Translate
BAHAYA KESYIRIKAN
SYARAT MUTLAK MASUK ISLAM
MENGAPA KITA HARUS MEMPELAJARI ILMU TAUHID
Silsilah: Belajar Tauhid
Audio: Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A
Transkrip: ilmiyyah.com
السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
Halaqah yang pertama dari silsilah ilmiyyah belajar Tauhid adalah tentang “Mengapa Harus Mempelajari Tauhid?”
Mempelajari Tauhid merupakan kewajiban setiap Muslim, baik laki-laki maupun wanita, karena Allāh ﷻ menciptakan manusia dan jin adalah hanya untuk bertauhid, yaitu mengesakan ibadah kepada Allāh ﷻ. Allāh ﷻ berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.
(Surah Adz-Dzāriyāt: 56)
Oleh karena itu, Allāh ﷻ mengutus para Rasul kepada setiap umat dengan tujuan untuk mengajak mereka kepada Tauhid. Allāh ﷻ berfirman:
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ ۖ
Dan sungguh-sungguh, telah Kami utus kepada setiap umat seorang Rasul yang berkata kepada kaumnya “Sembahlah Allāh dan jauhilah thāghūt.”
(Surah An-Naḥl: 36)
Makna thāghūt adalah segala sesembahan selain Allāh ﷻ.
Oleh karena itu, seorang Muslim yang tidak memahami Tauhid yang merupakan inti ajaran Islam maka sebenarnya dia tidak memahami agamanya meskipun telah mengaku mempelajari ilmu-ilmu yang banyak.
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
Pengagungan Terhadap Ilmu Bagian 5
Pengagungan Terhadap Ilmu Bagian 4
Pengagungan Terhadap Ilmu Bagian 3
Pengagungan Terhadap Ilmu Bagian 2
Allah menjaga kita
Andai Allah memperlihatkan semua cara-Nya menjagamu, mungkin hari ini engkau akan lebih banyak menangis karena syukur daripada mengeluh kare...
-
Beberapa Atsar yang Memperingatkan Perbuatan-perbuatan Maksiat: Adalah para al-Salaf al-Shaleh-dengan semangat mereka untuk menjaga apa y...
-
Nabi SAW bersabda, (wajib bagi kamu semua untuk duduk bersama para ‘Ulama) artinya yang mengamalkan ilmunya, (dan mendengarkan kalam para ah...
-
. . Rasulullah saw. bersabda: Tidaklah tergelincir kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang umurnya, untuk apa d...