan selamat maka apapun gerak gerik tubuhnya menuai ridho Allah.. ketika melihat anak kecil ia berbisik dalam hati bahwa anak kecil ini bersih dari dosa, tidak seperti saya yang banyak bersimbah dosa... Apabila melihat orang yang tua renta maka ia berujar, orang tua itu banyak beramal Soleh, tidak seperti saya yang jarang dan malas berbuat amal Soleh... ketika melihat orang yang berbuat dosa maka ia berujar bahwa orang ini jika taubat maka lebih disayang Allah daripada saya, dan saya tidak tahu mungkin ia akan meninggal dalam keadaan Husnul khatimah...

Untuk meraih Qalbun Salim diperlukan Istiqomah dijalan Allah.. apabila berbuat dosa maka harus segera kembali kepada Allah... Apabila terbesit buruk sangka kepada Allah maka ia segera menutupnya dengan berbaik sangka kepada Allah dengan cara berharap dan takut atas Kuasa Allah...

sebaik-baik penasihat diri

Nikmat sehat wal Afiat ialah kesempatan yang menguntungkan bagi orang yang beriman... Mereka menggunakan masa sehatnya untuk beramal Soleh.... Bersyukurlah atas setiap hembusan nafas, kedipan mata, dan berfungsinya organ organ tubuh sebagaimana mestinya.... Lihatlah keadaan orang yang tengah sakit berbaring di alas kasurnya, ia menginginkan melakukan ketaatan tatkala sehat.... Sedangkan kita yang sehat malah Lalai dan abai terhadap berbagai kewajiban seorang hamba...... Cukuplah kematian sebagai sebaik baik penasihat diri.

Kuasa Allah SWT

Allah SWT menciptakan berbagai makhluk berbeda beda, itulah bukti kemahabesaran Allah..... Lihat saja keadaan pada dirimu, yang Allah susun atas berbagai sel dan syaraf serta berbagai organ tubuh yang bekerja atas perintah Allah... Maka sungguh sombong manusia yang tidak mengakui Allah sebagai Tuhannya.... Lihatlah keatas langit, bagaimana Allah menciptakannya tanpa tiang.... Burung burung berterbangan dengan penuh keseimbangan, berbagai tumbuhan memiliki rasa yang berbeda walaupun ditanam dari tanah yang sama... Subhanallah, apakah kita tidak memperhatikan sekitar kita sambil merenungi ciptaan dan kuasa Allah....

Sahabat Al Qur'an

Jika urusan shalatmu kau anggap remeh, maka apakah perkara yang penting bagimu?...


Tidak mungkin orang yang datang kepada Allah kembali dengan rasa kecewa..

 Bukan saja Maha Mengabulkan doa..namun Allah mencintai orang yang berdoa kepadaNya..karena bagi hamba Allah yang sudah dicintai olehNya, maka apapun akan diberi...tanda seseorang yang sombong ialah ia yang tidak mau untuk memohon dan berdoa kepada Allah...


 Sesungguhnya hati ini berkarat layaknya besi, dan gelap manakala melakukan maksiat.. maka sembuhkanlah ia dengan membaca Al Qur'an...


Al Qur'an yang agung..dia mengenal siapa sahabat sejatinya..maka dia akan menampakkan rahasianya pada sang sahabatnya.. maka jadilah ahli Qur'an dengan membacanya, mentadabburinya, menghafalkannya, mengamalkannya, serta mendakwahkannya...

Karakteristik Hamba Allah yang unggul

Orang orang yang hidup bersama Al Qur'an, baik sekedar membacanya atau menghafalnya, memiliki karakteristik yang unggul dan sangat indah...setiap kali dunia melalaikan mereka, maka Al Qur'an akan menariknya kepadanya dengan sangat lembut hingga mereka kembali kepada Allah....

Kebaikan itu tak akan pernah usang oleh waktu...dan dosa itu tercatat oleh para malaikat pencatat amal... Allah selalu mengawasimu...maka berbuatlah kamu sesuka hatimu, Karena kamu akan dibalas sesuai amal perbuatanmu...

