Dua Macam Ilmu



Al Hasan Al Bashri rahimahullah berkata,

العلم علمان:
‏علم في القلب، وعلم على اللسان
‏فعلم القلب هو العلم النافع
‏وعلم اللسان حجة الله على عباده

“Ilmu itu ada dua macam:
– ilmu yang masuk ke hati, dan
– ilmu yang sebatas di lisan..

Adapun ilmu yang masuk ke hati adalah ilmu yang bermanfaat, dan adapun ilmu yang sebatas di lisan maka itu adalah hujjah Allah atas hamba-hambaNya..”

Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah 13/235

Syukur dan Sabar



‘Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu berkata:

مَا أُبَالِي عَلَى أَيِّ حَالٍ أَصْبَحْتُ عَلَى مَا أُحِبُّ أَوْ عَلَى مَا أَكْرَهُ ، لأَنِّي لا أَدْرِي الْخَيْرُ فِيمَا أُحِبُّ أَوْ فِيمَا أَكْرَهُ ؟

“Aku tidak peduli masuk di waktu pagi dalam keadaan apa.. apakah dalam keadaan yang aku sukai atau keadaan yang aku tidak sukai. Karena aku tidak tahu apakah kebaikan itu dalam perkara yang aku sukai atau dalam perkara yang aku tidak sukai..”

Az Zuhud karya Ibnul Mubarak

FASTABIQUL KHAIRAT



Berlomba-lomba lah didalam kebaikan... Iri terhadap orang soleh yang rajin beramal haruslah ditanamkan di dalam hati.... Bersainglah di dalam kebaikan hingga sampai kepada perjumpaan dengan Allah SWT.....
Lupakanlah berapa banyak jumlah kita melakukan amal Soleh dan ingatlah terhadap dosa kita yang menggunung... Beramal lah terus menerus hingga kita mendapatkan buku catatan amal kita di akhirat.... Berdoalah selalu agar kita menjadi orang yang bahagia di saat itu.... Berharap lah kepada Allah Agar timbangan amal baik kita menjadi berat.... Berhati hatilah terhadap dosa dan berbagai perangkap syetan... Sungguh syetan amat senang menghalangi manusia dari jalan kepada Ridha Allah SWT..... Di dunia ini biarlah kita bersusah payah agar diakhirat bisa menunainya.....
Sebagai pendosa marilah berlomba di dalam beristighfar dan bertaubat kembali kepada Allah.... Jangan abaikan berbuat kebaikan walaupun terlihat sepele... Sebab kita tidak tahu amalan yang manakah yang menghantarkan kita kepada Ridha Allah SWT...

MATI HATI


yang disebut mayat adalah orang yang tidak mengingat Tuhannya, walaupun ia masih hidup di dunia...apa artinya hidup jika senantiasa menuruti kehendak, keinginan, dan kesesatan nafsunya?..jika demikian ia telah mati secara makna bukan secara wujud....

Perbanyaklah mengingat mati jika engkau ingin menjadi pengikut yang benar... Sesungguhnya mengingat mati itu amat berguna bagi dirimu, nafsumu, keinginanmu, dan engkau akan mudah berpaling dari dunia... Barangsiapa yang tidak mengambil pelajaran dari kematian maka tidak ada jalan lain untuk menasehatinya...
Nabi Saw. Bersabda: cukuplah kematian itu sebagai nasehat...

HIJRAH KARENA ALLAH SWT.

Dunia adalah penjara bagi orang mukmin... Oleh karena itu hindarilah kawan kawan buruk...jangan temani mereka...jika engkau memang berusaha untuk berubah karena Allah maka engkau akan diubah...Allah SWT berfirman didalam QS. Ar Ra'd ayat 11 yang artinya: "sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.."

AMANKAH KITA DARI MURKA ALLAH?



Perasaan aman dari adzab Allah SWT. Pada Hari Kiamat itu tergantung dari ketakutan kita kepada Allah SWT. Sewaktu di dunia.......dan ketakutan kita di akhirat tergantung dari rasa aman terhadap murka Allah...

Janganlah tenggelam dalam lautan dunia dan berada di jurang kelalaian... Menjadi kehidupan yang bagaikan kehidupan binatang, yang diketahui hanya soal makan, minum, tidur dan kisah percintaan serta mewahnya dunia.... Janganlah rakus terhadap dunia, bersemangat untuk mengumpulkannya tanpa menunaikan infaq di dalamnya... Ketahuilah bahwa semua itu telah menghalangi kita dari pintu Allah SWT.

SEMUA AMAL KITA TERCATAT


Sesungguhnya setiap amalmu, baik lahir maupun batin, selalu dicatat... Kelak di hari kiamat, setiap orang diantara kita akan didatangkan malaikat yang mencatat amal kita sewaktu di dunia.. malaikat telah mencatat semua kebaikan dan keburukan, dan semuanya berasal dari diri kita... Bersamanya ada 99 lembar catatan... Setiap lembar luasnya sejauh mata memandang... Kemudian engkau akan diperintahkan agar membaca catatan itu..
Adapun orang yang memiliki catatan baik maka ia akan bergembira dengannya... Sedangkan orang yang mengambil catatannya dari golongan kiri (buruk) maka ia akan sangat menyesal....

Lantas, selagi kita di dunia ingatlah bahwa sesungguhnya Allah tidak menciptakan kita sekedar atau secara main main saja, dan kita akan dikembalikan kepadanya kelak.... Berpeganglah pada agama Allah, Al Qur'an, Assunnah, dan nasihat para alim ulama...

melatih diri dari perkara mubah menjadi sunnah

Sesungguhnya setiap amal perbuatan harus disertai niat dan setiap sesuatu itu sangat tergantung pada niatnya. " (HR. Bukhari dan Mu...