Sadar Akan Kekurangan dan Kelemahan Dirinya
: (قيل: الْمُقِرُّ بِالتَّقْصِيرِ) أي بالعجز عن الطاعة (أَبَدًا مَحْمُودٌ، وَالْإِقْرَارُ بِالتَّقْصِيرِ عَلَامَةُ الْقَبُولِ). لأنه إشارة إلى عدم العجب والكبر. وَقِيلَ: الْمُقِرُّ بِالتَّقْصِيرِ أَبَدًا مَحْمُودُ وَالْإِقْرَارُ بِالتَّقْصِيرِ عَلَامَةُ الْقَبُوْلِ. "Dalam sebuah pernyataan telah dijelaskan, orang yang mau menyadari akan kelemahan yang ada pada dirinya akan terpuji selamanya dan mau mengakui kekurangannya itu merupakan bukti diterimanya amal perbuatannya (oleh Allah)."