Sadar Akan Kekurangan dan Kelemahan Dirinya

 

: (قيل: الْمُقِرُّ بِالتَّقْصِيرِ) أي بالعجز عن الطاعة (أَبَدًا مَحْمُودٌ، وَالْإِقْرَارُ بِالتَّقْصِيرِ عَلَامَةُ الْقَبُولِ). لأنه إشارة إلى عدم العجب والكبر.

وَقِيلَ: الْمُقِرُّ بِالتَّقْصِيرِ أَبَدًا مَحْمُودُ وَالْإِقْرَارُ بِالتَّقْصِيرِ عَلَامَةُ الْقَبُوْلِ.

"Dalam sebuah pernyataan telah dijelaskan, orang yang mau menyadari akan kelemahan yang ada pada dirinya akan terpuji selamanya dan mau mengakui kekurangannya itu merupakan bukti diterimanya amal perbuatannya (oleh Allah)."

Khawatir Terhadap Dunia dan Akhirat

 (عن عثمان رضي الله عنه: هَمُّ الدُّنْيَا ظُلْمَةٌ فِي الْقَلْبِ، وَهَمُّ الْآخِرَةِ نُورٌ فِي الْقَلْبِ).
Dan maqalah yang kelima: Diriwayatkan dari Utsman Radhiyallahu ‘anhu khawatir memikirkan dunia akan membuat hati menjadi gelap, sedangkan khawatir memikirkan akhirat akan membuat hati menjadi bercahaya."

أي الحزن في الأمور المتعلقة بالدنيا صار مظلمًا في القلب، والحزن في الأمور المتعلقة بالآخرة صار منورًا للقلب. اللهم لا تجعل الدنيا أكبر همنا ولا مبلغ علمنا.
"Yaitu, kesedihan dalam perkara-perkara yang berkaitan dengan dunia akan menjadi kegelapan di dalam hati, dan kesedihan dalam perkara-perkara yang berkaitan dengan akhirat akan menjadi cahaya yang menerangi hati. Ya Allah, janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai perhatian terbesar kami dan jangan pula sebagai puncak dari ilmu kami."

Cara Praktis Menghilangkan Pikiran Stres

 (عن بعض الحكماء) أي أطباء القلوب: (ثَلَاثَةُ أَشْيَاءَ تُفَرِّجُ الْغُصَصَ) بضم الغين أي تكشف الغموم: (ذِكْرُ اللهِ تَعَالَى) بأي صيغة كانت كان يقول كثيرًا: لا إله إلا الله ولا حول ولا قوة إلا بالله، أو بالمناجاة كأن يقول: يامغيث كل ملهوف ناداه، ويا مجيب كل مضطر دعاه، ويا حليمًا على كل ذي هفوة عصاه، ويا قائماً بالكفاية لمن آثره على دنياه، أسألك الوصول إلى ما لا أصلِ إليه إلا بمعونتك، ودفع ما لا أطيق دفعه إلا بقوتك، وأسألك خيرة فيها عافية، وعافية فيها خيرة، برحمتك يا أرحم الراحمين. (وَلِقَاءُ أَوْلِيَائِهِ) من العلماء والصالحين، (وَكَلامُ الْحُكَمَاءِ) أي الذي يدل على خيري الدنيا والآخرة.
وعن بعض الحكماء: ثَلَاثَةُ أَشْيَاءَ تُفَرِّجُ الْغُصَصَ ذِكْرُ اللهِ تَعَالَى وَلِقَاءُ أَوْلِيَائِهِ وَكَلَامُ الْحُكَمَاءِ.

Dan maqalah yang kedua belas: "Tiga perkara yang dapat menghilangkan kegundahan (pikiran stress) yaitu dzikir (mengingat) kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, silaturrahim kepada para wali Allah dan memperhatikan perkataan hukama."

Empat kenikmatan hidup

وعن عثمان رضي الله عنه: وَجَدْتُ حَلَاَوةَ الْعِبَادَةِ فِى أَرْبَعَةِ أَشْيَاءَ: أَوَّلُهَا: فِي أَدَاءِ فَرَائِضِ اللهِ وَالثَّانِي: فِي اجْتِنَابِ مَحَارِمِ اللهِ وَالثَّالِثُ: فِى الْأَمْرِ بِالْمَعْرُوفِ وَابْتِغَاءُ ثَوَابِ اللهِ وَالرَّابِعُ: فِي النَّهْى عَنِ الْمُنْكَرِ وَالْاِتِّقَاءِ مِنْ غَضَبِ اللهِ.
Dan maqalah yang kedelapan: "Diriwayatkan dari Utsman Radhiyallahu ‘anhu, saya mendapatkan kenikmatan beribadah dalam empat perkara, yaitu: pertama, ketika mengerjakan kewajiban-kewajiban Allah; kedua, ketika menjauhi larangan-larangan-Nya; ketiga, ketika berbuat amar ma'ruf dan mencari pahala Allah; keempat, ketika mengerjakan nahi munkar dan memelihara diri dari murka-Nya."

Berjalanlah kepada Allah walau dengan keadaan pincang

وقال الإمام الشافعي رضي الله عنه: من مكايد الشيطان ترك العمل خوفًا من أن يقول الناس: إنه لمراء، لأن تطهير العمل من نزعات الشيطان بالكلية متعذر، فلو وقفنا العبادة على الكمال لتعذر الاشتغال بشيء من العبادات، وذلك يوجب البطالة التي هي أ أقصى غرض الشيطان، ولذا قال بعضهم: سيروا إلى الله عرجًا ومكاسير.
Dan berkata Imam Syafi'i radhiyallahu 'anhu: "Termasuk dari tipu daya setan adalah meninggalkan amal karena takut dikatakan riya'. Karena menyucikan amal dari dorongan setan secara keseluruhan adalah mustahil. Maka jika kita menggantungkan ibadah pada kesempurnaan, niscaya sulit untuk mengerjakan sesuatu dari ibadah. Dan hal itu menyebabkan pengangguran yang merupakan tujuan tertinggi setan. Oleh karena itu, sebagian ulama berkata: 'Berjalanlah menuju Allah dengan pincang dan patah tulang.'"

