dosa kecil, Rizki dan musibah
يَاعُزَيْرُ اِذَا أَذَنَبْتَ ذَنْبًا صَغِيْرًا فَلَا تَنْظُرْ اِلَى صُغْرِهِ وَانْظُرْ اِلَى مَنْ أَذْنَبْتَ لَهُ وَاِذَا أَصَابَكَ خَيْرٌ يَسِيْرٌ فَلَا تَنْظُرْ اِلَى صُغْرِهِ وَانْظُرْ اِلَى مَنْ رَزَقَكَ وَاِذَا أَصَابَكَ بَلِيَّةٌ فَلَا تَشْكُوْنِى اِلَى خَلْقِى كَمَا لَا أَشْكُوْكَ اِلَى مَلَائِكَتِى اِذَا صَعِدَتْ اِلَىَّ مَسَاوِيْكَ.
Dan maqalah yang kedua puluh dua: "Wahai Uzair, jika kamu melakukan dosa kecil, maka kamu jangan melihat kecilnya, tapi lihatlah kepada siapa kamu telah berbuat dosa. Jika kamu mendapatkan yang sedikit, maka kamu jangan melihat sedikitnya, tapi lihatlah siapakah yang telah memberikan itu semua kepadamu. Dan jika kamu mendapatkan suatu musibah, maka janganlah kamu mengadukan-Ku kepada makhluk-Ku, sebagaimana Aku tidak mengadukan kepada Malaikat-Ku, jika kejelekanmu disampaikan kepada-Ku."
Komentar