CUKUP ALLAH DI DALAM HATI



Jadikanlah makhluk berada di luar hatimu, sedangkan di dalam hatimu hanya untukNya...

Ketika Adam a.s. hatinya sibuk mencintai surga serta tinggal di dalamnya maka Allah SWT memisahkan antara Adam dengan surga, dan mengusir Adam a.s. agar keluar darinya disebabkan memakan buah...

Ketika Hati Adam a.s. sangat mencintai Hawa maka Allah SWT memisahkan antara Adam dan Hawa dalam jarak yang jauh serta waktu yang cukup lama, yakni antara Sarandib (pulau dekat India) dan Jiddah...

Ketika hati Ya'kub a.s. terlalu mencintai Yusuf a.s. anaknya, maka Allah SWT memisahkan mereka...

Ketika Nabi kita Saw terlalu mencintai Aisyah r.ha. maka Allah memisahkan mereka melalui peristiwa tuduhan palsu sehingga dalam beberapa hari, Nabi Saw terpaksa tidak melihatnya....

ZUHUDLAH TERHADAP DUNIA



Bagi orang yang benar benar zuhudnya, ia akan sanggup untuk mengeluarkan dunia dari hatinya.. mereka Zuhud terhadap dunia dengan hati mereka sehingga baik secara lahir maupun batin, kezuhudan itu menjadi watak sejati mereka...

Zuhud adalah keadaan dimana seseorang lebih mencintai akhirat dibandingkan dunia, menjadikan akhirat dipelupuk mata sedangkan dunia ditaruh hanya dalam genggaman tangan (tidak ditaruh didalam hati)

Zuhud adalah serangkaian beberapa sikap...yakni pada mulanya engkau menatap dunia sehingga engkau dapat mengetahui bentuk aslinya... Hendaknya engkau memandang dunia sebagaimana pandangan para nabi dan rasul serta orang orang shaleh...engkau akan melihat apa yang mereka lihat jika engkau mengikuti ucapan dan perbuatan mereka dalam keadaan sunyi maupun ramai....
Jika engkau mengikuti mereka, engkau akan shalat sebagaimana mereka shalat ..engkau akan mengambil sebagaimana mereka mengambil...dan engkau akan meninggalkan sebagaimana mereka meninggalkan sesuatu karena Allah SWT. 

Akan terlihat olehmu dunia bagaikan seonggok bangkai kambing yang bau, sangat buruk dan menjijikan....

Meskipun orang yang Zuhud membenci dunia, tetapi mereka mengambil bagiannya hanya dengan terpaksa atau sekedar untuk mencukupi keperluannya...karena hakikatnya mereka selalu merindukan akhirat.....

TERTIPU DENGAN DUNIA



Kamu tertipu, kamu benar benar tertipu...kamu mengira sedang berjalan menuju masa depan...pada nyatanya tidak ada yang namanya masa depan...nyatanya, sungguh kamu berjalan menuju kematian...

Lihatlah dunia! Semakin menjauh dan akhirat semakin mendekat...lalu apa yang disebut masa depan!!!

Angan angan itu takkan putus sampai kematian yang memutuskannya..lalu wafat dalam keadaan menyesal.. hari hari yang kamu miliki adalah hari yang telah kamu lewati..sedangkan yang ada didepanmu hanyalah angan angan semata, karena hal itu tidak kita ketahui lebih dahulu mana antara keinginan yang ingin diwujudkan ataukah ajal yang terlebih dahulu menjemput...

HAK ALLAH SWT ATAS HAMBANYA


Tahukah engkau, apa hak Allah yang harus ditunaikan hamba hambaNya?.....yaitu mereka harus beribadah kepadaNya dengan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun...

Tahukah engkau, apa hak hamba atas Allah, jika mereka melakukan kewajibannya?...yaitu Allah tidak akan menyiksa mereka...

Sesungguhnya Allah tidak akan menzhalimi seorang mukmin pada satu kebaikan apapun yang dilakukannya..ia akan di balas dengan Rizki di dunia dan pahala di akhirat.. adapun orang kafir, ia diberi Rizki di dunia, namun pada hari kiamat nanti ia tidak memiliki satu kebaikan pun...

Padahal kenikmatan hidup di dunia dibandingkan dengan kehidupan akhirat hanyalah sedikit....

keadaan hati


Hati itu kadang mati kadang hidup...
Jika hati sedang mati tetap paksa diri untuk melakukan hal yang diwajibkan oleh Allah...
Jika hati sedang hidup maka ajarilah diri untuk melakukan yang Sunnah..

Allah tidak menganiaya hambaNya


إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ۖ وَإِن تَكُ حَسَنَةً يُضَٰعِفْهَا وَيُؤْتِ مِن لَّدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا ﴿٤٠﴾

"Sungguh, Allah tidak akan menzalimi seseorang walaupun sebesar żarrah, dan jika ada kebajikan (sekecil żarrah), niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan pahala yang besar dari sisi-Nya."

(Q.S.4:40)

Allah tidak menganiaya hambaNya sedikitpun... Hamba itu sendirilah yang mendzalimi dirinya dengan berbuat dosa sehingga murka Allah datang kepadanya.... Keburukan pada hakikatnya datang dari diri sendiri, sedangkan segala kebaikan datangnya dari Allah... Maka janganlah mendzalimi diri sendiri....

SIKSA TERENDAH DI NERAKA


وَعَنْ النُّعْمَانِ بنِ بَشِيرٍ، رَضِيَ اللهُ عَنْهما، قَالَ : سمِعتُ رسول الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، يقول: إِنَّ أَهْوَنَ أَهْلِ النَّارِ عَذَاباً يَوْمَ الْقِيامَة لَرَجُلٌ يُوضَعُ في أَخْمَصِ قََدَمَيْهِ جَمْرَتَانِ يغْلي مِنْهُمَا دِمَاغُهُ مَا يَرَى أَنَّ أَحَداً أَشَدُّ مِنْهُ عَذَاباً، وَإِنَّهُ لأَهْوَنُهُمْ عَذَاباً . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

 Dari al-Nu'man Ibn Basyir ra. berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya siksa paling ringan bagi penduduk neraka pada hari kiamat itu adalah seseorang yang di bagian bawah kedua telapak kakinya diletakkan dua buah bara api yang dengannya mendidihlah otaknya. Orang itu tidak melihat bahwa ada orang lain yang lebih berat siksanya dari dirinya, padahal siksanya paling ringan di antara mereka. (Muttafaq 'alaih) Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Bukhari, hadis no. 6076 dan 6077; Muslim, hadis no. 313 dan 314; al-Tirmizi, hadis no. 2529; Ahmad, hadis no. 17664 dan 17687. (Kitab Riyadh Al-Salihin, nomor 398)

melatih diri dari perkara mubah menjadi sunnah

Sesungguhnya setiap amal perbuatan harus disertai niat dan setiap sesuatu itu sangat tergantung pada niatnya. " (HR. Bukhari dan Mu...