PRIBADI YANG MAWAS DIRI

Sungguh beruntung pribadi yang selalu memperhatikan dirinya dan senantiasa menjaga hak hak Allah ta'ala dalam kehidupannya.. dimanapun ia berada ia selalu bertaqwa dan ingat kepada Allah.. ia menyadari betul apa yang dilakukannya dipantau Allah... Sebab Allah lebih dekat kepadanya lebih dari urat nadi di lehernya... Setiap aktivitas yang ia lakukan berlandaskan ilmu yang Haq dan benar.... Ia tahu betul apa yang diridhai Allah dan apa yang dilarang Allah... MaasyaAllah sungguh beruntung pribadi yang seperti ini... Semoga Allah menjadikan kita pribadi muqarrabin yang unggul dalam beramal dan memiliki hati yang bersih sehingga dapat pulang ke pangkuannya dengan selamat.. aamiin ya Mujiib

TAUBAT

taubat adalah pintu rahmat terbesar yang *Allah SubhanahuwaTa'ala* buka lebar-lebar bagi hamba-Nya. Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni selama taubat dilakukan dengan tulus sebelum nyawa sampai di kerongkongan atau matahari terbit dari barat.
Berikut ayat-ayat Al-Qur'an yang paling indah dan menyentuh hati tentang taubat, aku urutkan dengan penjelasan singkat agar semakin menjiwai:

1. QS. Az-Zumar: 53 (Ayat Harapan Terbesar)

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

"Katakanlah: 'Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.'"


Hikmah menjiwai: Ayat ini turun untuk orang yang merasa dosanya terlalu besar (bahkan syirik dan pembunuhan). Allah panggil mereka dengan lembut "Ya 'ibadi" (hamba-Ku) — bukti kasih sayang-Nya tak pernah putus.

2. QS. At-Tahrim: 8

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ

"Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang tulus (nasuha). Mudah-mudahan Rabbmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai..."


Hikmah menjiwai: Taubat nasuha = menyesal, berhenti dari dosa, bertekad tidak ulangi, dan perbaiki jika melibatkan hak orang lain. Balasannya: dosa dihapus, diganti surga.

3. QS. An-Nisa: 17-18

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُولَٰئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا ۝ وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ

"Sesungguhnya taubat di sisi Allah adalah bagi orang-orang yang melakukan kejahatan karena kebodohan, kemudian segera bertaubat. Mereka itulah yang diterima taubatnya oleh Allah... Dan tidaklah taubat itu diterima bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan hingga apabila datang maut kepada salah seorang di antara mereka, dia berkata: 'Sekarang aku bertaubat...'"


Hikmah menjiwai: Taubat diterima selama nyawa belum sampai kerongkongan — segera taubat, jangan tunggu sakaratul maut.

4. QS. Al-Furqan: 70-71

إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا ۝ وَمَن تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَابًا

"Kecuali orang yang bertaubat, beriman, dan beramal shalih, maka mereka itu, Allah akan mengganti kesalahan-kesalahan mereka dengan kebajikan-kebajikan. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan barangsiapa bertaubat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya."


Hikmah menjiwai: Taubat + iman + amal shalih = dosa diganti jadi pahala! Rahmat terindah.

5. QS. Hud: 3

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَاعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ

"...dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Rabbmu dan bertaubat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan karunia-Nya kepada setiap orang yang berbuat baik."


Hikmah menjiwai: Taubat bawa kenikmatan dunia yang baik + karunia akhirat.

Pesan rahmat akhir:
Tidak ada dosa yang tak terampuni selama taubat tulus. Allah Subhanahu wa Ta'ala lebih gembira dengan taubat hamba-Nya daripada orang yang menemukan untanya di padang pasir (HR. Muslim).

PAKSAKAN IBADAH



Ibadah itu kadang kala memang HARUS DIPAKSAKAN, sampai nanti engkau akan merasakan kenikmatan dalam beribadah yang awalnya dipaksakan tadi

Karena kalau kita tidak memaksakan diri, Maka dipastikan sampai mati tidak akan Ibadah. Sebab syaitan tidak mau kita beribadah.


