Malu kepada Allah
Diceritakan, bahwa seorang perempuan datang kepada Nabi Saw. dan berkata, “Ya Rasulullah, aku telah berbuat dosa besar, obatilah aku.”
Rasulullah Saw. bersabda, “Tobatlah kepada Allah Swt.” perempuan itu berkata, “Bumi telah mengetahui dosaku dan aku berbuat di atasnya, sedang ia menjadi saksi pada hari kiamat.”
Nabi Saw. bersabda, “Ia tidak akan menjadi saksi bagimu.” Allah Swt. berfirman, “Hari, di mana bumi ini diganti dengan bumi yang lain.”
Perempuan itu berkata, “Langit telah mengetahui aku, ia akan menyaksikan pada hari kiamat.”
Nabi Saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah Swt. akan melipat langit.” Allah Swt. berfirman, “Hari di mana Kami akan melipat langit, seperti halnya Kami melipat buku catatan.”
Perempuan itu berkata, “Ya Rasulullah, sesungguhnya malaikat-malaikat mulia yang mencatat amal saleh menulis dosaku di dalam kitab.”
Nabi Saw. bersabda, “Sesungguhnya perbuatan baik dakan menghapus perbuatan buruk.”
Kemudian Nabi Saw. bersabda, “Orang yang bertobat dari dosanya seperti orang yang tak berdosa.”
Kemudian perempuan itu berkata, “Sesungguhnya para malaikat mengetahui perbuatan-perbuatanku dan menjadi saksi atas perbuatan-perbuatanku yang buruk.”
Nabi Saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah Saw. membuat lupa para malaikat pencatat amal pada hari kiamat.”
Sebagaimana disebutkan dalam kitab Rabi’ul Abrar, bahwa Nabi Saw. bersabda, “Apabila manusia bertobat Allah dan Allah menerima tobatnya, Dia membuat lupa para malaikat pencatat terhadap apa yang diperbuat oleh manusia itu.”
Allah Swt. berfirman, “Hari di mana lidah-lidah, tangan-tangan dan kaki-kaki mereka menjadi saksi atas apa yang pernah mereka lakukan (Al-ayat).”
Rasulullah Saw. bersabda, “Allah berfirman kepada bumi dan angota-anggota tubuh manusia : Sembunyikanlah keburukan-keburukan dan jangan menampakkannya.” Kemudian perempuan itu berkata, “Ya Rasulullah, sesungguhnya semua ini adalah hak yang bertobat.”