Meninggalkan sesuatu karena Allah

إِنَّكَ لَمْ تَدَعْ شَيْئًا اتِّقَاءَ اللهِ عَزَّوَجَلَّ إِلَّا أَعْطَاكَ خَيْرًا مِنْهُ
"Sesungguhnya kamu tidaklah meninggalkan sesuatu karena takut kepada Allah Azza Wa Jalla, melainkan Dia memberikan kepadamu sesuatu yang lebih baik daripadanya."

Buah dari makrifat

ثَمَرَةُ الْمَعْرِفَةِ ثَلَاثُ خِصَالٍ: الْحَيَاءُ مِنَ اللهِ تَعَالَى وَالْحُبُّ فِي اللهِ وَالْأُنْسُ بِاللهِ.

Dan maqalah yang keempat puluh empat: "Buah makrifat (mengenal Allah) itu ada tiga, yaitu: malu kepada Allah, cinta kepada Allah dan rindu berjumpa dengan Allah."

Permohonan imam Sulaiman addarini

 (عن أبي سليمان الداراني) عبد الرحمن بن عطية رضي الله عنه، وداران قرية من قرى دمشق، مات سنة خمس عشرة ومائتين. (أنه قال في المناجاة) مع الله تعالى: (اِلٰهِي، لَئِنْ طَالَبْتَنِي بِذَنْبِي لَأُطَلِّبَنَّكَ بِعَفْوِكَ) لأن مغفرتك أوسع من ذنوبي، (وَلَئِنْ طَالَبْتَنِي بِبُخْلِي) بمنع الواجب أو منع السائل مما فضل عندي (لَأُطلِّبَنَّكَ بِسَخَائِكَ) أي بكرمك، (وَلَئِنْ أَدْخَلْتَنِيَ النَّارَ لَأَخْبَرْتُ أَهْلَ النَّارِ بِأَنِّي أُحِبُّكَ).
وعن أبي سليمان الداراني أنه قال فى المناجاة اِلٰهِي، لَئِنْ طَالَبْتَنِي بِذَنْبِي لَأُطَلِّبَنَّكَ بِعَفْوِكَ وَلَئِنْ طَالَبْتَنِي بِبُخْلِي لَأُطلِّبَنَّكَ بِسَخَائِكَ وَلَئِنْ أَدْخَلْتَنِيَ النَّارَ لَأَخْبَرْتُ أَهْلَ النَّارِ بِأَنِّي أُحِبُّكَ

Dan maqalah yang keenam belas: "Wahai Tuhanku, apabila Engkau menuntutku karena dosaku, maka akupun akan menuntut kepada-Mu akan ampunan-Mu. Dan apabila Engkau menuntutku karena kebakhilanku, maka akupun akan menuntut kepada-Mu akan kedermawanan-Mu. Dan apabila Engkau memasukkan aku ke dalam neraka, maka akan aku sampaikan kepada para ahli neraka, bahwa sesungguhnya aku sangat mencintai-Mu."

Ketahuilah olehmu!

وكانوا من قلبنا يتواصون بثلاث خصال ويتكاتبون بها مَنْ عَمِلَ لِآخِرَتِهِ كَفَاهُ اللهُ أَمْرَ دِيْنِهِ وَدُنْيَاهُ وَمَنْ أَحْسَنَ سَرِيْرَتَهُ أَحْسَنَ الله عَلَانِيَتَهُ وَمَنْ أَصْلَحَ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللهِ مَا أَصْلَحَ اللهُ مَابَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّاسِ.

"Barangsiapa yang beramal untuk akhiratnya, maka Allah akan mencukupkan urusan agama dan dunianya. Dan barangsiapa yang memelihara bathiniahnya, maka Allah akan membaguskan lahiriahnya. Serta barangsiapa yang memperbaiki hubungannya dengan Allah, maka Allah akan memperbaiki hubungannya dengan sesama manusia."

Manusia dalam pandangan Allah,oranglain,dan dirinya sendiri

وكانوا من قلبنا يتواصون بثلاث خصال ويتكاتبون بها مَنْ عَمِلَ لِآخِرَتِهِ كَفَاهُ اللهُ أَمْرَ دِيْنِهِ وَدُنْيَاهُ وَمَنْ أَحْسَنَ سَرِيْرَتَهُ أَحْسَنَ الله عَلَانِيَتَهُ وَمَنْ أَصْلَحَ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللهِ مَا أَصْلَحَ اللهُ مَابَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّاسِ.

"Barangsiapa yang beramal untuk akhiratnya, maka Allah akan mencukupkan urusan agama dan dunianya. Dan barangsiapa yang memelihara bathiniahnya, maka Allah akan membaguskan lahiriahnya. Serta barangsiapa yang memperbaiki hubungannya dengan Allah, maka Allah akan memperbaiki hubungannya dengan sesama manusia."

dosa kecil, Rizki dan musibah

يَاعُزَيْرُ اِذَا أَذَنَبْتَ ذَنْبًا صَغِيْرًا فَلَا تَنْظُرْ اِلَى صُغْرِهِ وَانْظُرْ اِلَى مَنْ أَذْنَبْتَ لَهُ وَاِذَا أَصَابَكَ خَيْرٌ يَسِيْرٌ فَلَا تَنْظُرْ اِلَى صُغْرِهِ وَانْظُرْ اِلَى مَنْ رَزَقَكَ وَاِذَا أَصَابَكَ بَلِيَّةٌ فَلَا تَشْكُوْنِى اِلَى خَلْقِى كَمَا لَا أَشْكُوْكَ اِلَى مَلَائِكَتِى اِذَا صَعِدَتْ اِلَىَّ مَسَاوِيْكَ.
Dan maqalah yang kedua puluh dua: "Wahai Uzair, jika kamu melakukan dosa kecil, maka kamu jangan melihat kecilnya, tapi lihatlah kepada siapa kamu telah berbuat dosa. Jika kamu mendapatkan yang sedikit, maka kamu jangan melihat sedikitnya, tapi lihatlah siapakah yang telah memberikan itu semua kepadamu. Dan jika kamu mendapatkan suatu musibah, maka janganlah kamu mengadukan-Ku kepada makhluk-Ku, sebagaimana Aku tidak mengadukan kepada Malaikat-Ku, jika kejelekanmu disampaikan kepada-Ku."

