Keutamaan (manfaat) Zikir menurut ibnu Qayyim

 Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam kitabnya Al-Wabilush
Shayyib, yang juga dikutip Saif Al-Battar dalam Rumaysha Site,
menyebutkan, setidaknya ada lima puluh satu manfaat:
1). Zikir dapat megusir syaitan.
2). Mendatangkan ridha Ar-Rahman (Allah).
3). Menghilangkan gelisah dan hati yang gundah gulana.
4). Hati menjadi gembira dan lapang.
5). Menguatkan hati dan badan.
6). Menerangi hati dan wajah menjadi bersinar.
7). Mendatangkan rezki.
8). Orang yang berzikir akan merasakan manisnya iman dan
keceriaan.
9). Mendatangkan cinta Ar-Rahman yang merupakan ruh islam.
10). Mendekatkan diri pada Allah sehingga memasukkannya pada
golongan orang yang berbuat ihsan yaitu beribadah kepada Allah
seakan-akan melihatnya.
11). Mendatangkan inabah, yaitu kembali kepada Allah Swt. Semakin
seseorang kembali pada Allah dengan banyak berzikir pada-Nya,
maka hatinya pun akan kembali pada Allah dalam setiap keadaan.
12). Seseorang akan semakin dekat pada Allah sesuai dengan kadar
dzikirnya pada Allah SWT. Semakin ia lalai dari zikir, ia pun akan
semakin jauh dari-Nya.
13). Semakin bertambah ma‟rifah (mengenal Allah). Semakin banyak
zikir, semakin bertambah ma‟rifah seseorang pada Allah.
14). Mendatangkan rasa takut pada Allah, dan semakin menundukkan
diri pada-Nya. sedangkan orang yang lalai dari zikir, akan semakin
terhalangi dari rasa takut pada Allah.
15). Meraih apa yang Allah sebut dalam ayat QS. Al-Baqarah/2:152
Artinya: “Maka ingatlah pada-Ku, maka aku akan ingat kalian.”
Seandainya tidak ada keutamaan zikir selain yang disebutkan
dalam ayat ini, maka sudahlah cukup keutamaan yang disebut.
16). Hati akan semakin hidup. Ibnu Qayyim pernah mendengar
gurunya, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, ―Zikir pada hati
semisal air yang dibutuhkan ikan. Lihatlah apa yang terjadi jika
ikan tersebut lepas dari air?‖
17). Hati dan ruh semakin kuat. Jika seseorang melupakan zikir maka
kondisinya sebangaimana badan yang hilang kekuatan. Ibnu
Qayyim rahimahullah menceritakan bahwa Syaikhul Islam Ibnu
Taimiyah sesekali pernah shalat Subuh dan beliau duduk berdzikir
kepada Allah sampai beranjak siang. Setelah itu beliau berpaling
padaku dan berkata, Ini adalah kebiasaanku di pagi hari. Jika aku
tidak zikir seperti ini, hilanglah kekuatanku‟ atau perkataan beliau
yang semisal ini.
18). Zikir menjadikan hati semakin mengkilap yang sebelumnya
berkarat. Karatnya hati adalah disebabkan karena lalai dari zikir
pada Allah. Sedangkan kilapnya hati adalah zikir, taubat dan
istighfar.
19). Menghapus dosa karena dzikir adalah kebaikan terbesar dan
kebaikan akan menghapus kejelekan.
20). Menghilangkan kerisauan. Kerisauan ini dapat dihilangkan dengan
dzikir pada Allah.
21). Ketika seseorang hamba rajin mengingat Allah, maka Allah akan
mengingatkan dirinya di saat ia butuh. Jika seseorang mengenal
Allah dalam keadaan lapang, Allah akan mengenalnya dalam
keadaan sempit.
22). Menyelamatkan seseorang dari azab neraka.
23). Zikir menyebabkan turunnya sakinah (ketenangan), naungah
rahmat, dan dikelilingi oleh malaikat. Sebagaimana dalam hadis
Rasulullah SAW menyebutkan:
154
Artinya: “Tidak suatu kaum duduk berdzikir kepada Allah,
melainkan mereka dinaungi oleh rahmat, turun kepada mereka
ketenangan, dan Allah SWT menyebut-nyebut mereka di hadapan
para malaikat (di langit).‖ (HR. Muslim).
24). Zikir menyebabkan lisan semakin sibuk sehingga terhindar dari
ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), dusta, perbuatan
keji dan batil.
25). Majelis zikir adalah majelis para maikat dan majelis yang lalai dari
zikir adalah majelis syaithan.
26). Orang yang berzikir begitu bahagia, begitu pula ia akan
membahagiakan orang-orang di sekitarnya.
