Puncak keinginan ahli surga

 Seandainya tidak ada malam hari niscaya siang hari tidak akan diketahui...
Seandainya tidak ada penyakit, niscaya nikmat sehat tidak akan terasa...
Jika tidak ada neraka, niscaya para penghuni surga tidak akan mengetahui bagaimana besarnya kenikmatan selamat dari neraka...

Keinginan untuk berjumpa dan rindu dengan Allah akan menghapuskan semua kegelisahan dan berbagai keinginan nafsu....inilah puncak keinginan ahli surga dan tidak ada lagi keinginan lain diatasnya....

Sesungguhnya orang yang mengenal Allah akan selalu takut kepadaNya dan tidak merasa aman dari murka Nya...
Sebaliknya, orang yang tidak mengenal dan takut kepada Allah akan selalu merasa aman dari siksaNya....

Ketika melihat seorang tertawa terbahak-bahak, orang yang saleh akan bertanya kepadanya, "Apa engkau termasuk ahli surga atau ahli neraka?"...
Siapakah diantara kita yang mengetahui nasib akhir kita?...
Siapakah yang tahu bahwa dirinya akan meninggal dalam keadaan memeluk Islam? Apakah ia merasa tenang dengan hal itu?....

Berbaiksangka kepada Allah SWT

 Jika Allah berkehendak mendekatkan seorang hambaNya maka senantiasa diberikan ujian...

Berbaiksangkalah kepada Allah, tetaplah sabar...engkau tidak boleh melanggar ketetapan Allah kepadamu.. sebab jika engkau Rido maka ada pahala untukmu dan jika tidak Rido maka Murka Allah kepadamu...

Mengenal Allah dalam keagunganNya akan melahirkan ketenangan, keridoan dan kepasrahan kepadaNya...

Mengingat Allah swt

Kehilangan yang menyesakkan dada itu adalah kehilangan iman dan semangat beramal Soleh...jangan sampai kepentingan dunia membuat kita futur dan malas dalam beribadah...adapun beribadah itu sendiri akan kembali kepada kita, kita beribadah karena butuh kepada Allah, bukan karena Allah butuh kepada amal kita.....orang yang bertaqwa dimana pun dia berada selalu mengingat Allah, baik ditengah keramaian ataupun dalam kesepian....ketika kita mengingat Allah, maka Allah pun akan mengingat kita.....

Semakin kita mengejar cinta Allah maka Allah akan semakin dekat dengan kita...dan Allah sangat menyayangi hambaNya yang kembali kepadaNya untuk bertaubat....

Ya Allah tetapkanlah hati ini dalam ketaatan kepadaMu... Jauhkan aku dari murkaMu ya Rabb...Aamiin......

DUNIA DAN UJIAN HIDUP

Tidaklah Allah menciptakan sesuatu yang menyenangkan di dunia ini kecuali menyertakan sesuatu yang bertolak belakang dengan kesenangan itu...itulah salah satu tabiat dunia yang telah dijadikan Allah sebagai fase ujian singkat kemudian berakhir....tujuannya agar kita tidak tertipu oleh dunia, tidak bergantung kepadanya, sehingga melupakan kehidupan akhirat....
Kita tentu menyenangi dunia, tetapi kematian akan menyusahkan kita....
Kita pasti mencintai kesehatan dan kesembuhan, tetapi penyakit akan menyulitkan kita...
Kita selalu mencintai harta, tetapi takut kehilangan selalu menghantui kita...
Analogikan lah semua itu dengan segala sesuatu yang ada di dunia......