Cinta kepada Allah

مَنْ لَقِيَنِى وَهُوَ يُحِبُّنِي أَدْخَلْتُهُ جَنَّتِى وَمَنْ لَقِيَنِي وَهُوَ يَخَافُنِى أَجْنَبْتُهُ نَارِي، وَمَنْ لَقِيَنِى بِالْمَوْت وَهُوَ يَسْتَحْيِ مِنِّى أَنْسَيْتُ الْحَفَظَةَ ذُنُوْبَهُ.

Dan maqalah yang kedua puluh enam: "Barangsiapa yang menemui-Ku dalam keadaan cinta kepada-Ku, maka ia akan Aku masukkan ke dalam surga-Ku. Dan barangsiapa yang menemui-Ku dalam keadaan takut kepada-Ku, maka ia akan Aku jauhkan dari neraka-Ku. Serta barangsiapa yang menemui-Ku karena ia mati dalam keadaan malu kepada-Ku, maka Aku jadikan malaikat (pencatat amal) lupa terhadap dosa-dosa orang itu."

TIGA CARA MENJADI ZUHUD

وعن ابراهيم بن أدهيم رحمه الله أنه قيل له: بم وجدت الزهد؟ قال بثلاثة أشياء: رَأَيْتُ الْقَبْرَ مُوحِشًا وَلَيْسَ مَعِى مُؤْنِسٌ وَرَأَيْتُ طَرِيْقًا طَوِيْلًا وَلَيْسَ مَعِى زَاذٌ وَرَأَيْتُ الْجَبَّارَ قَاضِيًا وَلَيْسَ لِى حُجَّةٌ.

Dan maqalah yang ketiga puluh satu: "Dengan tiga perkara, "Aku melihat kuburan itu menjadi ngeri, sedang aku belum mendapatkan pelipur, aku melihat jalan yang panjang, sedang aku belum mempunyai bekal, dan aku melihat Allah Yang Maha Perkasa dan mengadili, sedang aku belum mempunyai alasan."

syair pengingat

أَمَا تَرَى كَيْفَ يُبْلِينَا الْجَدِيدَانِ * وَنَحْنُ نَلْعَبُ فِي سِرِّ وَإِعْلَانِ
لَا تَرْكُنَنَّ إِلَى الدُّنْيَا وَزَحْرَفِهَا * فَإِنَّ أَوْطَانَهَا لَيْسَتْ بِأَوْطَانِ
وَاعْمَلْ لِنَفْسِكَ مِنْ قَبْلِ الْمَمَاتِ فَلَا * تَغْرُرْكَ كَفْرَةُ أَصْحَابِ وَإِخْوَانِ
"Tidakkah kamu tahu, bagaimana siang dan malam telah menguji kita # Tapi kita justru hanya bermain-main saja, baik secara tersembunyi maupun terang-terangan. Janganlah kamu terpedaya oleh dunia dan segala isinya # Karena sesungguhnya tanah air dunia, bukan tanah air yang sebenarnya.dan beramallah untuk dirimu sendiri, sebelum kematian datang menjemputmu # Jangan sampai kamu tertipu oleh banyaknya sahabat dan teman."

Mati Tanpa Iman, Bagaikan Mengarungi Samudera Tanpa Kapal


 ( عن أبي بكر الصديق رضي الله عنه: مَنْ دَخَلَ الْقَبْرَ بِلَا زَادٍ) أي من العمل الصالح (فَكَأَنَّمَا رَكِبَ الْبَحْرَ بِلا سَفِينَةٍ) أي فيغرق غرقًا لا خلاص له إلا بمن ينقذه، كما قال صلى الله عليه وسلم: «مَا الْمَيِّتُ فِي قَبْرِهِ إِلَّا كَالْغَرِيقِ الْمُتَغَوِّثِ» أي الطالب لأن يغاث.
عن أبي بكر الصديق رضي الله عنه: مَنْ دَخَلَ الْقَبْرَ بِلَا زَادٍفَكَأَنَّمَا رَكِبَ الْبَحْرَ بِلا سَفِينَةٍ
Dan maqalah yang ketiga: Sayyidina Abu Bakar Ash Shiddiq pernah berkata, barangsiapa masuk kubur (mati) dengan tanpa membawa bekal (iman), maka ia bagaikan mengarungi samudera tanpa kapal."

Berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam:

مَا الْمَيِّتُ فِي قَبْرِهِ إِلَّا كَالْغَرِيقِ الْمُتَغَوِّثِ» أي الطالب لأن يغاث.
"Mayat di dalam kuburnya, bagaikan orang tenggelam yang memohon pertolongan."

Tanda apabila Allah subhanahuwataala mencintai hambanya

*
Dicintai Penduduk Bumi

Dalam hadits qudsi disebutkan:

إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ الْعَبْدَ نَادَى جِبْرِيلَ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحْبِبْهُ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ فَيُنَادِي جِبْرِيلُ فِي أَهْلِ السَّمَاءِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ

"Apabila Allah mencintai seorang hamba, Allah berseru kepada Jibril: 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril menyeru kepada penduduk langit: 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya. Kemudian ditetapkan baginya

penerimaan (kecintaan) di muka bumi." (Muttafaq 'alaih)

Hamba yang dicintai Allah akan ditempatkan di hati manusia. Tanpa promosi, tanpa pencitraan, Allah akan tanamkan kecintaan kepadanya di hati orang-orang.

Ini bukan tentang popularitas atau kepemilikan follower yang banyak, melainkan tentang diterima dan dipercaya oleh orang-orang baik. Mereka adalah orang yang ketika hadir membawa ketenangan, dan ketika berbicara membawa kebaikan.

INVESTASI AKHIRAT

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Wahai umat Islam saudara-saudaraku yang kucinta karena 
*Allah SubhanahuwaTa'ala*

Dengarkanlah seruan Investasi Akhirat ini, yang lahir dari hati yang penuh kasih sayang dan prihatin — agar kita semua semakin giat mengumpulkan bekal untuk negeri abadi, sebelum dunia ini berakhir sebagai panggung ujian.
Perlu diingat dengan hati yang dalam:

#Dunia ini panggung ujian — tempat kita diuji dengan harta, jabatan, kesehatan, dan fitnah ribawi yang merajalela.

#Kubur itu ruang evaluasi — tempat amal kita ditimbang, dosa dihisab, dan zikir menjadi cahaya di kegelapan.