Berbuatlah maksiat sesuka hatimu jika kamu mampu pergi ketempat yang tidak diketahui Allah.. makan dan minumlah selagi kamu mampu memenuhi kebutuhan hajatmu dari selain pemberian Allah kepadamu..

Tingkatan manusia itu ada tiga:

1. Dzalimun Li Nafsih.. keadaan dimana seseorang senantiasa mendzalimi dirinya dengan berbuat dosa, melalaikan yang wajib dan menerjang hal yang haram...
2. Muqtashid..seseorang yang pertengahan.. ia mengerjakan yang wajib namun tidak mengerjakan yang Sunnah.. meninggalkan yang haram tetapi masih melakukan yang makruh...
3. Muqarrabin...hamba yang dekat kepada Allah dengan mengerjakan yang wajib dan yang Sunnah serta meninggalkan perkara haram dan yang makruh....

Hamba yang Allah SWT cintai

Perbuatan yang menunjukkan seorang hamba dicintai Allah adalah Bahwa Allah yang mengatur semua urusannya, baik lahir maupun batin..baik secara rahasia maupun terang terangan..dengan demikian, Allah yang memberinya petunjuk..mengatur urusannya, memperindah akhlaknya..menggerakkan anggota badannya..meluruskan sisi lahir dan batin dirinya..mengubah segala kesusahan menjadi sesuatu yang justru membangkitkan semangat..menciptakan rasa benci kepada dunia dalam hatinya. Membuatnya tidak senang terhadap selain Allah..membuatnya tentram dengan kenikmatan munajat kepada Allah..membersihkan kekotoran hatinya untuk mengenal Allah..inilah tanda cinta Allah kepada sang hamba...

Jika hati itu bersih

Jika hati seorang hamba Allah itu bersih, maka ia akan merasa tentram untuk menghabiskan waktunya berlama-lama dengan Al Qur'an....

Ketika kamu beriman sepenuh jiwamu..bahwa Allah maha kuasa untuk merubah keadaanmu menjadi lebih baik...kamu akan mendapatkan hatimu lapang dan tenang, sungguh Allah tidak mengkhianati prasangka baik hamba yang yakin kepadaNya...

 Ya Allah..ketika aku sendiri..Engkau tidak pernah meninggalkanku.. sungguh Engkau adalah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang....

Bila nafsu mulai kuasai diri untuk berbuat dosa...peganglah dadamu sejenak dan berkatalah kepada hatimu.. "inni akhafullah", sesungguhnya aku takut kepada Allah...

Bentuk penjagaan Allah kepada hambaNya ialah, dipersulit ketika ingin melakukan maksiat dan dipermudah untuk melakukan ketaatan....

Pengetahuan akan membuat Anda lebih taat dan takut kepada Allah...mencarinya adalah jihad..mengajarkannya adalah sadaqah...melalui pengetahuan maka Allah akan dikenal dan disembah...maka perbanyaklah dan semangatlah untuk mencari ilmu...

Kamu punya iman, yang posisinya lebih berharga dari sekedar hati yang mati... Maka gunakan lah imanmu itu mengontrol anggota tubuhmu....

Dunia tempat persinggahan sementara

Dunia hanya tempat persinggahan sementara, layaknya sebuah pengembara yang istirahat sejenak dibawah naungan pohon.... Dunia adalah tempat kita menanam sedangkan akhirat tempat kita memanen hasil buah usaha kita...... Tarulah akhirat di hati sedangkan dunia berada di genggaman tangan..

 Siapapun yang Zuhud dan qanaah (merasa cukup) terhadap urusan dunia , dan lebih memprioritaskan akhirat, maka dunia akan hadir dihadapannya dalam keadaan hina.....

Jika kita bertaqwa kepada Allah niscaya Allah akan berikan jalan keluar dan kemudahan dari segala masalah....

Beramalah selagi muda dan istiqomahlah walaupun melakukan sebuah amalan kecil, sehingga semasa tua nanti insyaAllah Akan Allah jaga dalam ketaatan kepadaNya...

