Postingan

Tidak Berdosa Bukanlah Syarat Orang Yang Bertakwa 🥀🥀🥀

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, "ولَيْسَ مِن شَرْطِ المُتَّقِينَ ونَحْوِهِمْ أنْ لا يَقَعَ مِنهُمْ ذَنْبٌ، ولا أنْ يَكُونُوا مَعْصُومِينَ مِنَ الخَطَأِ والذُّنُوبِ. فَإنَّ هَذا لَوْ كانَ كَذَلِكَ لَمْ يَكُنْ فِي الأُمَّةِ مُتَّقٍ،بَلْ مَن تابَ مِن ذُنُوبِهِ دَخَلَ فِي المُتَّقِينَ، ومَن فَعَلَ ما يُكَفِّرُ سَيِّئاتِهِ دَخَلَ فِي المُتَّقِينَ"  "Bukanlah syarat orang yang bertakwa dan semisalnya, bahwa mereka tidak melakukan dosa, atau mereka ma'shum (terjaga) dari kesalahan dan dosa. Jika ini yang menjadi syarat, maka tidak akan ada orang bertakwa di umat ini. Akan tetapi, barangsiapa bertaubat dari dosa-dosanya, maka dia termasuk orang yang bertakwa. Dan barangsiapa melakukan amalan yang dapat menghapuskan kesalahan-kesalahannya, maka dia termasuk orang yang bertakwa." Majmu' Al-Fatawa hal 82 juz 7 Sumber Saluran Whatsapp *Pelajar Sunnah* https://whatsapp.com/channel/0029VahHEqtFSAsyXkHzeE0D youtube.com/pelajarsunnah instagram.com/pelajar...

Menghadapi Musibah

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang memahami keadaan lautan kehidupan dunia dan mengetahui bagaimana gelombang itu kadang bisa pasang dan juga surut, maka tahulah ia bagaimana harus bersabar menghadapi keganasan hari-hari kehidupan, dan ia tidak akan pernah merisaukan turunnya bala’, dan tidak akan pula pernah begitu kaget dengan kegembiraan yang terkadang datang begitu tiba-tiba..” Shoidul Khothir – 210

AnugerahNya

Gambar
﴿وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَيْكَ مَرَّةً أُخْرَى﴾ _“Dan sungguh, Kami telah menganugerahkan nikmat kepadamu sekali lagi.”_ Aku sangat mencintai ayat ini. Ayat yang selalu mengingatkanku akan begitu banyaknya nikmat Allah dalam hidupku. Bahwa Allah tidak memberiku nikmat hanya sekali, tidak memberiku rezeki hanya sekali, tidak memuliakanku hanya sekali, dan tidak melimpahkan kelembutan-Nya kepadaku hanya sekali. Bahkan seluruh hidupku adalah rangkaian nikmat, rezeki, kemuliaan, dan kelembutan yang terus diperbarui—berkali-kali, tanpa terhitung. Setiap hari dan setiap waktu, kesadaranmu akan nikmat Allah atasmu adalah sebuah ibadah. Dan keyakinanmu terhadap karunia-Nya adalah ketenangan yang tak pernah terputus.

Panjang angan-angan

ومعنى طول الأمل: استشعارُ طول البقاء في الدنيا حتى يغلب ذلك على القلب فيأخذ في العمل بمقتضاه، وقد قال السلف الصالح - رحمة الله عليهم -: من طال أمله ساء عمله. وذلك لأن طول الأمل يحمل على الحرص على الدنيا، والتشمير لعمارتها، حتى يقطع الإنسان ليله ونهاره بالتفكر في إصلاحها، وكيفية السعي لها تارةً بقلبه وتارةً بالعمل في ذلك، والأخذ فيه بظاهره، فيصير قلبه وجسمه مستغرقين في ذلك، وحينئذ ينسى الآخرة ويشتغل عنها، ويسوِّف في العمل لها، فيكون في أمر دنياه مبادرًا ومشمِّرًا، وفي أمر آخرته مسوِّفًا ومقصِّرًا، وكان الذي ينبغي له أن يعكس الأمر، فيشمِّر للآخرة التي هي دار البقاء وموطن الإقامة، Karena angan-angan panjang membuat seseorang lebih mencintai dunia, berusaha untuk memakmurkannya hingga seseorang rela menghabiskan siang dan malam memikirkan cara membenahinya dan cara untuk mengumpulkannya terkadang dengan hati dan terkadang dengan usahanya untuk menikmati kenikmatan dhahirnya, hingga pikiran dan anggota tubuhnya senantiasa sibuk mengejar dunia, akhirnya ia akan lupa akhirat dan berpaling dar...

andai aku diberi waktu satu detik

قال بعض العلماء - رحمة الله عليهم -: فلو كانت الدنيا بأسرها لهذا الإنسان وأمكنه أن يشتري بها ساعة واحدة يزيدها في عمره، ويعتذر فيها إلى ربه، لَفَعَل. Sebagian ulama berkata: "Andaikan seseorang memiliki dunia seisinya dan dengannya ia bisa membeli umur meski sesaat agar ia bisa bertaubat kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala saat itu pasti akan ia lakukan."

siapa yang senang bertemu dengan Allah maka?

ولما قال رسول الله ﷺ: Ketika Rasulullah ﷺ bersabda: «مَنْ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ أَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ وَمَنْ كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ كَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ» Artinya: "Barangsiapa yang senang bertemu dengan Allah, maka Allah pun senang bertemu dengannya, dan barangsiapa yang tidak senang bertemu dengan Allah, maka Allahpun tidak senang bertemu dengannya." قالت له عائشة رضي الله عنها: يا رسول الله، كلنا نكرهالموت؟ فقال عليه الصلاة والسلام: Sayyidah Aisyah Radhiyallahu ‘anha bertanya kepada Baginda Rasulullh ﷺ: "Wahai Rasulullah, bukannya kita semua membenci kematian?" Kemudian Nabi ﷺ bersabda: «إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا حَضَرَهُ الْمَوْتُ بُشِّرَ بِرَحْمَةِ اللَّهِ فَأَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ وَأَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ، وَإِنَّ الْكَافِرَ إِذَا حَضَرَهُ الْمَوْتُ بُشِّرَ بِعَذَابِ اللَّهِ فَكَرِهَ لِقَاءَ اللَّهُ وَكَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ» Artinya: "Sesungguhnya seorang mukmin apabila telah tiba ajalnya, maka ia dihibur dengan kasih sayang Allah sehingga ia ...

PANJANG UMUR

طول العمر وأما طول العمر في طاعة الله فهو محبوب ومطلوب، لقولهعليه الصلاة والسلام: Adapun usia yang panjang dalam keadaan taat kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala suatu perkara yang baik dan dicari. Hal ini sebagaimana sabda Nabi ﷺ: «خَيْرُكُمْ مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ». Artinya: "Sebaik-baik orang diantara kalian adalah yang berumur panjang dan baik amalannya." وكلما كان العمر أطول في طاعة الله كانت الحسنات أكثر والدرجات أرفع. وأما طوله في غير طاعة الله فبلاءٌوشر: تكثر السيئات وتتضاعف الخطيئات. Setiap kali umur semakin panjang dalam keadaan taat kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala semakin banyak pula pahala kebaikan dan derajat tinggi yang diraih, namun apabila umur yang panjang bukan dalam keadaan taat kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala itu adalah bencana dan keburukan, hanya memperbanyak dosa dan kejelekan