TAFSIR MIMPI MEMBACA AL QURAN



Tafsir mimpi membaca Al-Qur'an bisa dirinci berdasarkan pada nama surat yang dibaca. Setiap surat yang dibaca dalam mimpi mempunyai arti yang berbeda. Hal ini sebagaimana diungkap oleh Syekh Ibnu Sirin dalam Kitab Muntakhabul Kalam fi Tafsiril Ahlam (Beirut: Darul Fikr Al-Banani, 1990, halaman 42-48)

Berikut ini arti mimpi membaca surat dalam Al-Qur’an:

1. Al-Fatihah: Dibukanya pintu-pintu kebaikan dan ditutupnya pintu-pintu keburukan.

2. Al-Baqarah: Panjang umur dan bagus agamanya.

3. Ali 'Imran: Jernihnya pikiran dan bersihnya jiwa serta mampu berdebat dengan pihak yang berbuat kebatilan.

4. An-Nisa': Mendapatkan tugas untuk membagikan harta warisan kepada sejumlah perempuan, bersahabat dengan perempuan dan tetangga, serta mendapatkan warisan jika berumur panjang.

5. Al-Ma'idah: Memiliki perangai yang baik, keyakinan yang kuat, dan sikap wara' yang bagus.

6. Al-An'am: Mempunyai banyak anugerah, hewan ternak, dan juga dermawan.

7. Al-A'raf: Akan menginjakkan kakinya ke bukit Thursina sebelum meninggal.

8. Al-Anfal: Diberikan rejeki oleh Allah berupa kekuatan untuk mengalahkan musuh dan harta rampasan perang.

9. At-Taubah: Hidupnya akan terpuji di tengah-tengah masyarakat dan meninggal dalam keadaan bertobat.

10. Yunus: Baik ibadahnya serta tidak akan mempan terhadap tipu daya dan sihir.

11. Hud: Akan mendapatkan rejeki dari pertanian dan keturunan.

12. Yusuf: Awalnya dizalimi pihak lain namun pada akhirnya akan mendapatkan sebuah jabatan dan akan menempuh perjalanan kemudian bermukim di sana.

13. Ar-Ra'd: Akan terus berdakwah dan cepat tua.

14. Ibrahim: Urusan dan agamanya akan dipandang baik oleh Allah.

15. Al-Hijr: menjadi orang yang terpuji di hadapan Allah dan manusia.

16. An-Nahl: Akan mendapatkan rezeki berupa ilmu. Jika sedang sakit akan segera sembuh.

17. Al-Isra': Memiliki kedudukan dalam pandangan Allah dan akan mengalahkan musuh.

18. Al-Kahf: Cita-citanya bisa tercapai, panjang umur sampai merasa bosan dan merindukan kematian.

19. Maryam: Akan menghidupkan sunah para nabi kemudian ada pihak yang mendustakan, namun pada akhirnya tampaklah kebenarannya.

20. Thaha: Akan kebal dari kiriman sihir.

21. Al-Anbiya': Mendapatkan kebahagiaan setelah melewati kesusahan, mendapatkan kemudahan setelah melewati kesulitan dan mendapat rezeki berupa ilmu dan khusyu'.

22. Al-Hajj: Akan melaksanakan ibadah haji berkali-kali, Insya Allah.

23. Al-Mu'minun: Akan kuat keimanannya dan meninggal dalam keadaan beriman.

24. An-Nur: Allah akan menerangi hati dan kuburannya.

25. Al-Furqan: Mampu membedakan antara yang hak dan batil.

26. Asy-Syu'ara': Mendapat perlindungan Allah dari perbuatan keji.

27. An-Naml: Akan mendapatkan jabatan.

28. Al-Qashash: Akan diberikan rezeki berupa gedung yang halal.

29. Al-'Ankabut: Mendapat perlindungan Allah sampai meninggal dunia.

30. Ar-Rum: Akan dipilih oleh Allah untuk menaklukkan negeri orang-orang musyrik dan memberi petunjuk kepada kaumnya.

31. Luqman: Akan diberikan hikmah atau kebijaksanaan.

32. As-Sajdah: Akan meninggal dalam keadaan bersujud dan masuk dalam golongan orang-orang yang meraih kemenangan (faizin) di sisi Allah.