 Lakukanlah berbagai ketaatan walau terlihat kecil, sebab kita tidak tahu amalan mana yang Allah terima dan menjadi jalan bagi kita untuk masuk Surga....

Puncak keinginan ahli surga

 Seandainya tidak ada malam hari niscaya siang hari tidak akan diketahui...
Seandainya tidak ada penyakit, niscaya nikmat sehat tidak akan terasa...
Jika tidak ada neraka, niscaya para penghuni surga tidak akan mengetahui bagaimana besarnya kenikmatan selamat dari neraka...

Keinginan untuk berjumpa dan rindu dengan Allah akan menghapuskan semua kegelisahan dan berbagai keinginan nafsu....inilah puncak keinginan ahli surga dan tidak ada lagi keinginan lain diatasnya....

Sesungguhnya orang yang mengenal Allah akan selalu takut kepadaNya dan tidak merasa aman dari murka Nya...
Sebaliknya, orang yang tidak mengenal dan takut kepada Allah akan selalu merasa aman dari siksaNya....

Ketika melihat seorang tertawa terbahak-bahak, orang yang saleh akan bertanya kepadanya, "Apa engkau termasuk ahli surga atau ahli neraka?"...
Siapakah diantara kita yang mengetahui nasib akhir kita?...
Siapakah yang tahu bahwa dirinya akan meninggal dalam keadaan memeluk Islam? Apakah ia merasa tenang dengan hal itu?....

Berbaiksangka kepada Allah SWT

 Jika Allah berkehendak mendekatkan seorang hambaNya maka senantiasa diberikan ujian...

Berbaiksangkalah kepada Allah, tetaplah sabar...engkau tidak boleh melanggar ketetapan Allah kepadamu.. sebab jika engkau Rido maka ada pahala untukmu dan jika tidak Rido maka Murka Allah kepadamu...

Mengenal Allah dalam keagunganNya akan melahirkan ketenangan, keridoan dan kepasrahan kepadaNya...

Mengingat Allah swt

Kehilangan yang menyesakkan dada itu adalah kehilangan iman dan semangat beramal Soleh...jangan sampai kepentingan dunia membuat kita futur dan malas dalam beribadah...adapun beribadah itu sendiri akan kembali kepada kita, kita beribadah karena butuh kepada Allah, bukan karena Allah butuh kepada amal kita.....orang yang bertaqwa dimana pun dia berada selalu mengingat Allah, baik ditengah keramaian ataupun dalam kesepian....ketika kita mengingat Allah, maka Allah pun akan mengingat kita.....

Semakin kita mengejar cinta Allah maka Allah akan semakin dekat dengan kita...dan Allah sangat menyayangi hambaNya yang kembali kepadaNya untuk bertaubat....

Ya Allah tetapkanlah hati ini dalam ketaatan kepadaMu... Jauhkan aku dari murkaMu ya Rabb...Aamiin......

DUNIA DAN UJIAN HIDUP

Tidaklah Allah menciptakan sesuatu yang menyenangkan di dunia ini kecuali menyertakan sesuatu yang bertolak belakang dengan kesenangan itu...itulah salah satu tabiat dunia yang telah dijadikan Allah sebagai fase ujian singkat kemudian berakhir....tujuannya agar kita tidak tertipu oleh dunia, tidak bergantung kepadanya, sehingga melupakan kehidupan akhirat....
Kita tentu menyenangi dunia, tetapi kematian akan menyusahkan kita....
Kita pasti mencintai kesehatan dan kesembuhan, tetapi penyakit akan menyulitkan kita...
Kita selalu mencintai harta, tetapi takut kehilangan selalu menghantui kita...
Analogikan lah semua itu dengan segala sesuatu yang ada di dunia......

