Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Semua Makhluk Di Langit Dan Di Bumi Menyanjung Nabi Shollallahu ‘Alayhi Wa Sallam

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabarkan pada hamba-Nya mengenai kedudukan Nabi Muhamamad shollallahu ‘alayhi wa sallam sebagai hamba dan Nabi Allah di tempat yang tertinggi. Malaikat terdekat akan terus menyanjung beliau shollallahu ‘alayhi wa sallam. Para malaikat juga mendo’akan beliau shollallahu ‘alayhi wa sallam.. Begitu pula Allah Ta’ala memerintahkan pada makhluk yang berada di bumi untuk mengucapkan sholawat dan salam pada beliau shollallahu ‘alayhi wa sallam.. Jadinya, makhluk di langit dan di bumi semuanya menyanjung beliau shollallahu ‘alayhi wa sallam..” Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhiim, 6: 225

HIDUP INI PERJUANGAN

Hidup ini perjuangan. Kasihan bagi yang menjalaninya jauh dari Allah.  Siapa yang akan menenangkannya, menolongnya saat susah & menyembuhkannya ketika dokter tak mampu?! Pada siapa ia kembali saat jalan tertutup & segala cara sudah ditempuh?! Siapa yang akan melapangkan hatinya & memudahkannya?! Ya Allah, kami mohon agar bisa selalu kembali kepadaMu dan benar-benar bertawakal kepadaMu.  Dr. Saud Alu Su'ud | @saudbinkhaled11 26/8/2025 @twitulama

Pahala Sholat Anda

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, وَالْعَبْدُ وَإِنْ أَقَامَ صُورَةَ الصَّلَاةِ الظَّاهِرَةَ فَلَا ثَوَابَ إلَّا عَلَى قَدْرِ مَا حَضَرَ قَلْبُهُ فِيهِ مِنْهَا، كَمَا جَاءَ فِي السُّنَنِ لِأَبِي دَاوُد، وَغَيْرِهِ: عَنْ {النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: إنَّ الْعَبْدَ لَيَنْصَرِفُ مِنْ صَلَاتِهِ وَلَمْ يُكْتَبْ لَهُ مِنْهَا إلَّا نِصْفُهَا، إلَّا ثُلُثُهَا، إلَّا رُبْعُهَا، إلَّا خُمُسُهَا، إلَّا سُدُسُهَا، إلَّا سُبُعُهَا، إلَّا ثُمُنُهَا، إلَّا تُسْعُهَا، إلَّا عُشْرُهَا}. وَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا لَيْسَ لَك مِنْ صَلَاتِك إلَّا مَا عَقَلْتَ مِنْهَا “Seorang hamba, meskipun dia telah melakukan bentuk sholat secara lahiriah, namun dia tidak mendapatkan pahala kecuali sesuai kadar kehadiran kalbunya saat sholat.. Sebagaimana diriwayatkan dalam Sunan Abi Dawud dan selainnya, dari Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bahwa beliau bersabda, “Seorang hamba, dia selesai dari sholatnya, padahal tidak dituliskan pahala baginya...

Tiga Macam Manusia

Abdullah bin Syaqiq rahimahullah berkata, الرجال ثلاثة: ‏١-رجل عمل حسنة فهو يرجو ثوابها. ‏٢-ورجل عمل سيئة ثم تاب فهو يرجو المغفرة. ‏٣-والثالث: الرجل الكذاب يتمادى في الذنوب ويقول أرجو المغفرة. ‏ومن عرف نفسه بالإساءة ينبغي أن يكون خوفه غالبا على رجائه”. “Manusia itu ada tiga : 1. Orang yang beramal soleh berharap pahalanya. 2. Orang yang melakukan dosa kemudian bertaubat, maka ia berharap ampunan. 3. Orang pendusta yang terus menerus berbuat dosa sementara ia berkata, “Aku berharap ampunan..” Maka siapa yang tahu dirinya selalu berbuat dosa, semestinya rasa takutnya (akan adzab Allah) lebih dominan daripada rasa harapnya (akan ampunan Allah)..” Syu’abul Iman 2/324

Kerugian Yang Besar

Imam Auza’i rahimahullah berkata, “Tidaklah waktu demi waktu di dunia ini melainkan akan ditampakkan kepada seorang hamba pada hari kiamat. Hari demi hari, bahkan detik demi detik.. Dan tidaklah berlalu satu detik saja sedang dia tidak berdzikir mengingat Allah ta’ala, melainkan akan tercabik-cabik hatinya karena merasa rugi.. Lalu bagaimana dengan orang yang detik demi detik, hari demi hari, dan malam demi malam berlalu sedang dia tidak berdzikir mengingat Robbnya..?!” Kitab: Hilyatul Auliya’ 6/142, Diterjemahkan oleh, Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

JIKA KAMU SIBUK DENGAN KETAATAN MAKA ITU TANDA ALLAH عز و جل MENCINTAIMU

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: "وإذا أحبَّ الله عبدًا  اصطنَعه لِنفِسه، واجتَباه لمَحبَّتِه، واستَخْلصَه لِعبادتِه، فشَغل همَّهُ بِه، ولسانَه بِذكرهِ، وجوارِحَه بِخِدمتِه". "Apabila Allah عز و جل mencintai seorang hamba, maka Allah عز وجل akan memilihnya untuk diri-Nya, memilihnya untuk mencintai-Nya, dan mengkhususkannya untuk beribadah kepada-Nya. Maka Dia menyibukkan pikiran hamba itu dengan-Nya, lisannya dengan berdzikir kepada-Nya, dan anggota tubuhnya dengan berkhidmat (beramal) untuk-Nya." 📘 Al-Fawaid, hal. 134 Sumber Saluran Whatsapp Pelajar Sunnah

Menghadapi Musibah

Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu berkata, “Barangsiapa yang zuhud terhadap dunia, maka musibah-musibah (yang telah menimpanya) akan terasa ringan.. Barangsiapa selalu mengingat kematian, maka dia pun akan bersegera mengamalkan berbagai amal kebaikan..” Mausuu’ah Ibnu Abid Dunya 1/92

Bersyukur dan Bersabar

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, “Kebaikan yang tiada kejelekan padanya adalah bersyukur ketika sehat wal afiat, serta bersabar ketika diuji dengan musibah.. Betapa banyak manusia yang dianugerahi berbagai kenikmatan namun tiada mensyukurinya.. dan betapa banyak manusia yang ditimpa suatu musibah akan tetapi tidak bersabar atasnya..” Mawa’izh Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri 158