#Akhirat itu hasil akhirnya — surga atau neraka, tergantung investasi apa yang kita tanam di dunia fana ini.

Investasi akhirat yang paling ringan di lidah, tapi paling berat di timbangan, paling disukai 
*Allah SubhanahuwaTa'ala* adalah dzikir — nutrisi bagi jiwa, raga, ruh, dan spiritual kita. Dzikir membersihkan hati dari karat dosa, menguatkan iman di tengah fitnah, dan menjadi penolong di hari kiamat.

Berikut amalan dzikir ringan tapi pahala luar biasa, berdasarkan hadits shahih dan hasan:


*Tasbih 100x: Subhanallah*

سبحان الله

Bertasbih 100 kali: pahala seperti memerdekakan 100 budak dari keturunan Nabi Ismail 'alaihissalam.
(Riwayat dari Ummu Hani' radhiyallahu 'anha, Musnad Ahmad dan Syu'abul Iman, sanad jayyid/hasan)

*Tahmid 100x: Alhamdulillah*

الحمد لله

Bertahmid 100 kali: pahala seperti menyiapkan 100 kuda lengkap untuk jihad fi sabilillah.
(Riwayat serupa, hasan)
*Takbir 100x: Allahu Akbar*

الله أكبر

Bertakbir 100 kali: pahala seperti berkurban 100 unta yang diterima Allah.
(Riwayat serupa, hasan)

*Tahlil 100x: La ilaha illallah*

لا إله إلا الله

Bertahlil 100 kali: memenuhi ruang antara langit dan bumi, amalan terbaik hari itu.
(Musnad Imam Ahmad, hasan)

Dzikir Lengkap 100x atau 10x: 

*La ilaha illallah wahdahu la syarika lahu lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadir*

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Dibaca 100x sehari: pahala memerdekakan 10 budak, 100 kebaikan, hapus 100 dosa, lindung dari setan hingga malam.
Dibaca 10x: pahala memerdekakan 4 budak.

(HR. Bukhari 3293, Muslim 2691 — shahih)

*Subhanallah wa bihamdihi, Subhanallahil 'Azhim (100x atau rutin)*

سبحان الله وبحمده ، سبحان الله العظيم

Ringan di lidah, berat di timbangan, dicintai Ar-Rahman. Dibaca 100x: dosa diampuni sebanyak buih laut.
(HR. Bukhari 6682, Muslim 2691 — shahih)

*La ilaha illallah, wallahu akbar, subhanallah, walhamdulillah, wa la hawla wa la quwwata illa billah
Dosa dihapus sebanyak buih lautan.*

(HR. Ahmad, hasan)

Tanaman Surga: Subhanallah, walhamdulillah, la ilaha illallah, wallahu akbar
Bertemu Nabi Ibrahim 'alaihissalam di Isra Mi'raj: tanaman surga adalah kalimat ini.
(HR. Tirmidzi, hasan)

Empat Perkataan Pilihan 
*Allah subhanahuwata'ala*
Subhanallah, alhamdulillah, la ilaha illallah, Allahu akbar
Paling dicintai Allah, 20-30 kebaikan per ucapan, hapus dosa.
(HR. Ahmad, shahih menurut sebagian ulama)
Saudara-saudaraku umat Islam...
Jadikan dzikir ini kekuatan spiritual harian — nutrisi jiwa di tengah fitnah ribawi dan duniawi. Ringan di lidah, tapi investasi akhirat terbesar: pahala jutaan, hapus dosa, timbangan berat, surga menanti.
*Allah SubhanahuwaTa'ala* lebih gembira dengan taubat dan dzikir hamba-Nya daripada orang menemukan untanya di padang pasir.
Ini rahmat terbesar — mulai sekarang, basahi lisan dengan dzikir ini.

PRIBADI YANG MAWAS DIRI

Sungguh beruntung pribadi yang selalu memperhatikan dirinya dan senantiasa menjaga hak hak Allah ta'ala dalam kehidupannya.. dimanapun ia berada ia selalu bertaqwa dan ingat kepada Allah.. ia menyadari betul apa yang dilakukannya dipantau Allah... Sebab Allah lebih dekat kepadanya lebih dari urat nadi di lehernya... Setiap aktivitas yang ia lakukan berlandaskan ilmu yang Haq dan benar.... Ia tahu betul apa yang diridhai Allah dan apa yang dilarang Allah... MaasyaAllah sungguh beruntung pribadi yang seperti ini... Semoga Allah menjadikan kita pribadi muqarrabin yang unggul dalam beramal dan memiliki hati yang bersih sehingga dapat pulang ke pangkuannya dengan selamat.. aamiin ya Mujiib

TAUBAT

taubat adalah pintu rahmat terbesar yang *Allah SubhanahuwaTa'ala* buka lebar-lebar bagi hamba-Nya. Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni selama taubat dilakukan dengan tulus sebelum nyawa sampai di kerongkongan atau matahari terbit dari barat.
Berikut ayat-ayat Al-Qur'an yang paling indah dan menyentuh hati tentang taubat, aku urutkan dengan penjelasan singkat agar semakin menjiwai:

1. QS. Az-Zumar: 53 (Ayat Harapan Terbesar)

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

"Katakanlah: 'Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.'"


Hikmah menjiwai: Ayat ini turun untuk orang yang merasa dosanya terlalu besar (bahkan syirik dan pembunuhan). Allah panggil mereka dengan lembut "Ya 'ibadi" (hamba-Ku) — bukti kasih sayang-Nya tak pernah putus.

2. QS. At-Tahrim: 8

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ

"Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang tulus (nasuha). Mudah-mudahan Rabbmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai..."


Hikmah menjiwai: Taubat nasuha = menyesal, berhenti dari dosa, bertekad tidak ulangi, dan perbaiki jika melibatkan hak orang lain. Balasannya: dosa dihapus, diganti surga.

3. QS. An-Nisa: 17-18

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُولَٰئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا ۝ وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ

"Sesungguhnya taubat di sisi Allah adalah bagi orang-orang yang melakukan kejahatan karena kebodohan, kemudian segera bertaubat. Mereka itulah yang diterima taubatnya oleh Allah... Dan tidaklah taubat itu diterima bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan hingga apabila datang maut kepada salah seorang di antara mereka, dia berkata: 'Sekarang aku bertaubat...'"