Paksakan shalat tepat waktu

Paksakan baca Al-Qur'an

Paksakan shalat Sunnah Paksakan shalat malam Paksakan dzikir dan istighfar Paksakan puasa Sunnah Paksakan sedekah walau sedikit

Paksakan menghadiri Majelis Ilmu

Paksakan untuk melakukan

ketaatan dan kebaikan

Karena sesungguhnya rasa malas adalah salah satu bentuk bisikan syaitan, maka lawanlah, Jangan kalah dengan syaitan

I(Ustadz Khalid Basalamah Hafidzahullah)

Mau Pahala Tanpa Batas?



Kata orang sabar itu ada batasnya, tapi kata Allah subhanahuwataala pahala sabar itu tanpa batas.

Allah subhanahuwataala berfirman (yang artinya);

"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas."

(QS. Az-Zumar: 10)

3 macam kesabaran:

1. Sabar dalam melaksanakan taat kepada Allah subhanahuwataala 

2. Sabar dalam menjauhi kemaksiatan

3. Sabar dalam menerima takdir Allah subhanahuwataala

DUNIA ITU HANYA TIGA HARI




1.Adapun kemarin,
sungguh dia telah pergi bersama dengan apa yang ada padanya

2.Adapun besok,
maka barangkali kamu tidak bisa mendapatinya

Al-Hasan al-Bashri -rahimahullah-[Az-Zuhd, al-Baihaqi (1/196)]

3.Dan hari ini adalah milikmu,

maka beramallah (dengan amalan yang baik) padanya

MENGELUHLAH HANYA KEPADA ALLAH, DZAT YANG TIDAK PERNAH BOSAN MENDENGAR RINTIHANMU



Jika pintu-pintu dunia tertutup rapat untukmu, maka datangilah pintunya Allah, pintu yang selalu terbuka untukmu dan tidak pernah menolakmu...

رُبَّ أَشْعَثَ أغبر، مدفوع بالأبواب، لو أَقْسَمَ عَلَى اللَّهِ لَأَبَرَهُ.

"Berapa banyak orang yang rambutnya kusut, pakaiannya berdebu, tertolak di setiap pintu-pintu, akan tetapi jika ia berdoa kepada Allah, Allah kabulkan doanya.
(HR. Muslim)

Sungguh sayang dan malangnya nasibku!!!

Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah pernah mengisahkan, 

"Seorang anak perempuan meninggal karena Tho'un, kemudian ayahnya melihatnya di dalam mimpi, maka ayahnya berkata kepadanya : "Wahai anakku kabarkan kepadaku tentang akhirat..!"

Anak perempuan itu menjawab,
"Kami telah melewati perkara yang sangat besar, dan sesungguhnya kita telah mengetahui, tapi kita tidak mengamalkannya. Demi Allah, sesungguhnya satu ucapan tasbih atau satu roka'at sholat yang tertulis dalam lembaran amalku lebih aku sukai daripada dunia dan seluruh isinya.."

Berkata Ibnul Qoyyim rohimahullah,
 
"Anak perempuan itu telah mengatakan perkataan yang dalam maknanya - sesungguhnya kami mengetahui, tapi kita tidak mengamalkan -, akan tetapi banyak diantara kita yang tidak memahami maknanya.."

●  Kita mengetahui, bahwa ucapan "Subhaanallaahi wa bihamdihi" sebanyak 100 kali dalam sehari akan menghapuskan dosa-dosa kita, walaupun dosa kita sebanyak buih di lautan. Akan tetapi sayang, Berapa banyak hari kita yang berlalu tanpa kita mengucapkannya sedikitpun.

●  Kita mengetahui, bahwa pahala dua roka'at Dhuha setara dengan pahala 360 shodaqoh, akan tetapi sayang, Hari berganti hari tanpa kita melakukan sholat Dhuha.

