Di tengah dunia yang penuh distraksi, ketika kamu memilih untuk menundukkan pandangan demi Allah, kamu sedang menunjukkan bahwa kamu lebih memilih ridha-Nya daripada godaan sesaat.
*Bukankah itu sudah cukup mulia? Bahwa Allah bersamamu.*
Renungkan sabda Allah ﷻ dalam hadits qudsi:
_"Jika Aku telah mencintainya, maka Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, dan penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat."_
(HR. Bukhari)
Bayangkan betapa tingginya kedudukan seseorang yang dicintai Allah.
Bukan hanya doanya didengar, tetapi seluruh hidupnya berada dalam penjagaan dan bimbingan-Nya.
Pernahkah kamu merasa ingin menjadi salah satu dari mereka?
Kalau iya, teruslah berjuang!
Karena hidup ini pada hakikatnya adalah perjuangan:
- melawan hawa nafsu,
- menahan keinginan yang tidak diridhai,
- dan menghadapi godaan setan yang tak pernah berhenti.
*Menundukkan pandangan mungkin terlihat sederhana, tetapi di sisi Allah nilainya sangat besar.*
Setiap kali kamu menahan diri dari sesuatu yang haram, Allah melihat perjuanganmu.
Dan tidak ada satu pun pengorbanan yang luput dari balasan-Nya.
Teruslah menjaga mata, hati, dan niatmu.
Sebab bisa jadi, dari usaha kecil yang terus kamu jaga, Allah menuliskanmu sebagai hamba yang dicintai-Nya.
_Semoga Allah mengantarkanmu kepada semua cita-cita baikmu, dan menjaga pandanganmu dari segala yang haram._