TERTIPU DENGAN DUNIA



Kamu tertipu, kamu benar benar tertipu...kamu mengira sedang berjalan menuju masa depan...pada nyatanya tidak ada yang namanya masa depan...nyatanya, sungguh kamu berjalan menuju kematian...

Lihatlah dunia! Semakin menjauh dan akhirat semakin mendekat...lalu apa yang disebut masa depan!!!

Angan angan itu takkan putus sampai kematian yang memutuskannya..lalu wafat dalam keadaan menyesal.. hari hari yang kamu miliki adalah hari yang telah kamu lewati..sedangkan yang ada didepanmu hanyalah angan angan semata, karena hal itu tidak kita ketahui lebih dahulu mana antara keinginan yang ingin diwujudkan ataukah ajal yang terlebih dahulu menjemput...

HAK ALLAH SWT ATAS HAMBANYA


Tahukah engkau, apa hak Allah yang harus ditunaikan hamba hambaNya?.....yaitu mereka harus beribadah kepadaNya dengan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun...

Tahukah engkau, apa hak hamba atas Allah, jika mereka melakukan kewajibannya?...yaitu Allah tidak akan menyiksa mereka...

Sesungguhnya Allah tidak akan menzhalimi seorang mukmin pada satu kebaikan apapun yang dilakukannya..ia akan di balas dengan Rizki di dunia dan pahala di akhirat.. adapun orang kafir, ia diberi Rizki di dunia, namun pada hari kiamat nanti ia tidak memiliki satu kebaikan pun...

Padahal kenikmatan hidup di dunia dibandingkan dengan kehidupan akhirat hanyalah sedikit....

keadaan hati


Hati itu kadang mati kadang hidup...
Jika hati sedang mati tetap paksa diri untuk melakukan hal yang diwajibkan oleh Allah...
Jika hati sedang hidup maka ajarilah diri untuk melakukan yang Sunnah..

Allah tidak menganiaya hambaNya


إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ۖ وَإِن تَكُ حَسَنَةً يُضَٰعِفْهَا وَيُؤْتِ مِن لَّدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا ﴿٤٠﴾

"Sungguh, Allah tidak akan menzalimi seseorang walaupun sebesar żarrah, dan jika ada kebajikan (sekecil żarrah), niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan pahala yang besar dari sisi-Nya."

(Q.S.4:40)

Allah tidak menganiaya hambaNya sedikitpun... Hamba itu sendirilah yang mendzalimi dirinya dengan berbuat dosa sehingga murka Allah datang kepadanya.... Keburukan pada hakikatnya datang dari diri sendiri, sedangkan segala kebaikan datangnya dari Allah... Maka janganlah mendzalimi diri sendiri....

SIKSA TERENDAH DI NERAKA


وَعَنْ النُّعْمَانِ بنِ بَشِيرٍ، رَضِيَ اللهُ عَنْهما، قَالَ : سمِعتُ رسول الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم، يقول: إِنَّ أَهْوَنَ أَهْلِ النَّارِ عَذَاباً يَوْمَ الْقِيامَة لَرَجُلٌ يُوضَعُ في أَخْمَصِ قََدَمَيْهِ جَمْرَتَانِ يغْلي مِنْهُمَا دِمَاغُهُ مَا يَرَى أَنَّ أَحَداً أَشَدُّ مِنْهُ عَذَاباً، وَإِنَّهُ لأَهْوَنُهُمْ عَذَاباً . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

 Dari al-Nu'man Ibn Basyir ra. berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya siksa paling ringan bagi penduduk neraka pada hari kiamat itu adalah seseorang yang di bagian bawah kedua telapak kakinya diletakkan dua buah bara api yang dengannya mendidihlah otaknya. Orang itu tidak melihat bahwa ada orang lain yang lebih berat siksanya dari dirinya, padahal siksanya paling ringan di antara mereka. (Muttafaq 'alaih) Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Bukhari, hadis no. 6076 dan 6077; Muslim, hadis no. 313 dan 314; al-Tirmizi, hadis no. 2529; Ahmad, hadis no. 17664 dan 17687. (Kitab Riyadh Al-Salihin, nomor 398)

PERTANYAAN DI PADANG MAHSYAR


 . . Rasulullah saw. bersabda: Tidaklah tergelincir kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang umurnya, untuk apa dihabiskannya, tentang ilmunya, untuk apa ia melakukannya, tentang hartanya, dari mana ia memperolehnya dan untuk apa dinafkahkannya, juga tentang tubuhnya, untuk kepentingan apa digunakan. (HR al-Tirmizi dan beliau berkata: Hadis hasan sahih) Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Tirmizi, hadis no. 2341; dan al-Darimi, hadis no. 536. (Kitab Riyadh Al-Salihin, nomor 407)

TIAP YANG BERNYAWA AKAN MERASAKAN MATI

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلْغُرُورِ

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan."

(Q.S.Ali Imran, 3:185)

Setiap makhluk akan merasakan kematian karena sifat makhluk itu fana, dan hanya Allah lah yang kekal.....
Kehidupan kita didunia hendaklah dijadikan ladang untuk menanam amal saleh... 

Keadaan baik buruknya hidup seseorang dilihat dari akhir hidupnya... Jika baik dan Husnul khatimah maka terbentang lah taman taman surga di alam kubur... Sungguh beruntung insan yang seperti itu....

melatih diri dari perkara mubah menjadi sunnah

Sesungguhnya setiap amal perbuatan harus disertai niat dan setiap sesuatu itu sangat tergantung pada niatnya. " (HR. Bukhari dan Mu...