Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا سَمِعْتُمُ الرَّجُلَ يَقُولُ: هَلَكَ النَّاسُ، فَهُوَ أَهْلَكُهُمْ
"Apabila kalian mendengar seseorang berkata, 'Manusia telah binasa,' maka dialah yang paling binasa di antara mereka."
(HR. Sahih Muslim no. 2623)
Para ulama menjelaskan bahwa hadis ini ditujukan kepada orang yang gemar merendahkan orang lain dan merasa dirinya lebih baik daripada mereka. Ia melihat manusia penuh dengan kekurangan, tetapi lupa melihat aib yang ada pada dirinya sendiri.
Bukan berarti seorang muslim tidak boleh prihatin terhadap banyaknya kemaksiatan atau kerusakan di tengah masyarakat. Yang tercela adalah ketika keprihatinan itu berubah menjadi kesombongan, hingga ia memandang dirinya sebagai satu-satunya orang yang selamat dan meremehkan orang lain.
Seorang mukmin yang rendah hati akan lebih banyak berdoa agar Allah memperbaiki dirinya dan kaum muslimin. Ia menasihati dengan kasih sayang, bukan dengan sikap merasa paling suci.
Maka, ketika melihat kesalahan orang lain, jangan terburu-buru berkata, "Manusia sekarang sudah rusak semua." Bisa jadi, orang yang hari ini kita anggap jauh dari hidayah justru suatu saat Allah angkat derajatnya. Dan bisa jadi, kita yang merasa aman justru sedang diuji dengan penyakit hati yang tidak kita sadari.