33. Al-Ahzab: Masuk dalam golongan orang-orang yang bertaqwa dan mengikuti kebenaran.

34. Saba': Akan menjadi orang yang berzuhud dan mengasingkan diri (uzlah).

35. Fathir: Allah akan membukakan pintu kenikmatan.

36. Yasin: Diberikan rejeki berupa rasa cinta pada keluarga Rasulullah.

37. Ash-Shaffat: Dikaruniai anak yang memiliki keyakinan dan ketaatan.

38. Shad: Mendapatkan harta yang banyak dan terampil dalam bekerja.

39. Az-Zumar: Menjalankan agama dengan ikhlas dan mendapatkan balasan yang baik.

40. Ghafir/Al-Mu'min: Mendapatkan derajat yang tinggi di dunia dan akhirat serta dari tangannya mengalir berbagai kebaikan.

41. Fushshilat/Hamim As-Sajdah: Menjadi dai yang mengajak pada kebenaran dan orang-orang banyak menyukainya.

42. Asy-Syura: Akan berumur panjang.

43. Az-Zukhruf: Jujur dalam ucapan-ucapannya.

44. Ad-Dukhan: Mendapatkan kekayaan.

45. Al-Jatsiyah: Khusyu kepada Allah selama hidupnya.

46. Al-Ahqaf: Melihat berbagai keajaiban di dunia.

47. Muhammad: Baik perangainya.

48. Al-Fath: Mendapat taufiq untuk berjihad.

49. Al-Hujurat: Akan menjalin silaturahim.

50. Qaf: Akan dilapangkan rezekinya.

51. Adz-Dzariyat: Akan mendapatkan rezeki dari hasil pertanian dan perkebunan.

52. At-Thur: Akan bertetangga atau tinggal di Makkah.

53. An-Najm: Akan diberikan rezeki berupa anak yang tampan.

54. Al-Qamar: Akan dikirim sihir namun tidak mempan.

55. Ar-Rahman: Mendapatkan kenikmatan di dunia dan rahmat di akhirat.

56. Al-Waqi'ah: Akan menjadi pelopor atau perintis ketaatan.

57. Al-Hadid: Perbuatannya terpuji dan badannya sehat.

58. Al-Mujadilah: Akan berdebat dengan golongan batil dan menundukkan mereka dengan argumentasi.

59. Al-Hasyr: Akan membinasakan musuh.

60. Al-Mumtahanah: Akan mendapatkan ujian dan pahala dari ujian tersebut.

61. Ash-Shaff: Akan mati syahid.

62. Al-Jumu'ah: Allah akan mengumpulkan berbagai kebaikan.

63. Al-Munafiqun: Terbebas dari kemunafikan.

64. At-Taghabun: Istiqamah dalam hidayah.

65. At-Thalaq: Akan berselisih dengan istrinya yang menyebabkan perceraian.

66. At-Tahrim: Tidak dijelaskan

67. Al-Mulk: Banyak memiliki sesuatu.

68. Al-Qalam/Nun: Dianugerahi keahlian dalam menulis dan berbicara.

69. Al-Haqqah: Berada dalam kebenaran.

70. Al-Ma'arij: Mendapat keamanan dan pertolongan.

71. Nuh: Menjadi orang yang melaksanakan amar ma'ruf nahi mungkar dan mengalahkan musuh.

72. Al-Jinn: Terjaga dari kejahatan jin.

73. Al-Muzzammil: Diberi taufiq untuk melaksanakan shalat tahajud.

74. Al-Muddatstsir: Perangainya bagus dan jujur.

75. Al-Qiyamah: Akan menjauhi sumpah dan tidak melakukan sumpah selamanya.

76. Al-Insan/Ad-Dahr: Dianugerahi sikap dermawan, bersyukur, dan hidup yang baik.

77. Al-Mursalat: Dilapangkan rezekinya.

78. An-Naba': Memiliki urusan yang penting dan banyak orang yang menceritakan kebaikannya.

79. An-Nazi'at: Kegelisahan dan pengkhianatan yang ada dalam hati akan tercabut.

80. 'Abasa: Menjadi orang yang banyak mengeluarkan zakat dan sedekah.

