MA'RIFAT KEPADA ALLAH TA'ALA

وعند هؤلاء القوم المعرفة: صفة من عرف الحق سبحانه بأسمائ وصفاته؛ ثم صدق الله تعالى في معاملاته: ثم تنقى عن أخلاقه الرديئة وأفاقه؛ ثم طال بالباب وقوفه ودام بالقلب اعتكاف فحظي من الله تعالى بجميل إقباله وصدق الله في جميع أ؛واله؛ وانقطع عنه هواجس نفسه؛ ولم يضع بقلبه إلى خاطر يدعوه إلى غيره؛
Menurut sebagian ulama, ma'rifat adalah sifat orang-orang yang mengenal Allah dengan nama-nama dan sifat-sifat-Nya, kemudian ia membenarkan Allah dengan melaksanakan ajaran-Nya dalam segala perbuatan. Ia membersihkan dirinya dari akhlak yang rendah dan dosa-dosa, kemudian lama berdiri mengetuk "pintu" Allah. Dengan hati yang konsis dan istiqomah, dia beri'tikaf untuk menjauhi dosa-dosa, sehingga ia memperoleh sambutan Allah yang indah. Allah membimbing dalam semua keadaannya, maka terputuslah gelora nafsu dari dirinya dan hatinya tidak pernah terdorong lagi 
untuk melakukan selain ini.

وسمعته يقول: سمعت عبد الله الرازي يقول: سمعت محم بن الفضل يقول: المعرفة حياة القلب مع الله تعالى.
Muhammad bin Fadhal Al-Farawi berkata, "Ma'rifat itu kehidupan hati bersama Allah Ta'ala."

وسمعته يقول: سمعت أحمد بن علي بن جعفر يقول: سمعت الكتاني يقول: سئل أبو سعيد الخراز: هل يصير العارف إلى حال يجفو عليه البكاء؟ فقال: نعم، إنما البكاء في أوقات سيرهم إلى الله تعالى، فإذا نزلوا إلى حقائق القرب وذاقوا طعم الوصول من بره زال عنهم ذلك.
Abu Sa'id Ahmad Al-Kharraz pernah ditanya, "Apakah seorang arif bisa menderita karena tangisan?" Jawabnya, "Ya, ketika ia menangis di waktu-waktu perjalanannya menuju Allah, namun jika ia telah sampai pada hakikat kedekatannya dengan Allah dan merasakan lezatnya kebaikan Allah, maka lenyaplah semua penderitaannya."

melatih diri dari perkara mubah menjadi sunnah

Sesungguhnya setiap amal perbuatan harus disertai niat dan setiap sesuatu itu sangat tergantung pada niatnya. " (HR. Bukhari dan Mu...