RIDHA TERHADAP KETENTUAN ALLAH SWT


Barangsiapa ingin ridha terhadap ketentuan Allah swt, hendaklah ia selalu
mengingat mati. Karena mengingat mati dapat meringankan musibah atau bencana.
Janganlah salah sangka terhadap-Nya atas musibah yang menimpa diri, harta, dan keluargamu.
Katakanah, Tuhanku lebih mengetahui daripada aku sendiri."
Jika engkau selalu demikian, maka kelezatan ridha Allah akan datang kepadamu, dan pohon bencana serta cabang-cabangnya akan hilang. Bahkan, engkau akan mendapatkan ganti berupa kenikmatan, kelezatan, dan kerelaan ketika menerima bala' musibah itu sehingga kebahagiaan akan menghampirimu dari segala arah dan tempat.
Sungguh celaka wahai orang yang lalai dari-Nya, janganlah engkau sibuk karena
mencari sesuatu selain Dia. Berapa kali engkau meminta rezeki yang lapang dari-
Nya, tetapi rezeki itu justru menjadi fitnah bagimu? Sesungguhnya engkau tidak
mengetahui kebaikan itu ada di mana. Sekarang mohonlah kepada-Nya
agar engkau ridha dan bersyukur dengan perbuatan-Nya dalam semua keadaan.
Lapangnya rezeki yang tidak disertai kesabaran juga merupakan fitnah. Rasa syukur itu akan menambah kenikmatan dan mendekatkan dirimu kepada Allah swt.
Adapun kesabaran akan meneguhkan langkah-langkah hatimu, sehingga engkau
akan terpuji di dunia maupun di akhirat. Berpaling dari Allah swt adalah perbuatan
yang haram dan dapat menggelapkan hati dan wajah.

JANGAN BERSIKAP SOMBONG

Tinggalkanlah kesombongan, baik kesombongan terhadap Allah SWT maupun kesombongan kepada sesama makhluk....kelak orang yang sombong akan Allah seret wajah mereka ke neraka.... Jika engkau membuat Allah murka berarti kau telah berbuat sombong terhadapNya....semisal saat muadzin telah mengumandangkan adzan dan engkau tidak mendatangi seruannya maka engkau telah berbuat sombong kepada Allah swt. Bertaubatlah kepada Allah dan hendaknya engkau ikhlas dalam taubatmu sebelum Dia membinasakanmu...Allah telah membinasakan Namrud dan raja raja congkak yang lainnya karena mereka sombong kepada Allah..Allah menghinakan mereka sesudah mereka berjaya... Dia fakirkan mereka setelah kaya.   Dia siksa mereka sesudah mereka mendapatkan nikmat...Dia matikan mereka sesudah hidup..maka jadilah engkau orang yang bertaqwa.....

MENJALANKAN PERINTAH DAN MENINGGALKAN LARANGAN

Laksanakan perintahNya, tinggalkan laranganNya  bersabarlah dalam menghadapi berbagai ujian, dan kerjakanlah ibadah ibadah Sunnah. Jika semua itu engkau lakukan, engkau akan disebut sebagai orang yang beramal dan orang yang sadar.. carilah Taufik dari Tuhanmu dengan berusaha, tidak hanya dengan berpangku tangan, meskipun sesungguhnya Dia lah yang menggerakkanmu untuk beramal.. mohonlah kepadaNya, merendahkan di hadapanNya, supaya Dia menyediakan jalan menuju ketaatan kepadamu.. sesungguhnya, jika Dia menghendaki sesuatu untukmu, Dia akan menyediakan sesuatu untukmu, Dia akan menyediakan sesuatu itu untukmu..Benar bahwa Dia telah memerintahkan engkau agar berusaha, tetapi Dia jugalah yang memberikan kekuatan kepadamu untuk berusaha..perintah Allah itu bersifat lahir dan Taufik untuk mengerjakan perintahNya itu bersifat batin....larangan maksiat itu bersifat lahir...berlindung dari perbuatan maksiat itu bersifat batin... dengan TaufikNya engkau dapat memegang teguh perintahNya dan dengan penjagaan serta perlindunganNya engkau dapat meninggalkan maksiat..dan dengan kekuatanNya engkau dapat bersabar.....

