Translate

ALLAH BERDASARKAN PRASANGKA HAMBANYA

وروي عن النبي ﷺ أنه قال:
Diriwayatkan dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda:

يَقُوْلُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: أَنَا عِنْدَ ظَنِّي عَبْدِي بِي، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي، إِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْ تُهُ فِي نَفْسِي، وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلَإٍ هُوَ خَيْرٌ مِنْهُمْ، وَإِن اقْتَرَبَ إِلَيَّ شِبْرًا اقْتَرَبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا، وَإِنِ اقْرَبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا اقْتَرَبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا، وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً
"Allah Subhanahu wa ta’ala. berfirman dalam hadis Qudsi: Aku akan berada di samping persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Jika dia ingat kepada-Ku dalam dirinya, maka Aku ingat kepadanya dalam diri-Ku. Jika dia ingat kepada-Ku dalam kerumunan yang ramai, maka aku ingat kepadanya di dalam kerumunan yang lebih baik daripada mereka. Jika dia mendekat kepada-Ku satu jengkal, maka Aku mendekat kepadanya satu lengan. Jika dia mendekat kepada-Ku satu lengan, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Jika dia mendekat kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku mendekat kepadanya dengan berlari

kondisi saat sakaratul maut

Di antara perkara yang paling menggetarkan adalah keadaan seseorang ketika menghadapi kematian. *Saat itu ia akan merasakan penyesalan yang ...