Tanda apabila Allah subhanahuwataala mencintai hambanya

*
Dicintai Penduduk Bumi

Dalam hadits qudsi disebutkan:

إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ الْعَبْدَ نَادَى جِبْرِيلَ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحْبِبْهُ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ فَيُنَادِي جِبْرِيلُ فِي أَهْلِ السَّمَاءِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ

"Apabila Allah mencintai seorang hamba, Allah berseru kepada Jibril: 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril menyeru kepada penduduk langit: 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya. Kemudian ditetapkan baginya

penerimaan (kecintaan) di muka bumi." (Muttafaq 'alaih)

Hamba yang dicintai Allah akan ditempatkan di hati manusia. Tanpa promosi, tanpa pencitraan, Allah akan tanamkan kecintaan kepadanya di hati orang-orang.

Ini bukan tentang popularitas atau kepemilikan follower yang banyak, melainkan tentang diterima dan dipercaya oleh orang-orang baik. Mereka adalah orang yang ketika hadir membawa ketenangan, dan ketika berbicara membawa kebaikan.

INVESTASI AKHIRAT

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Wahai umat Islam saudara-saudaraku yang kucinta karena 
*Allah SubhanahuwaTa'ala*

Dengarkanlah seruan Investasi Akhirat ini, yang lahir dari hati yang penuh kasih sayang dan prihatin — agar kita semua semakin giat mengumpulkan bekal untuk negeri abadi, sebelum dunia ini berakhir sebagai panggung ujian.
Perlu diingat dengan hati yang dalam:

#Dunia ini panggung ujian — tempat kita diuji dengan harta, jabatan, kesehatan, dan fitnah ribawi yang merajalela.

#Kubur itu ruang evaluasi — tempat amal kita ditimbang, dosa dihisab, dan zikir menjadi cahaya di kegelapan.

#Akhirat itu hasil akhirnya — surga atau neraka, tergantung investasi apa yang kita tanam di dunia fana ini.

Investasi akhirat yang paling ringan di lidah, tapi paling berat di timbangan, paling disukai 
*Allah SubhanahuwaTa'ala* adalah dzikir — nutrisi bagi jiwa, raga, ruh, dan spiritual kita. Dzikir membersihkan hati dari karat dosa, menguatkan iman di tengah fitnah, dan menjadi penolong di hari kiamat.

Berikut amalan dzikir ringan tapi pahala luar biasa, berdasarkan hadits shahih dan hasan:


*Tasbih 100x: Subhanallah*

سبحان الله

Bertasbih 100 kali: pahala seperti memerdekakan 100 budak dari keturunan Nabi Ismail 'alaihissalam.
(Riwayat dari Ummu Hani' radhiyallahu 'anha, Musnad Ahmad dan Syu'abul Iman, sanad jayyid/hasan)

*Tahmid 100x: Alhamdulillah*

الحمد لله

Bertahmid 100 kali: pahala seperti menyiapkan 100 kuda lengkap untuk jihad fi sabilillah.
(Riwayat serupa, hasan)
*Takbir 100x: Allahu Akbar*

الله أكبر

Bertakbir 100 kali: pahala seperti berkurban 100 unta yang diterima Allah.
(Riwayat serupa, hasan)

*Tahlil 100x: La ilaha illallah*

لا إله إلا الله

Bertahlil 100 kali: memenuhi ruang antara langit dan bumi, amalan terbaik hari itu.
(Musnad Imam Ahmad, hasan)

Dzikir Lengkap 100x atau 10x: 

*La ilaha illallah wahdahu la syarika lahu lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadir*

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Dibaca 100x sehari: pahala memerdekakan 10 budak, 100 kebaikan, hapus 100 dosa, lindung dari setan hingga malam.
Dibaca 10x: pahala memerdekakan 4 budak.

(HR. Bukhari 3293, Muslim 2691 — shahih)

*Subhanallah wa bihamdihi, Subhanallahil 'Azhim (100x atau rutin)*

سبحان الله وبحمده ، سبحان الله العظيم

Ringan di lidah, berat di timbangan, dicintai Ar-Rahman. Dibaca 100x: dosa diampuni sebanyak buih laut.
(HR. Bukhari 6682, Muslim 2691 — shahih)

*La ilaha illallah, wallahu akbar, subhanallah, walhamdulillah, wa la hawla wa la quwwata illa billah
Dosa dihapus sebanyak buih lautan.*

(HR. Ahmad, hasan)

Tanaman Surga: Subhanallah, walhamdulillah, la ilaha illallah, wallahu akbar
Bertemu Nabi Ibrahim 'alaihissalam di Isra Mi'raj: tanaman surga adalah kalimat ini.
(HR. Tirmidzi, hasan)

Empat Perkataan Pilihan 
*Allah subhanahuwata'ala*
Subhanallah, alhamdulillah, la ilaha illallah, Allahu akbar
Paling dicintai Allah, 20-30 kebaikan per ucapan, hapus dosa.
(HR. Ahmad, shahih menurut sebagian ulama)
Saudara-saudaraku umat Islam...
Jadikan dzikir ini kekuatan spiritual harian — nutrisi jiwa di tengah fitnah ribawi dan duniawi. Ringan di lidah, tapi investasi akhirat terbesar: pahala jutaan, hapus dosa, timbangan berat, surga menanti.
*Allah SubhanahuwaTa'ala* lebih gembira dengan taubat dan dzikir hamba-Nya daripada orang menemukan untanya di padang pasir.
Ini rahmat terbesar — mulai sekarang, basahi lisan dengan dzikir ini.