JANGAN MENGADU KEPADA MAKHLUK

Janganlah engkau suka mengadukan musibahmu kepada manusia...tidak ada gunanya engkau mengadukan musibahmu itu kepada makhluk yang tidak bisa memberi manfaat atau bahaya...jika engkau berbuat syirik di pintu Allah SWT. Dan bersandar kepada manusia...mereka itu sesungguhnya akan menjatuhkan dirimu ke dalam kemurkaanNya, dan mereka akan menghalangimu dariNya..  

TAKUT KEPADA ALLAH SWT

Taat kepada Allah adalah dengan menjalankan perintahNya, menjauhi laranganNya dan bersabar dalma menerima ketentuan dariNya...hendaklah engkau bertaubat dan menangis di hadapanNya..rendahkanlah dirimu dihadapanNya dengan air mata, baik mata penglihatanmu maupun mata hatimu..menangis merupakan ibadah, dan menangis itu merupakan bukti cinta kepadaNya..jika engkau mati dalam keadaan bertaubat serta beramal Soleh Allah akan menganugerahkan manfaat...di akhirat tidak ada bekas kasihan kecuali belas kasih Allah.. didunia dan diakhirat engkau harus mencintai Allah, hendaknya engkau menjadikan CintaNya menjadi tujuna tertinggi...janganlah engkau menjadikan dirimu sebagai tuhan, sungguh nafsu diri itu begitu sombong kepada Allah..nafsu selalu menginginkan selain yang diinginkan oleh Allah...ya Allah anugerah kan kami hati yang selalu kembali kepadaMu

TIDAK PERLU MERISAUKAN REZEKI

Rezekimu tidak perlu engkau risaukan.. rezeki itu mencari dirimu lebih hebat daripada engkau mencari rezeki..jika rezeki itu telah engkau dapatkan hari ini, janganlah engkau merisaukan rezekimu untuk hari esok...jika hari kemarin telah engkau tinggalkan, engkau tidak akan tahu apakah hari esok akan engkau jumpai atau tidak..hendaknya engkau menyibukkan diri dengan harimu...jangan menjadi hamba nafsu, dunia, dan syahwat nanti engkau menjadi bodoh dikarenakan memandang manusia menganggapnya sebagai hal yang dapat mendatangkan manfaat dan bahaya.. sungguh yang dapat mendatangkan manfaat hanyalah Allah...jangan pula tertipu dengan ketaatanmu sehingga engkau menjadi sombong, hendaknya engkau memohon kepada Allah agar diterima amalanmu..dan takutlah terhadap maksiat karena bisa mengubahku menjadi manusia durhaka..

MENDAHULUKAN AKHIRAT DARIPADA DUNIA

Dahulukan lah akhirat daripada dunia, agar engkau memperoleh keberuntungan didunia dan di akhirat. Engkau akan rugi dalam keduanya jika engkau mendahulukan dunia daripada akhirat.... Janganlah sibuk melakukan sesuatu yang tidak diperintahkan...Allah akan menolong jika kita tidak sibuk dengan dunia.. bekerjalah untuk dunia  sekadar untuk bekal perjalanan... Janganlah bercita cita untuk meraih dunia saja, karena dengannya bisa menjadi orang yang bodoh....
Janganlah berputus asa dari Rahmat Allah... Kembalilah kepada Alla...kerjakanlah sesuatu yang diridhoi  Allah.. janganlah menggantungkan harapan kepada makhluk maka engkau akan jauh dengan Allah... Sesungguhnya hanya Allah yang mengatur urusanmu..oleh karena itu terimalah takdir Allah..Hanya Allah yang dapat memberikan manfaat... Sibukkanlah diri dengan mencintai Allah...insyaAllah nama mu Akan mahsyur dikalangan penduduk langit...

