Postingan

ga ada manusia yang lolos dari masalah

ga ada manusia yang *baik-baik saja* di dunia ini, semua sedang berjuang dengan ujiannya masing-masing. Maka ingatlah selalu, حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَ كِيْلُ “Cukuplah Allah sebagai penolong kami.” (QS. Ali Imran : ayat 173) - luka pendosa

Hakekat Ikhlas

** Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata, “Meninggalkan amalan karena manusia (takut dipuji orang) adalah riya’. Sedangkan mengerjakan amalan karena manusia (ingin dipuji orang) adalah syirik. Adapun ikhlas adalah jika Allah menyelamatkan darimu dari keduanya..” Syarah Hadist Arba’in, Imam Nawawi, edisi terjemahan hal 21

Penghalang doa

Di antara sebab penting untuk terkabulnya doa adalah kondisi hati kita yang betul-betul merasa butuh hanya kepada Allah, tidak pada yang lain. Bahkan terkadang penghalang terkabulnya doa pun kan luluh jika kita berdoa dengan hati yang butuh kepada Allah. Maka perhatikanlah baik-baik kondisi hati kita. #twitulama Follow juga media sosial kami: Twitter | FB | IG | Telegram | threads: @twitulama *Jika bermanfaat, silakan disebarluaskan.*

HATI TEMPAT JATUHNYA PANDANGAN ALLAH SWT

إصلاح القلب Memperbaiki hati واصرف عنايتك إلى أمر القلب والباطن، فقد قال عليه الصلاة والسلام: Kemudian alihkan perhatiamu pada masalah hati dan batinmu. Dalam hal ini, Baginda Nabi Muhammad ﷺ bersabda: «إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ وَإِنَّمَا يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَنِيَّاتِكُمْ» Artinya: " Sesungguhnya Allah tidak memandang pada bentuk kalian dan amal perbuatan kalian, sesungguhnya Dia memandang kepada hati dan niat kalian .” فحقِّق قولك بعملك، وعملك بنيتك وإخلاصك، ونيتَك وإخلاصَك بتصفية ضميرك وإصلاح قلبك، فإن القلب هو الأصل وعليه المدار. Buktikan ucapanmu melalui perbuatanmu, perbuatanmu melalui niat dan ketulusanmu, niat dan ketulusanmu melalui pembersihan dan pembenahan hatimu, karena hati adalah inti darı pusat segala sesuatu. وفي الحديث: Dalam hadis disebutkan: «أَلَا إِنَّ فِي الْحَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلُحَتْ صَلُحَ سَائِرُ الْجَسَدِ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ الْجَسَدِ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ». Artinya: " Ketahuilah sesungguh...

Anugerah kepada mereka yang Dia cintai

إنما العلم مواهب، يُؤتيه الله من أحب من خلقه، وليس يَناله أحد بالحسَب. Ilmu itu anugerah dari Allah yang diberikan hanya kepada mereka yang Dia cintai, tidak bisa diwariskan atau diperoleh dari jalur keturunan. - Imam Ahmad bin Hanbal -

DOSA PASTI ADA HUKUMANNYA

Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu berkata, فالذنب لا يخلو من  عقوبة البتة، ولكن لجهل العبد لا يشعر بما هو فيه من العقوبة؛ لأنه بمنزلة السكران والمخدر والنائم الذي لا يشعر بالألم، فإذا استيقظ وصحا أحس بالمؤلم. فترتب العقوبات على الذنوب كترتب الإحراق على النار، والكسر على الانكسار ، والإغراق على الماء، وفساد البدن على السموم، والأمراض على الأسباب الجالبة لها.  وقد تقارن المضرة للذنب، وقد تتأخر عنه إما يسيرا وإما مدة ، كما يتأخر المرض عن سببه أو يقارنه. وكثيرا ما يقع الغلط للعبد في هذا المقام، ويذنب الذنب فلا يرى أثره عقيبه، ولا يدري أنه يعمل عمله على التدريج شيئا فشيئا، كما تعمل السموم والأشياء الضارة حذو القذة بالقذة. فإن تدارك العبد بالأدوية والاستفراغ والحمية وإلا فهو صائر إلى الهلاك. "Setiap dosa pasti tidak lepas dari hukuman sama sekali. Namun karena kebodohan manusia, ia sering tidak merasakan hukuman yang sedang menimpanya. Keadaannya seperti orang mabuk, orang yang dibius, atau orang yang sedang tidur, yang tidak merasakan rasa sakit. Tetapi ketika ia sadar dan terbang...

perjumpaan dengan Allah

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda"Barangsiapa yang mencintai perjumpaan dengan Allah, niscaya Allah pun mencintai perjumpaan dengannya. Sebaliknya, barangsiapa yang membenci perjumpaan dengan Allah, Allah pun membenci perjumpaan dengannya." 'Aisyah atau sebagian istri beliau berkomentar: "Bukankah kita juga tidak menginginkan kematian?" Nabi lantas bersabda, "Bukan begitu maksudnya, namun maksud yang benar adalah bila ajal seorang mukmin menjemputnya, ia akan diberi kabar gembira dengan keridaan Allah dan karamah-Nya, sehingga tak ada sesuatu apapun yang lebih ia cintai daripada apa yang ada di hadapannya, lantas ia mencintai untuk berjumpa dengan Allah, dan Allah pun mencintai berjumpa dengannya. Sebaliknya, bila ajal menjemut orang kafir, ia akan diberi kabar buruk dengan azab Allah dan hukuman-Nya, sehingga tidak ada yang lebih ia cemaskan daripada apa yang ada di hadapannya, lantas ia membenci berjumpa dengan Allah, dan Allah pun membenci b...