ALLAH AL 'AFUWW

Al-Ghaffaar, al-Ghafuur, dan istilah maghfirah untuk
menyatakan bahwa Allah maha mengampuni dosa namun dosa
itu masih ada. Mengapa? Karena dosa tersebut hanya ditutupi oleh Allah sehingga tidak kelihatan dari pandangan makhluk. Dengan kemurahan-Nya, Allah juga tidak menyiksa seseorang karena dosa tersebut, tapi dosa itu masih ada. Nah dosa akan diampuni dan dihapus sehingga tidak ada lagi diperuntukkan
bagi Allah al-’Afuww. Karena dosa sudah dihapus maka dosa yang dilakukan sudah tidak ada; seolah-olah, ia tidak pernah
melakukan kesalahan. Karena dosa itu telah dihilangkan dan dihapuskan sehingga bekasnya juga tidak terlihat lagi. Dengan demikian mengampuni dengan melebur dosanya lebih istimewa
ketimbang memaafkan dengan sekedar menutupi dosa saja.

ALLAH AL MUNTAQIM

AlMuntaqim secara umum dipahami bahwa Allah maha membalasi kejahatan, penyiksa terhadap orang-orang yang jahat. Padahal sebelumnya Allah membuka pintu dan menanti orang-orang yang jahat dan lupa diri, orang-orang yang masih jauh untuk segera kembali kepada Allah, bertaubat (taba ila Allah). Karena
tidak juga bertaubat, maka siksaan Allah berlaku atasnya.

ALLAH AT TAWWAAB

AtTawwaab secara umum dipahami bahwa Allah maha penerima taubat. Allah membuka pintu dan menanti orang-orang beriman, menunggu orang-orang yang lupa diri, orang-orang yang masih jauh untuk segera kembali mendekat dan menujup kepada Allah, bertaubat (taba ila Allah).
Kita seyogyanya mengambil ibrah dari pengalaman adanya pelangharan yang dilakukan nenek moyang manusia, Nabi Adam dan Siti Hawa. Allah berfirman yang artinya Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Rabbnya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi maha
Penyayang (Qs. al-Baqarah: 37).

ALLAH AL BARRU

Al-Barru secara umum dipahami bahwa Allah maha baik, maha dermawan, Allah maha tahu keperluan kita dan kadarnya. Allah berfirman yang artinya, “Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)” (Qs. Ibrahim: 34).

ALLAH AL MUTA'AALII

Al-Muta’aalii secara umum dipahami bahwa Allah adalah zat Yang Maha Tinggi yang senantiasa meninggikan siapa saja yang dikehendaki-Nya. Allah kuasa mengangkat derajat hambahamba-Nya kepada kedudukan (maqam) kemuliaan. Seperti di antaranya dijelaskan dalam al-Qur’an bahwa Allah meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan.

Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila
dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.
Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan (Qs. alMujadalah: 11).

ALLAH AL WAALI

Al-Waali secara umum dipahami bahwa Allah adalah zat yang maha dekat, karena saking dekatnya, maka Allah menjadi
pelindung (Allah maha pelindung), menjadi penolong (Allah maha penolong) terhadap hamba-hamba-Nya. Oleh karenanya
kita harus berhati-hati, jangan sampai mencari perlindungan kepada selain Allah. Allah berfirman yang artinya, Orang-orang
Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: ”Sesungguhnya petunjuk Allah? itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan kapadamu, maka Allah tidak lagi menjadi perlindungan dan penolong bagimu (Qs. al-Baqarah: 120).

ALLAH AL BAATHIN

Al-Baathin secara umum dipahami bahwa
Allah adalah zat yang maha tersembunyi, maha menyembunyikan segala yang dikehendaki-Nya. Allah maha bathin, Allah yang tersembunyi sehingga Allah maha dekat dengan hamba-hambaNya. Allah berfirman dalam al-Qur’an yang artinya, Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin, dan Dia Maha
Mengetahui segala sesuatu” (Qs. al-Hadid: 3).

Manfaat Mempelajari Iman Kepada Hari Akhir

👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى 📗 Beriman Kepada Hari Akhir السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على ر...