81. At-Takwir: Sering melakukan perjalanan ke arah timur dan mendapat keuntungan dari perjalanan tersebut.

82. Al-Infithar: Dekat dengan para pejabat dan mereka menghormatinya.

83. Al-Muthaffifin: Diberikan anugerah amanah, setia, dan adil.

84. Al-Insyiqaq: Akan memiliki banyak keturunan.

85. Al-Buruj: Terlepas dari kegelisahan, dihormati karena memiliki ilmu yang luas. Sebagian berpendapat itu adalah ilmu nujum.

86. At-Thariq: Dianugerahi ilham untuk banyak bertasbih.

87. Al-A'la: Akan dimudahkan dalam berbagai urusan.

88. Al-Ghasyiyah: Kemampuannya akan meningkat dan sosok serta ilmunya banyak dibicarakan orang.

89. Al-Fajr: Akan mendapatkan kemuliaan dan wibawa.

90. Al-Balad: Memberi makanan, memuliakan anak yatim, dan membantu orang lemah.

91. Asy-Syams: Dianugerahi pemahaman dan kecerdasan di berbagai hal.

92. Al-Lail: Dianugerahi kekuatan untuk mendirikan shalat malam dan dijaga dari terbukanya aib atau rahasia.

93. Adh-Dhuha: Akan memuliakan orang-orang miskin dan anak yatim. Dikisahkan, seorang bangsawan bermimpi melihat di dahinya tertulis surat Adh-Dhuha, mimpinya ini kemudian disampaikan kepada Ibnu Musayyab dan diartikan bahwa mimpi itu menjadi tanda dekatnya ajal. Tidak lama kemudian bangsawan ini meninggal dunia.

94. Al-Insyirah: Allah akan menerangi dadanya dengan cahaya Islam, urusannya dimudahkan, dan kegelisahannya dihilangkan.

95. At-Tin: Kebutuhannya akan segera terpenuhi dan rezekinya akan dimudahkan.

96. Al-'Alaq: Dianugerahi keahlian dalam menulis, berbicara, dan tawadhu'.

97. Al-Qadr: Tidak dijelaskan.

98. Al-Bayyinah: Allah akan memberikan hidayah kepada sebuah kaum melalui orang yang bermimpi surat ini.

99. Az-Zalzalah: Allah akan menggelincirkan langkah orang-orang kafir melalui orang yang bermimpi surat ini.

100. Al-'Adiyat: Akan diberikan rejeki berupa kuda (kendaraan) beserta tali pengikatnya.

101. Al-Qari'ah: Mendapatkan kemuliaan dengan ibadah dan taqwa.

102. At-Takatsur: Akan menjadi orang zuhud dan meninggalkan harta dunia.

103. Al-'Ashr: Dianugerahi kesabaran, dibantu dalam menegakkan kebenaran, dan bisnisnya akan merugi namun beberapa saat kemudian akan bangkit dan mendapat keuntungan yang banyak.

104. Al-Humazah: Akan mengumpulkan harta untuk disalurkan dalam berbagai kebaikan.

105. Al-Fil: Mendapat bantuan untuk mengalahkan musuh dan melalui tangannya Islam mendapatkan kemenangan.

106. Quraisy: Memberi makan pada orang-orang miskin dan Allah menumbuhkan rasa cinta di hatinya dan hati hamba-hamba-Nya.

107. Al-Ma'un: Akan mengalahkan orang yang melawan dan membangkangnya.

108. Al-Kautsar: Banyak kebaikannya dalam urusan utang piutang.

109. Al-Kafirun: Diberikan taufiq untuk berjuang melawan orang-orang kafir.

110. An-Nashr: Allah akan memberikan pertolongan dari kejahatan musuh. Disebutkan, mimpi ini sebagai tanda dekatnya kematian, sebab surat ini turun tidak lama sebelum Rasulullah wafat. Dikisahkan, seseorang menceritakan mimpi membaca surat An-Nashr kepada Ibnu Sirin, kemudian Ibnu Sirin menyarankan agar dia segera berwasiat karena mimpinya itu menjadi pertanda ajalnya sudah dekat.