Hikmah menjiwai: Taubat diterima selama nyawa belum sampai kerongkongan — segera taubat, jangan tunggu sakaratul maut.

4. QS. Al-Furqan: 70-71

إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا ۝ وَمَن تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَابًا

"Kecuali orang yang bertaubat, beriman, dan beramal shalih, maka mereka itu, Allah akan mengganti kesalahan-kesalahan mereka dengan kebajikan-kebajikan. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan barangsiapa bertaubat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya."


Hikmah menjiwai: Taubat + iman + amal shalih = dosa diganti jadi pahala! Rahmat terindah.

5. QS. Hud: 3

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَاعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ

"...dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Rabbmu dan bertaubat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan karunia-Nya kepada setiap orang yang berbuat baik."


Hikmah menjiwai: Taubat bawa kenikmatan dunia yang baik + karunia akhirat.

Pesan rahmat akhir:
Tidak ada dosa yang tak terampuni selama taubat tulus. Allah Subhanahu wa Ta'ala lebih gembira dengan taubat hamba-Nya daripada orang yang menemukan untanya di padang pasir (HR. Muslim).

PAKSAKAN IBADAH



Ibadah itu kadang kala memang HARUS DIPAKSAKAN, sampai nanti engkau akan merasakan kenikmatan dalam beribadah yang awalnya dipaksakan tadi

Karena kalau kita tidak memaksakan diri, Maka dipastikan sampai mati tidak akan Ibadah. Sebab syaitan tidak mau kita beribadah.


Paksakan shalat tepat waktu

Paksakan baca Al-Qur'an

Paksakan shalat Sunnah Paksakan shalat malam Paksakan dzikir dan istighfar Paksakan puasa Sunnah Paksakan sedekah walau sedikit

Paksakan menghadiri Majelis Ilmu

Paksakan untuk melakukan

ketaatan dan kebaikan

Karena sesungguhnya rasa malas adalah salah satu bentuk bisikan syaitan, maka lawanlah, Jangan kalah dengan syaitan

I(Ustadz Khalid Basalamah Hafidzahullah)

Mau Pahala Tanpa Batas?



Kata orang sabar itu ada batasnya, tapi kata Allah subhanahuwataala pahala sabar itu tanpa batas.

Allah subhanahuwataala berfirman (yang artinya);

"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas."

(QS. Az-Zumar: 10)

3 macam kesabaran:

1. Sabar dalam melaksanakan taat kepada Allah subhanahuwataala 

2. Sabar dalam menjauhi kemaksiatan

3. Sabar dalam menerima takdir Allah subhanahuwataala

DUNIA ITU HANYA TIGA HARI




1.Adapun kemarin,
sungguh dia telah pergi bersama dengan apa yang ada padanya

2.Adapun besok,
maka barangkali kamu tidak bisa mendapatinya

Al-Hasan al-Bashri -rahimahullah-[Az-Zuhd, al-Baihaqi (1/196)]

3.Dan hari ini adalah milikmu,

maka beramallah (dengan amalan yang baik) padanya

MENGELUHLAH HANYA KEPADA ALLAH, DZAT YANG TIDAK PERNAH BOSAN MENDENGAR RINTIHANMU



Jika pintu-pintu dunia tertutup rapat untukmu, maka datangilah pintunya Allah, pintu yang selalu terbuka untukmu dan tidak pernah menolakmu...

رُبَّ أَشْعَثَ أغبر، مدفوع بالأبواب، لو أَقْسَمَ عَلَى اللَّهِ لَأَبَرَهُ.

"Berapa banyak orang yang rambutnya kusut, pakaiannya berdebu, tertolak di setiap pintu-pintu, akan tetapi jika ia berdoa kepada Allah, Allah kabulkan doanya.
(HR. Muslim)

Sungguh sayang dan malangnya nasibku!!!

Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah pernah mengisahkan, 

"Seorang anak perempuan meninggal karena Tho'un, kemudian ayahnya melihatnya di dalam mimpi, maka ayahnya berkata kepadanya : "Wahai anakku kabarkan kepadaku tentang akhirat..!"

Anak perempuan itu menjawab,
"Kami telah melewati perkara yang sangat besar, dan sesungguhnya kita telah mengetahui, tapi kita tidak mengamalkannya. Demi Allah, sesungguhnya satu ucapan tasbih atau satu roka'at sholat yang tertulis dalam lembaran amalku lebih aku sukai daripada dunia dan seluruh isinya.."

Berkata Ibnul Qoyyim rohimahullah,
 
"Anak perempuan itu telah mengatakan perkataan yang dalam maknanya - sesungguhnya kami mengetahui, tapi kita tidak mengamalkan -, akan tetapi banyak diantara kita yang tidak memahami maknanya.."

●  Kita mengetahui, bahwa ucapan "Subhaanallaahi wa bihamdihi" sebanyak 100 kali dalam sehari akan menghapuskan dosa-dosa kita, walaupun dosa kita sebanyak buih di lautan. Akan tetapi sayang, Berapa banyak hari kita yang berlalu tanpa kita mengucapkannya sedikitpun.

●  Kita mengetahui, bahwa pahala dua roka'at Dhuha setara dengan pahala 360 shodaqoh, akan tetapi sayang, Hari berganti hari tanpa kita melakukan sholat Dhuha.

●  Kita mengetahui, bahwa orang yang berpuasa sunnah karena Allah satu hari saja, akan dijauhkan wajahnya dari api neraka sejauh 70 musim atau 70 tahun perjalanan. Tapi sayang, kita tidak mau menahan lapar.

●  Kita mengetahui, bahwa siapa yang menjenguk orang sakit akan diikuti oleh 70 ribu malaikat yang memintakan ampun untuknya. Tapi sayang, kita belum juga menjenguk satu orang sakit pun pekan ini.

●  Kita mengetahui, bahwa siapa yang membantu membangun masjid karena Allah walaupun hanya sebesar sarang burung, akan dibangunkan sebuah rumah di surga. Tapi sayang, kita tidak tergerak untuk membantu pembangunan masjid walaupun hanya dengan beberapa puluh ribu.

●  Kita mengetahui, bahwa siapa yang membantu janda dan anak yatimnya, pahalanya seperti berjihad di jalan Allah, atau seperti orang yang berpuasa sepanjang hari tanpa berbuka, atau orang yang sholat sepanjang malam tanpa tidur. Tapi sayang, sampai saat ini kita tidak berniat membantu seorang pun janda dan anak yatim.