PRIBADI YANG MAWAS DIRI

Sungguh beruntung pribadi yang selalu memperhatikan dirinya dan senantiasa menjaga hak hak Allah ta'ala dalam kehidupannya.. dimanapun ia berada ia selalu bertaqwa dan ingat kepada Allah.. ia menyadari betul apa yang dilakukannya dipantau Allah... Sebab Allah lebih dekat kepadanya lebih dari urat nadi di lehernya... Setiap aktivitas yang ia lakukan berlandaskan ilmu yang Haq dan benar.... Ia tahu betul apa yang diridhai Allah dan apa yang dilarang Allah... MaasyaAllah sungguh beruntung pribadi yang seperti ini... Semoga Allah menjadikan kita pribadi muqarrabin yang unggul dalam beramal dan memiliki hati yang bersih sehingga dapat pulang ke pangkuannya dengan selamat.. aamiin ya Mujiib

TAUBAT

taubat adalah pintu rahmat terbesar yang *Allah SubhanahuwaTa'ala* buka lebar-lebar bagi hamba-Nya. Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni selama taubat dilakukan dengan tulus sebelum nyawa sampai di kerongkongan atau matahari terbit dari barat.
Berikut ayat-ayat Al-Qur'an yang paling indah dan menyentuh hati tentang taubat, aku urutkan dengan penjelasan singkat agar semakin menjiwai:

1. QS. Az-Zumar: 53 (Ayat Harapan Terbesar)

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

"Katakanlah: 'Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.'"


Hikmah menjiwai: Ayat ini turun untuk orang yang merasa dosanya terlalu besar (bahkan syirik dan pembunuhan). Allah panggil mereka dengan lembut "Ya 'ibadi" (hamba-Ku) — bukti kasih sayang-Nya tak pernah putus.

2. QS. At-Tahrim: 8

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ

"Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang tulus (nasuha). Mudah-mudahan Rabbmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai..."


Hikmah menjiwai: Taubat nasuha = menyesal, berhenti dari dosa, bertekad tidak ulangi, dan perbaiki jika melibatkan hak orang lain. Balasannya: dosa dihapus, diganti surga.

3. QS. An-Nisa: 17-18

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُولَٰئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا ۝ وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ

"Sesungguhnya taubat di sisi Allah adalah bagi orang-orang yang melakukan kejahatan karena kebodohan, kemudian segera bertaubat. Mereka itulah yang diterima taubatnya oleh Allah... Dan tidaklah taubat itu diterima bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan hingga apabila datang maut kepada salah seorang di antara mereka, dia berkata: 'Sekarang aku bertaubat...'"


Hikmah menjiwai: Taubat diterima selama nyawa belum sampai kerongkongan — segera taubat, jangan tunggu sakaratul maut.

4. QS. Al-Furqan: 70-71

إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا ۝ وَمَن تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَابًا

"Kecuali orang yang bertaubat, beriman, dan beramal shalih, maka mereka itu, Allah akan mengganti kesalahan-kesalahan mereka dengan kebajikan-kebajikan. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan barangsiapa bertaubat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya."


Hikmah menjiwai: Taubat + iman + amal shalih = dosa diganti jadi pahala! Rahmat terindah.

5. QS. Hud: 3

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَاعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ

"...dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Rabbmu dan bertaubat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan karunia-Nya kepada setiap orang yang berbuat baik."


Hikmah menjiwai: Taubat bawa kenikmatan dunia yang baik + karunia akhirat.

Pesan rahmat akhir:
Tidak ada dosa yang tak terampuni selama taubat tulus. Allah Subhanahu wa Ta'ala lebih gembira dengan taubat hamba-Nya daripada orang yang menemukan untanya di padang pasir (HR. Muslim).

PAKSAKAN IBADAH



Ibadah itu kadang kala memang HARUS DIPAKSAKAN, sampai nanti engkau akan merasakan kenikmatan dalam beribadah yang awalnya dipaksakan tadi

Karena kalau kita tidak memaksakan diri, Maka dipastikan sampai mati tidak akan Ibadah. Sebab syaitan tidak mau kita beribadah.


Paksakan shalat tepat waktu

Paksakan baca Al-Qur'an

Paksakan shalat Sunnah Paksakan shalat malam Paksakan dzikir dan istighfar Paksakan puasa Sunnah Paksakan sedekah walau sedikit

Paksakan menghadiri Majelis Ilmu

Paksakan untuk melakukan

ketaatan dan kebaikan

Karena sesungguhnya rasa malas adalah salah satu bentuk bisikan syaitan, maka lawanlah, Jangan kalah dengan syaitan

I(Ustadz Khalid Basalamah Hafidzahullah)

Mau Pahala Tanpa Batas?



Kata orang sabar itu ada batasnya, tapi kata Allah subhanahuwataala pahala sabar itu tanpa batas.

Allah subhanahuwataala berfirman (yang artinya);

"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas."

(QS. Az-Zumar: 10)

3 macam kesabaran:

1. Sabar dalam melaksanakan taat kepada Allah subhanahuwataala 

2. Sabar dalam menjauhi kemaksiatan

3. Sabar dalam menerima takdir Allah subhanahuwataala

DUNIA ITU HANYA TIGA HARI




1.Adapun kemarin,
sungguh dia telah pergi bersama dengan apa yang ada padanya

2.Adapun besok,
maka barangkali kamu tidak bisa mendapatinya

Al-Hasan al-Bashri -rahimahullah-[Az-Zuhd, al-Baihaqi (1/196)]

3.Dan hari ini adalah milikmu,

maka beramallah (dengan amalan yang baik) padanya

melatih diri dari perkara mubah menjadi sunnah

Sesungguhnya setiap amal perbuatan harus disertai niat dan setiap sesuatu itu sangat tergantung pada niatnya. " (HR. Bukhari dan Mu...