RIDHA TERHADAP KETENTUAN ALLAH SWT


Barangsiapa ingin ridha terhadap ketentuan Allah swt, hendaklah ia selalu
mengingat mati. Karena mengingat mati dapat meringankan musibah atau bencana.
Janganlah salah sangka terhadap-Nya atas musibah yang menimpa diri, harta, dan keluargamu.
Katakanah, Tuhanku lebih mengetahui daripada aku sendiri."
Jika engkau selalu demikian, maka kelezatan ridha Allah akan datang kepadamu, dan pohon bencana serta cabang-cabangnya akan hilang. Bahkan, engkau akan mendapatkan ganti berupa kenikmatan, kelezatan, dan kerelaan ketika menerima bala' musibah itu sehingga kebahagiaan akan menghampirimu dari segala arah dan tempat.
Sungguh celaka wahai orang yang lalai dari-Nya, janganlah engkau sibuk karena
mencari sesuatu selain Dia. Berapa kali engkau meminta rezeki yang lapang dari-
Nya, tetapi rezeki itu justru menjadi fitnah bagimu? Sesungguhnya engkau tidak
mengetahui kebaikan itu ada di mana. Sekarang mohonlah kepada-Nya
agar engkau ridha dan bersyukur dengan perbuatan-Nya dalam semua keadaan.
Lapangnya rezeki yang tidak disertai kesabaran juga merupakan fitnah. Rasa syukur itu akan menambah kenikmatan dan mendekatkan dirimu kepada Allah swt.
Adapun kesabaran akan meneguhkan langkah-langkah hatimu, sehingga engkau
akan terpuji di dunia maupun di akhirat. Berpaling dari Allah swt adalah perbuatan
yang haram dan dapat menggelapkan hati dan wajah.

JANGAN BERSIKAP SOMBONG

Tinggalkanlah kesombongan, baik kesombongan terhadap Allah SWT maupun kesombongan kepada sesama makhluk....kelak orang yang sombong akan Allah seret wajah mereka ke neraka.... Jika engkau membuat Allah murka berarti kau telah berbuat sombong terhadapNya....semisal saat muadzin telah mengumandangkan adzan dan engkau tidak mendatangi seruannya maka engkau telah berbuat sombong kepada Allah swt. Bertaubatlah kepada Allah dan hendaknya engkau ikhlas dalam taubatmu sebelum Dia membinasakanmu...Allah telah membinasakan Namrud dan raja raja congkak yang lainnya karena mereka sombong kepada Allah..Allah menghinakan mereka sesudah mereka berjaya... Dia fakirkan mereka setelah kaya.   Dia siksa mereka sesudah mereka mendapatkan nikmat...Dia matikan mereka sesudah hidup..maka jadilah engkau orang yang bertaqwa.....

MENJALANKAN PERINTAH DAN MENINGGALKAN LARANGAN

Laksanakan perintahNya, tinggalkan laranganNya  bersabarlah dalam menghadapi berbagai ujian, dan kerjakanlah ibadah ibadah Sunnah. Jika semua itu engkau lakukan, engkau akan disebut sebagai orang yang beramal dan orang yang sadar.. carilah Taufik dari Tuhanmu dengan berusaha, tidak hanya dengan berpangku tangan, meskipun sesungguhnya Dia lah yang menggerakkanmu untuk beramal.. mohonlah kepadaNya, merendahkan di hadapanNya, supaya Dia menyediakan jalan menuju ketaatan kepadamu.. sesungguhnya, jika Dia menghendaki sesuatu untukmu, Dia akan menyediakan sesuatu untukmu, Dia akan menyediakan sesuatu itu untukmu..Benar bahwa Dia telah memerintahkan engkau agar berusaha, tetapi Dia jugalah yang memberikan kekuatan kepadamu untuk berusaha..perintah Allah itu bersifat lahir dan Taufik untuk mengerjakan perintahNya itu bersifat batin....larangan maksiat itu bersifat lahir...berlindung dari perbuatan maksiat itu bersifat batin... dengan TaufikNya engkau dapat memegang teguh perintahNya dan dengan penjagaan serta perlindunganNya engkau dapat meninggalkan maksiat..dan dengan kekuatanNya engkau dapat bersabar.....

melatih diri dari perkara mubah menjadi sunnah

Sesungguhnya setiap amal perbuatan harus disertai niat dan setiap sesuatu itu sangat tergantung pada niatnya. " (HR. Bukhari dan Mu...