●  Kita mengetahui, bahwa orang yang membaca satu huruf dari Al Qur'an, baginya sepuluh kebaikan dan satu kebaikan akan di lipatgandakan sepuluh kali. Tapi sayang, kita tidak pernah meluangkan waktu membaca Al-Qur'an dalam jadwal harian kita.

●  Kita mengetahui, bahwa haji yang mabrur, tidak ada pahala baginya kecuali surga, dan akan diampuni dosa-dosanya sehingga kembali suci seperti saat dilahirkan oleh ibunya. Tapi sayang, kita tidak bersemangat untuk melaksanakannya, padahal kita mampu melaksanakannya.

●  Kita mengetahui, bahwa orang mukmin yang paling mulia adalah yang yang paling banyak sholat malam, dan bahwasanya Rosulullah shollallaahu 'alaihi wa sallam dan para shahabatnya tidak pernah meremehkan sholat malam di tengah segala kesibukan dan jihad mereka. Tapi sayang kita terlalu meremehkan sholat malam.

●  Kita mengetahui, bahwa hari kiamat pasti terjadi, tanpa ada keraguan, dan pada hari itu Allah akan membangkitkan semua yang ada di dalam kubur. Tetapi sayang, kita tidak pernah mempersiapkan diri untuk hari itu.

●  Kita sering menyaksikan orang-orang yang meninggal mendahului kita. tetapi sayang, kita selalu larut dengan senda gurau dan permainan dunia seakan kita mendapat jaminan hidup selamanya dan tidak akan akan menyusul mereka.

Wahai Saudaraku yang di Rahmati Allah.. Semoga kita segera merubah keadaan kita mulai detik ini, dan mempersiapkan datangnya hari perhitungan yang pasti akan kita hadapi..

Hari dimana kita mempertanggung jawabkan setiap perbuatan kita di dunia..

Hari ketika lisan kita dikunci, sedangkan mata, kaki, dan tangan kita yang menjadi saksi..

Dan pada hari itu, setiap orang akan lari dari saudaranya, ibu dan bapaknya, teman-teman dan anaknya, karena pada hari itu setiap orang akan disibukkan dengan urusannya masing-masing.

*💝Saya telah mengirimkan Nasehat ini kepada orang yang saya cintai karena Allah, maka kirimkanlah nasehat ini kepada orang yang kalian cintai.💝*

*💫Agama itu Nasihat..💫*

✒️📚💐
Ditulis oleh, 
Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin Lc, حفظه الله تعالى

HAFALAN QUR'AN HILANG KARENA MAKSIAT

Beberapa Atsar yang Memperingatkan Perbuatan-perbuatan
Maksiat:
Adalah para al-Salaf al-Shaleh-dengan semangat mereka untuk menjaga
apa yang telah mereka hafal dari al-Qur‟an-, mereka selalu mengintrospeksi diri mereka dan menyalahkannya jika melakukan kelalaian dan kelalaian, serta
menyandarkan penyebab itu semua pada kesalahan dan dosa mereka:
-Ja‟far bin Sulaiman al-Dhubba‟i rahimahullah mengatakan: “Adalah Malik bin Dinar termasuk manusia yang paling hafal terhadap al-Qur‟an. Ia membaca untuk kami satu juz al-Qur‟an setiap harinya untuk kami hingga ia mengkhatamkannya. Maka jika ia lupa satu huruf, ia mengatakan: „Ini
karena dosa saya, dan Allah tidak pernah menzhalimi hamba-hambaNya.‟

-Ibnu Mas‟ud radhiyallahu „anhu berkata:
“Sungguh aku menduga bahwa seseorang itu melupakan ilmunya disebabkan kesalahan yang dikerjakannya.”

-Seorang bertanya kepada Imam Malik rahimahullah: “Wahai Abu Abdillah, apakah ada sesuatu yang tepat untuk menghafal?” Beliau menjawab “Jika ada sesuatu yang tepat untuknya, maka itu adalah meninggalkan  maksiat.”

-Hal itu juga yang diwasiatkan oleh Waki‟ bin al-Jarrah rahimahullah, ia  berkata: “Minta bantuanlah untuk menghafal dengan meninggalkan maksiat.” 

Dan di antara dampak perbuatan maksiat-yang disebutkan oleh Ibnu al- Qayyim rahimahullah melalui pernyataannya: 
“Dan maksiat itu memiliki banyak dampak yang buruk dan tercela serta  berbahaya bagi hati dan tubuh, baik di dunia maupun di akhirat yang tidak  diketahui kecuali oleh Allah. Di antaranya adalah: terhalangnya ilmu, karena  ilmu adalah cahaya yang dilemparkan Allah ke dalam hatinya, dan kemaksiatan  itu akan memadamkan cahayanya. 

Ketika al-Syafi‟i duduk di hadapan Malik dan membaca di hadapannya;  Malik terkagum-kagum melihat kecerdasannya yang besar, kepandaiannya yang  menyala dan pemahamannya yang sempurna. Maka ia pun berkata: „Sungguh 
aku melihat bahwa Allah telah meletakkan cahaya di dalam hatimu, maka  janganlah engkau padamkan ia dengan kegelapan maksiat.”

Apa Gunanya..?!

**

Ibnu as-Samak rahimahullah berkata,

“Anggaplah dunia ada di genggamanmu dan ditambahkan lagi yang semisalnya, dan anggaplah Timur dan Barat datang kepadamu.. tapi jika kematian telah datang kepadamu, maka apa gunanya yang ada di tanganmu tersebut..?”

Siyar VIII/330

KEHERANAN RASULULLAH SAW


1. Heranku terhadap orang yang meyakinkan adanya maut, kenapa masih sempat bersuka ria?, 
2. Dan terhadap orang yang meyakinkan adanya neraka, kenapa sempat tertawa?, 
3. Dan terhadap orang yang meyakinkan ketentuan Allah, kenapa sempat berduka 
cita?, 
4. Dan terhadap orang yang meyakinkan bahwa dunia itu bukan tempat kekal, kenapa  tenang-tenang (santai)?, 
5. Dan Tiada Tuhan yang lain, kecuali Allah, Muhammad adalah Rasulullah Allah

Menyembunyikan Kebaikan

*
Bisyr bin Harits al-Hafy rahimahullah berkata,

لا تعمل لتُذكر، اكتم الحسنة كما تكتم السيئة.