BERMAKSIAT SAAT MENYENDIRI

Apakah engkau mengaku engkau mencintai Allah? Apa tandanya bahwa engkau dekat dengan Allah?... Apakah namamu terkenal dikerjakan langit?.. cermati apa yang kau makan dan minum, dan segala Rizki yang engkau dapatkan, apakah semuanya halal ataukah syubhat dan haram?.... Perhatikanlah ketika kamu sedang menyendiri siapakah temanmu?.. jangan sampai temanmu adalah syaitan yang mengundang murka Allah..maka hendaklah kita selalu mengingat Allah..takut amal yg sudah dikumpulkan terhapus oleh dosa dikala menyendiri yang dilakukan...
Mungkin saja besok pagi atau pada waktu yang lain, engkau akan lenyap dari bumi ini... Tetapi mengapa engkau masih lalai? Sungguh keras hatimu... Apakah engkau ini batu?...

UJIAN BAGI ORANG BERIMAN

sesungguhnya Allah tidak menyiksa hambaNya, tetapi Dia terkadang mengujinya... Orang yang beriman itu teguh pendiriannya, bahwa Allah akan mengujinya dengan sesuatu, dan dibalik ujian itu terdapat keselamatan bagi dirinya, baik keselamatan di dunia maupun keselamatan di akhirat..ujian tersebut mesti dihadapi dengan sepenuh kerelaan.. ketika hamba Allah kesusahan dan disibukkan oleh bencana, hendaknya ia harus bersabar dan tidak berprasangka buruk pada Allah...sesungguhnya Allah membalas amalmu yang sedikit dengan balasan yang banyak dan Allah tidak akan menganiayanya...

PERIHAL KESABARAN

Bersabarlah sahabatku...sesungguhnya dunia seluruhnya adalah bencana..jarang sekali orang yang selamat darinya...dan tidak ada satu nikmat pun kecuali di baliknya ada bencana...dibalik kesenangan tentu ada kesusahan..dibalik setiap kelapangan tentu ada kesempitan..jalanilah dengan baik hidupmu di dunia...agama adalah penyembuh bagi manusia yang tamak dan keras hatinya karena dunia..orang yang tidak rela dengan qadha, Allah ta'ala tidak akan ridho juga kepadanya...cintailah apa yang Allah cintai, semoga kita menjadi hambaNya yang Allah sayangi..

ILMU BAK CAHAYA

Ilmu tidak berguna jika tidak diamalkan, engkau harus menggoreskan tinta hitam diatas kertas kosong yang berwarna putih...lakukanlah hari demi hari dan tahun demi tahun, sampai engkau mendapatkan kenikmatan selalu dekat dengan Allah..ilmu akan menjadi pembelaku kelak makanakala kau amalkan...setiap ilmuNya dengarkanlah secara seksama agar meresap kedalam hatimu...ilmu mempunyai zakat, yakni menyebarkannya dan mengajak manusia kepada Allah...

PARA KEKASIH ALLAH

Para kekasih Allah itu tidak pernah memamerkan amal perbuatan mereka....mereka adalah orang yang sukses, mereka menerima takdir Allah apa adanya layaknya air yang mengalir...selalu bersabar atas ujian yang menimpa dan bersyukur atas kenikmatan...lidah dan hati mereka senantiasa berdzikir...wajah mereka tersenyum ketika mereka disakiti manusia...surga merindukan mereka....Allah akan selalu mengingat mereka sebagaimana mereka mengingat Allah...majelis yang sia sia dan melalaikan hati mereka tinggalkan.. sesungguhnya kekasih Allah itu bisu buta dan tuli, mereka tidak akan mendengar dan melihat melainkan adanya hikmah dari Allah..mereka tidak menoleh kebelakang tetapi selalu memandang ke depan...

