Berjalanlah kepada Allah walau dengan keadaan pincang
وقال الإمام الشافعي رضي الله عنه: من مكايد الشيطان ترك العمل خوفًا من أن يقول الناس: إنه لمراء، لأن تطهير العمل من نزعات الشيطان بالكلية متعذر، فلو وقفنا العبادة على الكمال لتعذر الاشتغال بشيء من العبادات، وذلك يوجب البطالة التي هي أ أقصى غرض الشيطان، ولذا قال بعضهم: سيروا إلى الله عرجًا ومكاسير.
Dan berkata Imam Syafi'i radhiyallahu 'anhu: "Termasuk dari tipu daya setan adalah meninggalkan amal karena takut dikatakan riya'. Karena menyucikan amal dari dorongan setan secara keseluruhan adalah mustahil. Maka jika kita menggantungkan ibadah pada kesempurnaan, niscaya sulit untuk mengerjakan sesuatu dari ibadah. Dan hal itu menyebabkan pengangguran yang merupakan tujuan tertinggi setan. Oleh karena itu, sebagian ulama berkata: 'Berjalanlah menuju Allah dengan pincang dan patah tulang.'"
Komentar