“Jangan beramal agar engkau mendapatkan pujian, sembunyikanlah kebaikan sebagaimana engkau menyembunyikan keburukan.”

Siyar A’lamin Nubala’

Tentang Rasa Takut dan Harap Kepada Allah Ta’ala

**

Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata,

“Rasa takut lebih baik daripada rasa harap selama seseorang dalam keadaan sehat. Lalu apabila ajal menghampirinya, maka rasa harap lebih baik daripada rasa takut.. Jika pada masa sehatnya dia melakukan kebaikan, tentu akan menjadi besar rasa harap dan baik sangkanya (kepada Allah Ta’ala) saat kematian (menghampirinya)..

(Tapi) bila pada masa sehatnya dia melakukan keburukan, tentu dia akan berburuk sangka ketika (kematian) menghampirinya, dan tidak akan bertambah rasa harapnya (kepada Allah)..”

Hilyatul Auliya’ – 8/89

Jangan Merasa Aman dari Dosa-dosa mu

**

Ibnu ‘Aun rahimahullah berkata,

“Janganlah engkau yakin dengan banyaknya amalanmu, karena sesungguhnya engkau tidak tahu apakah amalanmu diterima atau tidak.. dan jangan pula engkau merasa aman dari dosa-dosamu karena sesungguhnya engkau tidak tahu apakah dosamu diampuni atau tidak..”

 at Taubah Lii Ibni Abi ad Dunya

Kupuji Allah Karena Empat

**

Dari Asy Sya’bi bahwa Syuraih, rohimahumallah, berkata,

“Sesungguhnya aku pernah ditimpa musibah..
Maka aku memuji Allah karena EMPAT perkara..

– Kupuji Allah karena tidak diberikan musibah yang lebih berat dari itu..

– Kupuji Allah karena aku diberikan kesabaran..

– Kupuji Allah karena telah memberikanku taufiq untuk istirja’.. sehingga aku dapat berharap pahala..

– Kupuji Allah karena musibah itu tidak menimpa agamaku..”

Siyar A’laam An Nubalaa 4/105, Diterjemahkan oleh, Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Takdir Allah berlaku bagi setiap hembusan nafasmu

Maka, jangan pernah bangga atas perbuatan dosa yang telah dilakukan... malulah atas segala nikmat yang telah Allah berikan... Sebab Allah telah mengilhamkan kepada manusia jalan taqwa dan jalan fujur (keburukan)...

 Allah telah menganugerahkan berbagai potensi kepada kita..seperti hati dan akal...

 kebenaran telah terpampang nyata.. baik secara qauliyah maupun secara kauniyah..

 (QS asysyams 9-10) sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwa itu dan sungguh bagi orang yang mengotorinya.

GOD SPOT

Setiap otak manusia memiliki tempat god spot tersendiri.. ialah tempat bermuaranya bisikan hati yang tulus dan jernih ...ialah tempat di mana kau menyadari bahwa banyak berbagai hal dalam hidupmu yang cenderung irasional dan kemudian keyakinanmu menjadi meningkat kepada Allah ....itulah fitrah yang Hanif yang Allah anugerahkan kepada setiap hamba ...ada yang mengasahnya sehingga setiap saat, setiap waktu, menjadi makrifat kepada Allah  dan bahkan ada yang mengabaikannya sampai ia menjadi titik dimana manusia yang bernafsukan binatang yang tidak berakal ...

ketahuilah mengenal Allah akan menyadarkan kehidupan yang sejati.. menyadarkan status kita sebagai hamba Allah dan menyadarkan bahwa  Allah yang Maha Besar, Maha Tinggi, Maha Mulia dan Maha Agung..

 jangan sampai lengah saat ajal telah datang dan jasad telah membusuk!!! sesungguhnya tulang ekor masihlah utuh... kelak ia akan disusun kembali pada hari kebangkitan... namun sungguh ajib.. banyak manusia yang dibangkitkan dalam kondisi yang tidak lazim ...ada yang menjadi anjing ,babi , bahkan kepalanya diseret di bawah sebagai kaki..

( QS al-a'raf 172) dan ingatlah ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi tulang belakang anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka seraya berfirman bukankah Aku ini tuhanmu mereka menjawab betul Engkau Tuhan kami kami bersaksi ..kami lakukan yang demikian itu agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini..

Aku hanyalah Bima Sakti

Aku ....hanyalah Bima sakti yang menyelami luasnya Galaksi Samudra Maha cintaMu ...


(QS al-baqarah 255) Allah tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Maha hidup yang terus-menerus mengurus makhlukNya. tidak mengantuk dan tidak tidur. milikNya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi . tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisiNya tanpa izinNya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apapun tentang ilmuNya melainkan apa yang Dia kehendaki. kursinya meliputi langit dan bumi dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya Dan Dia Maha Tinggi Maha Besar.

Ibarat Helium

Aku hanyalah Helium, yang akan hangus dibakar oleh Kebesaran KasihMu 

QS attakwir 1-3 
Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan.

CintaMu tidak terhingga

Ibarat nol dibagi nol...tidak terhingga... cintaMu membuatku ingin lenyap dalam kasih sayangMu ...naungi selalu aku akan rahmatMu..

(QS ar-rahman 19-21) ia membiarkan dua laut mengalir yang kemudian keduanya bertemu.. diantara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.. maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Tinta Tuhanku

CintaMu ...ibarat darah yang mengalir di dalam nadiku...ibarat oksigen yang selalu kuhirup...ibarat embun yang selalu membasahi jiwa dan ragaku...

 (QS Al Kahfi 109) katakanlah Muhammad seandainya lautan menjadi tinta untuk menulis kalimat-kalimat Tuhanku maka pasti habislah lautan itu sebelum selesai penulisan kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu pula.

buatlah malaikat iri

CintaMu membuat malaikat iri kepadaku... namun aku sasar...apalah daya diri ini...ingatku kepadaMu hanya sedikit, lupaku amat banyak...

 (QS Ali Imron 31) katakanlah Muhammad: jika kamu mencintai Allah ikutilah aku niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu Allah Maha Pengampun Maha Penyayang

Pemilik bintang Syi'ro

Kisahkan padaku tentang seribu bintang!!! hanya Kaulah yang ku puja, duhai Rabbku..!!!

