Kedekatan dengan Allah itu tidak datang sekaligus, tapi dia adalah latihan yang menenangkan jiwa. Dia dimulai dengan langkah-langkah yang ringan, lalu bertambah besar seiring waktu berjalan.
Maka hendaklah kamu membiasakan hatimu untuk shalat di waktunya, terbiasa berzikir kepada Allah bahkan di waktu tersempitmu, dan membaca Al-Quran walau sedikit ayat yang diucap, karena itu adalah permulaan jalan.
Kalau jiwa terbiasa melakukan kebaikan, maka dia akan mencitainya, kalau jiwa sudah tenang bersama Allah, maka dia tidak mencari ketenangan selain itu. Dan selanjutnya, lama-lama taqorrub (kedekatan) kepada Allah ini bukan hanya menjadi ibadah, melainkan cara dan kebiasaan hidup seseorang.
Yang diminta bukanlah banyaknya, tapi kejujuran dan keteguhan, karena Allah tidak melihat banyaknya amal, tapi kejujuran hati.
Dan barang siapa yang melatih dirinya dalam taqarrub kepada Allah, maka dia akan hidup tenang walau kehidupan berubah keadaannya.