Postingan

Ancaman Meninggalkan Shalat

ترك الصلاة Ancaman Meninggalkan Shalat ثم اعلم أن من أنكر المنكرات، وأكبر الكبائر، وأفحش المحرمات: ترك بعض المسلمين للصلوات المكتوبات، وقد ورد عن رسول الله ﷺ الأحاديث الصحيحة الكثيرة بكفر تارك الصلاة. Ketahuilah bahwa kemunkaran dan perbuatan dosa terbesar ialah sebagian umat Islam meninggalkan shalat lima waktu. Telah diriwayatkan dibeberapa hadis shahih dari Rasulullah ﷺ yang mengkafirkan orang-orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja. وقال عليه الصلاة والسلام: Dalam hal ini, Baginda Nabi ﷺ bersabda yang artinya: «العهد الذي بيننا وبينهم الصلاة، فمن تركها فقد كفر». "Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat, barangsiapa yang meninggalkannya berarti ia telah kafir." وقال عليه الصلاة والسلام: Dalam riwayat yang lain, Nabi ﷺ bersabda yang artinya: «من ترك الصلاة متعمدًا فقد كفر جهارًا». "Barangsiapa yang sengaja meninggalkan shalat, berarti ia telah kafir secara terang-terangan." وفي الحديث الآخر: Dalam hadis lain disebutkan: «مَنْ تَرَكَ الصَّلَاةَ مُتَعَ...

4 keutamaan membaca istighfar

 (Astaghfirullah, Astaghfirullah) 1. Memperbanyak istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka (HR AHMAD 2123) 2. Beruntunglah bagi orang yang mendapatkan didalam catatan amalnya istighfar yang banyak. (HR. IBNU MAJAH NO. 3818) 3. Istighfar dapat menghapuskan dosa-dosa (HR. TIRMIDZI) 4. Barangsiapa yang ingin berbahagia ketika melihat lembaran catatan amalnya, maka perbanyaklah istighfar (DISHAHIHKAN OLEH AL-ALBANI DALAM SHAHIH JAMI' ASH SHAGHIR NO 5955)

KEUTAMAAN MEMBACA AL QUR'AN

** *Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:* يٰۤاَ يُّهَا النَّا سُ قَدْ جَآءَتْكُمْ مَّوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى الصُّدُوْرِ ۙ وَهُدًى وَّرَحْمَةٌ لِّـلْمُؤْمِنِيْنَ "Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur'an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman." (QS. Yunus 10: Ayat 57) # *AL QUR'AN* *MEMBERI PETUNJUK KEPADA JALAN YANG PALING LURUS* *Allah subhanahuwataala berfirman:* اِنَّ هٰذَا الْقُرْاٰ نَ يَهْدِيْ لِلَّتِيْ هِيَ اَقْوَمُ وَ يُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِيْنَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ اَجْرًا كَبِيْرًا  "Sungguh, Al-Qur'an ini memberi petunjuk ke (jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang mukmin yang mengerjakan kebajikan, bahwa mereka akan mendapat pahala yang besar," (QS. Al-Isra' 17: Ayat 9)   # *AL-QUR'AN PENYEJUK KALBU* وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْ...

YANG LEBIH MELELAHKAN

** "Ada yang mengira bahwa mendekatkan diri kepada Allah merupakan perkara yang melelahkan. Namun, mereka lupa bahwa menjauhkan diri dari Allah, lebih melelahkan lagi, bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat." ✏️  _Ustaz Abdul Qodir Abu Fa'izah hafizhahullah_

Tidak Berdosa Bukanlah Syarat Orang Yang Bertakwa 🥀🥀🥀

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, "ولَيْسَ مِن شَرْطِ المُتَّقِينَ ونَحْوِهِمْ أنْ لا يَقَعَ مِنهُمْ ذَنْبٌ، ولا أنْ يَكُونُوا مَعْصُومِينَ مِنَ الخَطَأِ والذُّنُوبِ. فَإنَّ هَذا لَوْ كانَ كَذَلِكَ لَمْ يَكُنْ فِي الأُمَّةِ مُتَّقٍ،بَلْ مَن تابَ مِن ذُنُوبِهِ دَخَلَ فِي المُتَّقِينَ، ومَن فَعَلَ ما يُكَفِّرُ سَيِّئاتِهِ دَخَلَ فِي المُتَّقِينَ"  "Bukanlah syarat orang yang bertakwa dan semisalnya, bahwa mereka tidak melakukan dosa, atau mereka ma'shum (terjaga) dari kesalahan dan dosa. Jika ini yang menjadi syarat, maka tidak akan ada orang bertakwa di umat ini. Akan tetapi, barangsiapa bertaubat dari dosa-dosanya, maka dia termasuk orang yang bertakwa. Dan barangsiapa melakukan amalan yang dapat menghapuskan kesalahan-kesalahannya, maka dia termasuk orang yang bertakwa." Majmu' Al-Fatawa hal 82 juz 7 Sumber Saluran Whatsapp *Pelajar Sunnah* https://whatsapp.com/channel/0029VahHEqtFSAsyXkHzeE0D youtube.com/pelajarsunnah instagram.com/pelajar...

Menghadapi Musibah

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang memahami keadaan lautan kehidupan dunia dan mengetahui bagaimana gelombang itu kadang bisa pasang dan juga surut, maka tahulah ia bagaimana harus bersabar menghadapi keganasan hari-hari kehidupan, dan ia tidak akan pernah merisaukan turunnya bala’, dan tidak akan pula pernah begitu kaget dengan kegembiraan yang terkadang datang begitu tiba-tiba..” Shoidul Khothir – 210

AnugerahNya

Gambar
﴿وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَيْكَ مَرَّةً أُخْرَى﴾ _“Dan sungguh, Kami telah menganugerahkan nikmat kepadamu sekali lagi.”_ Aku sangat mencintai ayat ini. Ayat yang selalu mengingatkanku akan begitu banyaknya nikmat Allah dalam hidupku. Bahwa Allah tidak memberiku nikmat hanya sekali, tidak memberiku rezeki hanya sekali, tidak memuliakanku hanya sekali, dan tidak melimpahkan kelembutan-Nya kepadaku hanya sekali. Bahkan seluruh hidupku adalah rangkaian nikmat, rezeki, kemuliaan, dan kelembutan yang terus diperbarui—berkali-kali, tanpa terhitung. Setiap hari dan setiap waktu, kesadaranmu akan nikmat Allah atasmu adalah sebuah ibadah. Dan keyakinanmu terhadap karunia-Nya adalah ketenangan yang tak pernah terputus.