27). Akan memberikan rasa aman bagi seorang hambanya dari kerugian
di hari kiamat.
28). Karena tangisan orang yang berzikir, maka Allah akan
memberikan naungan Arsy padanya di hari kiamat yang amat
panas.
29). Sibuknya seseorang pada zikir adalah sebab Allah memberi
untuknya lebih dari yang diberikan pada peminta-minta.
30). Zikir adalah ibadah yang paling ringan, namun ibadah tersebut
amat mulia.
31). Zikir adalah tanaman surga.
32). Pemberian dan keutamaan yang diberikan pada orang yang
berzikir, tidak diberikan pada amalan lainnya.
33). Senantiasa berzikir kapada Allah menyebabkan seseorang tidak
mungkin melupakan-Nya.
34). Zikir adalah cahaya bagi pemiliknya di dunia, kubur, dan hari
berbangkit.
35). Zikir adalah rasul umûr (inti segala perkara). Siapa yang dibukakan
baginya kemudahan zikir, maka ia akan memperoleh berbagai
kebaikan.
36). Zikir akan memperingatkan hati yang tertidur lelap. Hati bisa sadar
dengan zikir. Sebagaimana dalam Hadist disebutkan
37). Orang yang berzikir akan semakin dekat dengan Allah dan
bersama dengan-Nya. Kebersamaan di sini adalah dengan
kebersamaan yang khusus, bukan hanya sekedar Allah itu bersama
dalam arti mengetahui atau meliputi.
38). Zikir itu dapat menyamai seseorang yang memerdekakan budak,
menafkahkan harta, dan menunggang kuda di jalan Allah, serta
dapat menyamai seseorang yang berperang dengan pedang di jalan
Allah.
39). Zikir adalah inti dari bersyukur. Tidaklah bersyukur pada Allah
Swt orang yang enggan berzikir.
40). Makhluk yang paling mulia adalah yang bertakwa yang lisannya
selalu basah dengan dzikir pada Allah. Sebagaimana dalam
Sabdanya Rasulullah SAW.155
Artinya: “Hendaklah lisan senantiasa basah dengan berdzikir
kepada Allah” (HR,At-Tirmidzi dan Ibnu Majah ).
41). Hati itu ada yang keras dan meleburnya dengan berzikir pada Allah. Oleh karena itu, siapa yang ingin hatinya yang keras itu
sembuh, maka berzikirlah pada Allah.
42). Karena hati ketika semakin lalai, maka semakin keras hati tersebut.
Jika seorang berzikir pada Allah, lelehlah kekerasan hati tersebut
sebagaimana timah itu meleleh dengan api. Yaitu dengan berzikir
kepada Allah.
43). Zikir adalah obat hati sedangkan lalai dari dzikir adalah penyakit
hati. Obat hati yang sakit adalah dengan berdzikir pada Allah.
44). Tidak ada sesuatu yang membuat seseorang mudah meraih nikmat
Allah dan selamat dari murka-Nya selain dzikir pada Allah.
45). Zikir menyebabkan datangnya shalawat Allah dan malaikatnya
bagi orang yang berdzikir.
46). Zikir kepada Allah adalah pertolongan besar agar seseorang mudah
melakuakan ketaatan.
47). Zikir pada Allah akan menjadikan kesulitan itu menjadi mudah,
suatu yang terasa jadi beban berat akan menjadi ringan, kesulitan
pun akan mendapatkan jalan keluar.
48). Zikir pada Allah akan menghilangkan rasa takut yang ada pada
jiwa dan ketenangan akan selalu diraih. Sebagaimana hadist
Rasulullah menyebutkan:156
Artinya: “Beruntunglah al-Mufarridun “para sahabat bertanya,
siapa mereka al-Mufarrindun? Beliau menjawab: Laki-laki dan
perempuan yang banyak berdzikir kepada Allah” (HR.Muslim).
49). Zikir akan memberikan seseorang kekuatan sampai-sampai ia bisa
melakukan hal yang menakjubkan. Itulah karena disertai dengan
dzikir.
50). Orang yang senantiasa berdzikir ketika berada di jalan, di rumah,
di lahan yang hijau, ketika dalam perjalanan (safar), atau di
berbagai tempat, itu akan membuatnya mendapatkan banyak saksi
di hari kiamat.
51). Jika seseorang menyibukkan dirinya dengan berzikir, maka ia akan
terlalaikan dari perkataan yang batil seperti ghibah (menggunjing),
namimah (mengadu domba), perkataan sia-sia, memuji-muji
manusia, dan mencela manusia.

Postingan populer dari blog ini

HAFALAN QUR'AN HILANG KARENA MAKSIAT

PERTANYAAN DI PADANG MAHSYAR

EMPAT UNSUR TAWAKKAL