Dan maqalah yang kedelapan: "Diriwayatkan dari Utsman Radhiyallahu ‘anhu, saya mendapatkan kenikmatan beribadah dalam empat perkara, yaitu: pertama, ketika mengerjakan kewajiban-kewajiban Allah; kedua, ketika menjauhi larangan-larangan-Nya; ketiga, ketika berbuat amar ma'ruf dan mencari pahala Allah; keempat, ketika mengerjakan nahi munkar dan memelihara diri dari murka-Nya."
Translate
Empat kenikmatan hidup
وعن عثمان رضي الله عنه: وَجَدْتُ حَلَاَوةَ الْعِبَادَةِ فِى أَرْبَعَةِ أَشْيَاءَ: أَوَّلُهَا: فِي أَدَاءِ فَرَائِضِ اللهِ وَالثَّانِي: فِي اجْتِنَابِ مَحَارِمِ اللهِ وَالثَّالِثُ: فِى الْأَمْرِ بِالْمَعْرُوفِ وَابْتِغَاءُ ثَوَابِ اللهِ وَالرَّابِعُ: فِي النَّهْى عَنِ الْمُنْكَرِ وَالْاِتِّقَاءِ مِنْ غَضَبِ اللهِ.
MAKSIAT PERUSAK SEGALANYA
Seringkali kita berbuat maksiat tanpa sadar, siapa yang kita maksiati.. Allah yang telah menciptakan kita dengan kesempurnaanNya... Allah ya...
-
Beberapa Atsar yang Memperingatkan Perbuatan-perbuatan Maksiat: Adalah para al-Salaf al-Shaleh-dengan semangat mereka untuk menjaga apa y...
-
Sebuah aktivitas bisa di kategorikan menggunakan prinsip tawakal apabila terdapat 4 unsur, yaitu sebagai berikut : 1. Mujahadah, artinya sun...
-
. . Rasulullah saw. bersabda: Tidaklah tergelincir kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang umurnya, untuk apa d...