(QS an Najm 49) dan sesungguhnya dialah Tuhan yang memiliki bintang Syi'ro

Kisahkan kepadaku 1000 Cahaya!!!

Katakan kepadaku tentang 1000 cahaya!!! hanya Kaulah ya Robbi..cahaya yang kusembah!!!

( QS an-nur 35) Allah pemberi cahaya kepada langit dan bumi. perumpamaan cahayanya seperti lubang yang tidak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. pelita itu ada di dalam tabung kaca dan tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi yaitu pohon zaitun. yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat ..yang minyak saja hampir hampir menerangi walaupun tidak disentuh api. cahaya di atas cahaya berlapis-lapis, Allah memberi petunjuk kepada cahayaNya bagi orang yang Dia kehendaki dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu..

Luka hati bertaut dengan doa

Pergerakanmu sungguh semu... tak jemu aku memikirkanmu.. kau keluar dari bumi dan berganti dengan kau yang keluar dari langit....

(proses fotosintesis) QS Al Hadid: 4 
Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar dari dalamnya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik ke sana..


 ibarat luka hati bertaut dengan doa berubah menjadi pemakbulan yang membawa suka

BATU SAJA TAHU

Batu saja tahu....ia selalu tunduk kepada sang pencipta....isak tangis mereka mengalir sepanjang air deras dan berbuih..

( QS al-baqarah 75) padahal dari batu-batu itu pasti ada sungai-sungai yang airnya memancar daripadanya, ada pula yang terbelah lalu keluar mata air darinya, dan ada pula yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah, dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan...

Unta tidak bisa masuk kedalam jarum

Setiap perumpamaan telah gamblang sudah terpampang....seperti orang yang ingkar kepada Allah diibaratkan unta yang tidak akan pernah bisa masuk ke dalam jarum...

(QS Al a'raf 40) sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit, dan tidak pula mereka masuk surga hingga unta masuk ke dalam jarum..demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan..

MAHABBAH

Mahabbah ibarat kepala burung, Raja' sayap kanannya, Khauf sayap kirinya... Dan tak akan ada yang mampu membendung suratan cinta seorang hamba yang rapuh kepadaNya 


(QS al-mulk 19) tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka tidak ada yang menahannya di udara selain Yang Maha Pengasih

Bayang bayang pun tahu

Bayang-bayang pun tahu apa yang terdapat dalam lubuk hati.... ia akan lunak kepada kalam cintaNya dan ganas kepada selainNya ...
(QS Ar Ra'd 15) dan sujud pula bayang-bayang mereka pada waktu pagi dan petang hari...

DAUN SAJA TAHU DIRI

Daun saja tahu diri...ia tidak akan selamanya berada di atas dia pasti sadar akan ada saatnya ia harus jatuh dan bisa terkena pelapukan..

(QS Al an'am 59) tidak ada sehelai daun pun yang gugur yang tidak diketahuiNya.

Semut pun tahu

Semut pun tahu betapa bahagianya hati yang diselimuti naungan rohimNya...mereka saling bersinergi berlomba dalam bertasbih kepadanya...
 (QS an naml 40) Ini merupakan karunia Robbku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur atau  justru mengingkari nikmat-nikmatNya ...

Allah mencintai hambaNya yang bertaqwa

Allah menyukai hambaNya yang mengerjakan suatu pekerjaan dengan sebaik-baiknya...
ibarat seekor burung di pagi hari ia pergi meninggalkan sarangnya berkelana ke berbagai penjuru untuk mencari rezeki yang Allah tetapkan padanya...lalu ia pulang dengan membawa perut yang kenyang dan rezeki yang cukup untuk keluarganya..

 (QS Al ankabut 60) dan berapa banyak binatang melata yang tidak mampu membawa ( mengurus) rezekinya sendiri Allahlah yang memberi Rizki kepadanya dan kepadamu juga Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Allah tidak meminta rezeki kepada kita sungguh Allah Al Kabir tidak butuh itu 
(QS Toha 132) kami Allah tidak meminta rezeki kepadamu kamilah yang memberi rezeki kepadamu dan akibat yang baik itu adalah bagi orang yang bertakwa..

 mengapa Allah sangat mencintai hambanya yang bertaqwa? bahkan diberi solusi dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka?

 sebab orang bertakwa memiliki niat yang amat tulus karena Allah dan didukung dengan iman dan ilmu yang kuat, sehingga setiap apa yang diusahakannya tetap berada di trek aturan Allah... di sisi lain ia juga memiliki plan dan usaha yang cermat... sungguh Allah tidak akan menyia-nyiakan kebaikan seorang hamba.. Allah as Syakur Maha menerima amal hambanya walaupun itu hina dan sedikit teruslah beramal walaupun itu terlihat kecil karena kita tidak tahu amal mana yang mengantarkan kita ke dalam keridaan jannahNya...

ALFAKAH ENGKAU

Alfakah engkau kepadaNya... Dia yang lebih dekat dari urat nadi di lehermu... Dia yang selalu mengatur kehidupanmu.. Dia yang selalu menegurmu dikalah khilaf...

 tidak rindukah engkau kepadanya... Ketika engkau sering menangis dalam naungan rahmatNya, mengiba atas perihnya kehidupan yang mendera dan meronta-ronta dengan amat keras seakan Allah tidak mendengar Isak tangismu... 

ingatlah bahwa sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat (QS al-baqarah 214) 
dan manusia itu bersifat tergesa-gesa ( QS Al isra 11)

JADILAH SEPERTI LEBAH

Jadilah seperti lebah... bermanfaat dimanapun ia berada... di manapun ia tinggal ia tidak akan pernah merusak habitat sekitar... ia hanya makan dari Sari yang terbaik... dan apa yang dia keluarkan merupakan yang terbaik juga, yakni sebagai Syifa atau obat....
(Quran surat an-nahl ayat 68) dan tuhanmu mengilhamkan kepada lebah buatlah sarang-sarang di gunung-gunung di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibikin manusia..

melatih diri dari perkara mubah menjadi sunnah

Sesungguhnya setiap amal perbuatan harus disertai niat dan setiap sesuatu itu sangat tergantung pada niatnya. " (HR. Bukhari dan Mu...