Merendah di hadapan Allah Yang Maha Agung

Rendahkan lah dirimu dihadapan Allah, sampaikanlah segala kelu kesah dan hajat mu dihadapanNya..sungguh Dia Maha Mendengarkan lagi Maha Penyayang...janganlah Engkau menghitung amal yang telah diperbuat, ingatlah semua itu ialah atas anugerah TaufiqNya kepadamu...akuilah segala dosaku...hendaknya engkau memohon ampunan atas segala kekuranganmu...yakinlah tidak ada yang memberi atau menahan pemberian kecuali Allah SWT. ..jika pakaian ketaqwaan mu telah cukup menutupi dirimu maka akan datang kasih sayang serta anugerah yang akan mengubah segala duka cita menjadi kebahagiaan, ketakutan menjadi rasa aman, yang jauh menjadi dekat......resapilah segala yang Allah berikan kepadamu dengan rasa syukur, sungguh berbeda keadaan orang makan dengan keadaan ketawa dan orang yang makan dengan menangis..hendaklah engkau menjaga hak hak Allah, karena siksaanNya amat pedih, maka takutlah kepadaNya...sesungguhNya jika Allah menyukai dan mencintai hambaNya maka Ia tidak akan menyiksanya..biasakanlah dirimu dengan adab Al Qur'an dan Kalam Nubuwah...janganlah engkau bergaul di tengah manusia dalam keadaan lalai, jika ada kebaikan maka ikutilah jika keburukan muncul maka tinggalkan dan jauhilah..Bersegeralah jika dipanggil oleh Allah..janganlah merebut apa yang ada ditangan manusia lainnya dengan riya' dan hasud....

TENTANG SABAR DAN FAKIR

Jabatan, Tahta dan harta yang bergelimang janganlah membuat engkau gembira, karena hal itu hanya bersifat sementara dan akan hilang...takutlah disaat engkau lalai tiba tiba datang siksaan Allah dari arah yang tidak disangka sangka..orang orang yang mencintai Allah SWT akan diuji , lalu mereka bersabar dan bertekad melakukan kebaikan sekalipun mereka dalam keadaan diuji Allah......ya Allah berilah aku kelembutan, pertolongan, dan Ridha ya Allah...aamiin...
.
.
Aku sadar ya Allah..aku tidaklah diciptakan kekal abadi di dunia dan bersenang senang di dalamnya...

Allah Yang Menunjuki Aku

Manakala hati sudah tenggelam di samudera hikmahNya, maka ia akan berkata..Allah lah yang menciptakan aku, Maka Dia -lah yang menunjukkan jalan kepadaku...perjalanan hidup ini amat panjang, setiap detik merupakan fase yang berbeda, setiap kali hati ini kembali kepada Allah, maka makin jelaslah apa yang dicari dalam kehidupan dunia ini...ingatlah jika datang kepadamu suatu penyakit, maka terimalah penyakit itu dengan kesabaran, tenanglah hingga datang obat..manakala telah datang kepadanya obat maka bersyukurlah kepada Allah..takut kepada api neraka akan menyebabkan hati manusia berduka cita, saat itu Allah menyambutnya dengan kucuran Rahmat ...jadikanlah setiap fase kehidupan merupakan fase yang baik layaknya menaiki anak tangga, satu persatu, berhati hatilah...dunia adalah ladang untuk menanam sedangkan akhirat tempat yang kekal kampung kita yang sebenarnya...

JANGAN MENANTANG TAKDIR ALLAH SWT

Sesungguhnya yang menyebabkan kematian agama seseorang ialah menentang takdir Allah....hati hendaknya tidak menanyakan mengapa dan bagaimana hal itu terjadi, tetapi ia harus berkata baik, segala sesuatu dari Allah dan aku harus menjalani takdir yang telah Allah gariskan....sesungguhnya nafsu itu jahat, jika dijinakkan maka akan menjadi nafsu yang baik, sebagaimana Allah memanggilnya Yaa Ayyatuhannafsul Muthmainnah...ketika seseorang keluar dari belenggu nafsunya maka ia tidak  memiliki keinginan apapun...pada saat itu kepasrahan dan ketawakalannya telah sempurna....seorang pemberani yang sejati ialah yang mau bersabar barang sesaat....janganlah sadar setelah mati....ya Allah jadikan sepanjang hidup, di malam dan siang kami terisi ketaatan kepadaMu....
Hendaklah engkau tidur dalam pelukan takdir berbantalkan sadar berselimut pasrah sambil beribadah mengharap pertolongan Allah...

melatih diri dari perkara mubah menjadi sunnah

Sesungguhnya setiap amal perbuatan harus disertai niat dan setiap sesuatu itu sangat tergantung pada niatnya. " (HR. Bukhari dan Mu...