111. Al-Lahab: Orang munafik sedang menyusun rencana untuk menghancurkan orang yang bermimpi membaca surat ini, namun dia akan selamat karena mendapat pertolongan dari Allah.

112. Al-Ikhlash: Mendapatkan karunia, meningkatnya popularitas, dan tauhidnya terpelihara. Sebagian berpendapat, keluarganya akan berkurang dan kehidupannya menjadi lebih baik. Pendapat lain mengatakan, mimpi membaca surat Al-Ikhlas menjadi pertanda dekatnya ajal.

113. Al-Falaq: Allah akan menjaga dari kejahatan manusia, jin, binatang buas, dan orang dengki. 

114. An-Nas: Dilindungi dari berbagai cobaan, dijaga dari setan berikut bala tentara serta bisikannya. Wallahu a'lam.

IMAN DAN KEYAKINAN KEPADA ALLAH




قَالَ كَلَّآ ۖ إِنَّ مَعِىَ رَبِّى سَيَهْدِينِ ﴿٦٢﴾

"Dia (Musa) menjawab, "Sekali-kali tidak akan (tersusul); sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.""

(Q.S.26:62)

Disaat nabi Musa dikejar oleh bala tentara Fir'aun,  nabi Musa ternyata menemui didepannya tidak ada jalan selain hanya ada laut yang terbentang... Ini merupakan jalan yang buntu... Namun dengan begitu nabi Musa tetap tawakal dan husnuzhan kepada Allah dengan berkata sesungguhnya Tuhanku bersamaku .....inilah puncak tawakal... Ketika masalah menghampiri dan sudah tidak ada daya upaya lagi untuk menghadapinya, maka hanya Allah lah tempat bersandar dan dimintai pertolongan . Jangan sekali kali merasa putus asa dari Rahmat bantuan Allah karena besarnya ujian yang diterima... Sungguh Allah senantiasa bersama hambaNya...maka mohonlah petunjuk kepadaNya....

Aisyah Atqiya Azzahra

HATI YANG SELAMAT

SUARA HATILAH YANG AKHIRNYA MENENTUKAN


إِلَّا مَنْ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ ﴿٨٩﴾

"kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,"

(Q.S.26:89)

Semuanya akan celaka ketika dibangkitkan, kecuali orang yang memiliki hati yang bersih... Sekalipun seseorang memiliki harta dan anak yang banyak, namun tidak ada yang mampu menyelamatkan manusia dari siksa Allah kecuali hati yang bersih.... Maka jagalah kebersihan hati dari segala kesyirikan kepada Allah.... Kuatkanlah hati dengan selalu mentadabburi Al Qur'an dimanapun dan kapanpun, dengan begitu hati akan senantiasa bersih... Dan mohonlah kepada Allah agar Allah karuniakan hati yang bersih jauh dari penyakit hati yang membuat hati gelap dan berkarat.... Allahumma inni as aluka qolban saliim...

Aisyah Atqiya Azzahra

KEHIDUPAN ADALAH UJIAN



أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوٓا۟ أَن يَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ ﴿٢﴾

"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman," dan mereka tidak diuji?"

(Q.S.29:2)

Allah menguji manusia agar terbukti apakah imannya kepada Allah tulus atau palsu (benar atau salah)... Setiap manusia Allah pasti mengujinya...
Seperti Nabi Ibrahim yang diuji dengan perintah penyembelihan anak yang dicintainya....
Nabi Yakub yang diuji dengan penyakit yang menghancurkan badannya... 
Nabi Zakaria Allah uji dengan susahnya memiliki keturunan...
Nabi Isa Allah uji dengan kefakiran...
Nabi Sulaiman Allah uji dengan berbagai kenikmatan dan kemegahan, apakah Nabi Sulaiman lalai dari mengingat Allah atau malah sebaliknya?....