●  Kita mengetahui, bahwa orang yang berpuasa sunnah karena Allah satu hari saja, akan dijauhkan wajahnya dari api neraka sejauh 70 musim atau 70 tahun perjalanan. Tapi sayang, kita tidak mau menahan lapar.

●  Kita mengetahui, bahwa siapa yang menjenguk orang sakit akan diikuti oleh 70 ribu malaikat yang memintakan ampun untuknya. Tapi sayang, kita belum juga menjenguk satu orang sakit pun pekan ini.

●  Kita mengetahui, bahwa siapa yang membantu membangun masjid karena Allah walaupun hanya sebesar sarang burung, akan dibangunkan sebuah rumah di surga. Tapi sayang, kita tidak tergerak untuk membantu pembangunan masjid walaupun hanya dengan beberapa puluh ribu.

●  Kita mengetahui, bahwa siapa yang membantu janda dan anak yatimnya, pahalanya seperti berjihad di jalan Allah, atau seperti orang yang berpuasa sepanjang hari tanpa berbuka, atau orang yang sholat sepanjang malam tanpa tidur. Tapi sayang, sampai saat ini kita tidak berniat membantu seorang pun janda dan anak yatim.

●  Kita mengetahui, bahwa orang yang membaca satu huruf dari Al Qur'an, baginya sepuluh kebaikan dan satu kebaikan akan di lipatgandakan sepuluh kali. Tapi sayang, kita tidak pernah meluangkan waktu membaca Al-Qur'an dalam jadwal harian kita.

●  Kita mengetahui, bahwa haji yang mabrur, tidak ada pahala baginya kecuali surga, dan akan diampuni dosa-dosanya sehingga kembali suci seperti saat dilahirkan oleh ibunya. Tapi sayang, kita tidak bersemangat untuk melaksanakannya, padahal kita mampu melaksanakannya.

●  Kita mengetahui, bahwa orang mukmin yang paling mulia adalah yang yang paling banyak sholat malam, dan bahwasanya Rosulullah shollallaahu 'alaihi wa sallam dan para shahabatnya tidak pernah meremehkan sholat malam di tengah segala kesibukan dan jihad mereka. Tapi sayang kita terlalu meremehkan sholat malam.

●  Kita mengetahui, bahwa hari kiamat pasti terjadi, tanpa ada keraguan, dan pada hari itu Allah akan membangkitkan semua yang ada di dalam kubur. Tetapi sayang, kita tidak pernah mempersiapkan diri untuk hari itu.

●  Kita sering menyaksikan orang-orang yang meninggal mendahului kita. tetapi sayang, kita selalu larut dengan senda gurau dan permainan dunia seakan kita mendapat jaminan hidup selamanya dan tidak akan akan menyusul mereka.

Wahai Saudaraku yang di Rahmati Allah.. Semoga kita segera merubah keadaan kita mulai detik ini, dan mempersiapkan datangnya hari perhitungan yang pasti akan kita hadapi..

Hari dimana kita mempertanggung jawabkan setiap perbuatan kita di dunia..

Hari ketika lisan kita dikunci, sedangkan mata, kaki, dan tangan kita yang menjadi saksi..

Dan pada hari itu, setiap orang akan lari dari saudaranya, ibu dan bapaknya, teman-teman dan anaknya, karena pada hari itu setiap orang akan disibukkan dengan urusannya masing-masing.

*💝Saya telah mengirimkan Nasehat ini kepada orang yang saya cintai karena Allah, maka kirimkanlah nasehat ini kepada orang yang kalian cintai.💝*

*💫Agama itu Nasihat..💫*

✒️📚💐
Ditulis oleh, 
Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin Lc, حفظه الله تعالى

melatih diri dari perkara mubah menjadi sunnah

Sesungguhnya setiap amal perbuatan harus disertai niat dan setiap sesuatu itu sangat tergantung pada niatnya. " (HR. Bukhari dan Mu...