Salman menjawab, “Aku berada di antara empat kesusahan. Wahai Amirul Mukminin.”
Ali berkata, “Apakah itu? Semoga Allah memberi rahmat kepadamu.” Salman menjawab, “Kesusahan memikirkan anak-anak yang minta roti, kesusahan memikirkan pencipta (Al-Khaliq) yang menyuruh aku taat kepadanya, kesusahan memikirkan setan yang menyuruhku berbuat maksiat, dan kesusahan malaikat maut yang menginginkan nyawaku.”
Ali berkata, “Gembiralah, hai Bapak Abdullah, sesungguhnya dalam setiap perkara itu engkau mendapat satu derajat.”