Diantara kita banyak yang berkata , saya beriman kepada Allah, saya cinta kepada Allah... Maka Allah akan mengujinya dan ujian itu sebagai bukti cinta Allah kepadanya... Apakah ia sanggup mengorbankan sesuatu yang dicintai nya demi ridho Allah?...
Apakah ia sanggup meninggalkan sesuatu demi mendapatkan ridho Allah?... Sebab jika kita kehilangan sesuatu karena Allah maka Allah akan ganti yang lebih baik...

Maka husnuzhan lah selalu kepada Allah . Dan selalu dekat dengan Allah... Jangan jauh dari Allah ketika ujian menghampiri . Rayu Allah dengan munajat doa agar Allah permudah jalanmu... Dan tawakal serta optimislah menyongsong hari harimu...

Aisyah Atqiya Azzahra

ALLAH YANG MEMBIMBING



وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ ﴿٦٩﴾

"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik. "

(Q.S.29:69)

Jika kita sungguh sungguh untuk mencari Ridha Allah..maka Allah akan menunjukkan jalannya... Maka optimalkanlah usaha mu dalam mencari ridho Allah, pasti Allah akan menunjukkan jalannya dan mempermudah urusanmu... Beramallah walaupun terlihat remeh, lakukanlah berbagai ibadah untuk mencari ridho Allah..... Karena usaha tidak akan mengkhianati hasil... Man Jadda wajada... Bersemangat lah terhadap apa yang bermanfaat kepadamu, janganlah engkau lemah.. Allah mencintai mukmin yang kuat dibanding mukmin yang lemah...

Aisyah Atqiya Azzahra

MANUSIA MAKHLUK YANG LEMAH



۞ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنۢ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنۢ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۖ وَهُوَ ٱلْعَلِيمُ ٱلْقَدِيرُ ﴿٥٤﴾

"Allah-lah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dan Dia Maha Mengetahui, Mahakuasa. "

(Q.S.30:54)

Asalnya kita lahir dalam keadaan lemah, tak mampu berikhtiar untuk memenuhi kebutuhan hidup, bahkan untuk makan dan minum sekalipun kita disediakan oleh orangtua kita... Kemudian kita tumbuh dewasa dan menjadi kuat.. manfaatkanlah masa emas ini untuk beramal Soleh, melakukan amar makruf nahi Munkar, menuntut ilmu dan mengajarkannya... Karena kesempatan ini tidak datang dua kali... Kelak kita akan dikembalikan Allah dalam kondisi lemah, yakni tua...
Barangsiapa yang istiqamah beramal Soleh dimasa muda, maka Allah akan menjaganya dimasa tuanya...


Aisyah Atqiya Azzahra

SABAR DALAM MENUNTUT ILMU

*Teruslah Rawat Kesabaranmu Wahai Penuntut Ilmu, Dengan Izin-Nya Engkau Akan Sampai* 

Barangsiapa yang jujur dan ikhlas dalam niatnya, senantiasa berdoa, berharap, bergantung dan bersandar kepada Allah semata, terus bersungguh-sungguh menempuh jalan ilmu, bersabar di setiap prosesnya dan tidak tergesa-gesa, senantiasa menghiasi dirinya dengan adab yang baik, terus berprasangka baik kepada Allah, memperbanyak syukur di setiap progress kecil yang dilalui, maka *yakinlah bahwa Allah akan buka untuknya pintu-pintu ilmu cepat atau lambat..*

*Ingatlah teman..*
Allah As-Sami’ Maha Mendengar setiap doamu, Allah Al-Bashir Maha Melihat setiap perjuangan yang kau keluarkan, Allah As-Syakur Maha Menghargai dan Mensyukuri setiap usahamu di saat mungkin orang di sekitarmu tidak mengapresiasinya.

*Bersabarlah..*
Kelak ada saatnya kita akan menangis bahagia atas karunia yang dilimpahkan kepada kita, bahwa Allah tidak pernah menyia-nyiakan usaha hamba-Nya yang bersungguh-sungguh di jalan ilmu, amal dan dakwah. ♥️🪴
فذكر🤍🌱

TAFSIR MIMPI MEMBACA AL QURAN

Tafsir mimpi membaca Al-Qur'an bisa dirinci berdasarkan pada nama surat yang dibaca. Setiap surat yang dibaca dalam mimpi mempunyai arti...