Khawatir Terhadap Dunia dan Akhirat
(عن عثمان رضي الله عنه: هَمُّ الدُّنْيَا ظُلْمَةٌ فِي الْقَلْبِ، وَهَمُّ الْآخِرَةِ نُورٌ فِي الْقَلْبِ).
Dan maqalah yang kelima: Diriwayatkan dari Utsman Radhiyallahu ‘anhu khawatir memikirkan dunia akan membuat hati menjadi gelap, sedangkan khawatir memikirkan akhirat akan membuat hati menjadi bercahaya."
أي الحزن في الأمور المتعلقة بالدنيا صار مظلمًا في القلب، والحزن في الأمور المتعلقة بالآخرة صار منورًا للقلب. اللهم لا تجعل الدنيا أكبر همنا ولا مبلغ علمنا.
"Yaitu, kesedihan dalam perkara-perkara yang berkaitan dengan dunia akan menjadi kegelapan di dalam hati, dan kesedihan dalam perkara-perkara yang berkaitan dengan akhirat akan menjadi cahaya yang menerangi hati. Ya Allah, janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai perhatian terbesar kami dan jangan pula sebagai puncak dari ilmu kami."
Komentar